Kondisi Hutan Bukit Tigapuluh

Pada 2 Oktober 2011, Tim Mata Harimau tiba di Kecamatan Peranap, Provinsi Riau, menyaksikan langsung kondisi hutan ekosistim di Bukit Tigapuluh.Melintasi menuju Desa Pemayungan,  Provinsi Jambi,bertukar pengalaman dengan warga Desa yang selama ini berjuang menyelamatkan desanya dari keserakahan perusahaan perusak hutan.

Untuk menuju kawasan hutan Bukit Tigapuluh dan Desa Pemayungan, para aktivis harus melalui jalan koridor yang berada di wilayah konsesi PT. Tebo Multi Agro (TMA) kira-kira 4 jam. Tetapi tim Mata Harimau tidak mendapatkan izin melintasi konsesi TMA. akhirnya tim memutar jalur selama 12 jam hingga sampai di daerah dekat desa Pamayungan.

www.greenpeace.or.id/mataharimau

1 Oktober 2011,Riau. Tim Mata Harimau bersama dengan anak-anak di desa Kelayang, Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau. Tim Mataharimau menyaksikan langsung kerusakan hutan di Indonesia. Greenpeace mendesak pemerintah untuk meninjau konsesi yang ada, melindungi lahan gambut dan mendesak industri untuk menerapkan kebijakan nol deforestasi dalam operasi mereka.

2 Komentar Tambah komentar

mikushi mengatakan:

susah utk mnydarkan pmbalakn hutan liar, mskpun ad aturan juga undang2'y,, prlu cra yg kreatif dan tnpa kekerasan utk bisa buat mreka kapok dan ti...

Dikirim 16 September, 2012 di 22:33 Bendera penyalahgunaan Reply

Read more Read less

purjianto mengatakan:

selalu semangat penyelamat alam http://computer-installation-info.blogspot.com/

Dikirim 4 Oktober, 2011 di 23:53 Bendera penyalahgunaan Reply

1 - 2 dari 2 hasil.

Kirim komentar 

Untuk memposting komentar Anda harus sign in