Update terbaru

 

Skandal Deforestasi Barbie telah tersebar luas

Blog oleh Afif Saputra | 16 Juni, 2011 8 komentar

Putus hubungan di depan publik memang tidak mudah. Tapi Ken, yang memutuskan berpisah minggu lalu dengan Barbie akibat dari kebiasaan buruknya  yang menghancurkan hutan Indonesia, telah melakukannya dengan sangat terbuka, langsung di...

Bagaimana industri mainan dan APP merespon kampanye penyelamatan hutan Indonesia

Blog oleh Zulfahmi | 14 Juni, 2011

Beberapa hari belakangan ini menjadi hari yang sibuk sejak fase terbaru kampanye kami untuk menyelamatkan hutan Indonesia berlangsung. Saat ini telah terlihat beberapa tanda di industri mainan bahwa baik Mattel dan Lego sedang...

Surat Terbuka untuk Asia Pulp and Paper (APP)

Berita | 13 Juni, 2011 di 15:58

Pada hari Jumat, 10 Juni 2011, Greenpeace mengirimkan surat ini secara resmi kepada Bapak Teguh Widjaja, CEO APP, sebagai salah satu cara agar kami bisa memperkirakan sejauh mana dampak yang akan ditimbulkan dari keputusan APP melanjutkan pasokan...

Bagaimana Barbie menghancurkan hati Ken : Karena Kebiasaannya menghancurkan Hutan...

Blog oleh Bustar Maitar | 9 Juni, 2011 3 komentar

Ya.. berita itu benar, Ken telah mencampakkan Barbie – dia kecewa karena menemukan fakta bahwa Barbie terlibat dalam penghancuran hutan Indonesia dan mendorong keberadaan spesies langka, seperti Harimau Sumatera, ke ambang kepunahan.

Menghentikan Penghancuran Hutan, Satu-satunya Jalan bagi APP untuk Diterima Pasar

Berita | 8 Juni, 2011 di 9:54

Pemerintah Indonesia mengidentifikasi bahwa industri bubur kertas dan kelapa sawit sebagai pendorong utama deforestasi. Kedua sektor ini telah bersiap untuk ekspansi secara massif dengan target melipattigakan produksi pulp dalam 15 tahun ke depan...

Barbie Dibungkus dengan Skandal Perusakan Hutan

Siaran Pers | 8 Juni, 2011 di 0:48

Hasil investigasi Greenpeace yang diumumkan hari ini membeberkan Barbie, boneka mainan paling terkenal di dunia, terbukti terkait dengan perusakan hutan hujan. Kemasan yang digunakan oleh boneka ini ternyata menggunakan bahan baku yang berasal...

Pak Presiden SBY, Kami akan memberitahu siapa yang merongrong komitmen perlindungan...

Blog oleh Bustar Maitar | 6 Juni, 2011 2 komentar

Beberapa waktu lalu, pemerintah Indonesia mengumumkan jeda deforestasi (moratorium) yang ternyata tidak cukup memberikan perlindungan pada hutan hujan dan gambut kaya karbon Indonesia. Dua tahun pemberlakuan penghentian konsesi baru di...

Pepesan Kosong Inpres Penundaan Izin Baru

Siaran Pers | 6 Juni, 2011 di 17:33

Hari ini koalisi organisasi masyarakat sipil untuk penyelamatan hutan Indonesia dan Iklim Global yang terdiri dari WALHI, HUMA, Greenpeace, Sawit Watch, JATAM, Debt Watch, BIC membeberkan sejumlah bukti dan analisa mengenai INPRES No. 10 tahun...

Laporan Greenpeace Terbaru Mengungkap Biaya Tersembunyi Polusi Air: Indonesia Harus...

Siaran Pers | 31 Mei, 2011 di 10:30

Greenpeace hari ini menyerukan kepada pemerintah Indonesia untuk belajar dari kesalahan yang dilakukan negara-negara maju dan segera menerapkan kebijakan untuk melindungi sumber air yang berharga di Indonesia dari polusi industri. Seruan ini...

Satu tahun setelah komitmen Nestle memberi Jeda pada hutan

Berita | 26 Mei, 2011 di 9:37

Satu tahun sejak ribuan orang dari seluruh dunia melakukan tekanan dan meyakinkan Nestle, sebagai satu perusahaan makanan dan minuman terbesar di dunia, untuk memberikan jeda pada hutan hujan tropis Indonesia dengan cara menghentikan pembelian...

901 - 910 dari 2100 hasil.