Orangutan dan Harimau Sumatera Bertemu Delegasi Norwegia

Indonesia dan Norwegia menandatangani Letter of Intent (LoI) pada pada Mei 2010 sebagai upaya mengurangi emisi gas rumah kaca dari deforestasi dan degradasi hutan (REDD +) . Sebagai bagian dari perjanjian Norwegia menjanjikan dana US $ 1 miliar untuk mendukung upaya Indonesia dalam mengurangi emisi gas rumah kaca dari deforestasi. Greenpeace hari ini menyampaikan dukungan kepada delegasi tingkat tinggi dari Norwegia untuk melanjutkan dan meningkatkan bantuan penting mereka dalam melindungi hutan Indonesia. Unduh : Rapor tentang kemajuan perjanjian Indonesia-Norwegia dalam perlindungan hutan

Selasa 27 November 2012. Delegasi Norwegia, Yang Mulia Pangeran Haakon dan Menteri Lingkungan Hidup Bard Vegar Solhjell bersama dengan menteri lain dan pemimpin bisnis. Aktivis Greenpeace mengenakan kostum harimau dan orangutan menyambut delegasi Norwegia di Hotel Shangri-La, Jakarta dengan spanduk bertuliskan “Thank you for helping to save our Forest Homes” (Terimakasih Anda Telah Membantu Menolong Penyelamatan Hutan Kami) Para aktivis juga menyerahkan sebuah boneka Harimau sebagai hadiah, sebagai pengingat bahwa jika dukungan Norwegia tidak menghasilkan tindakan yang diperlukan, kita bisa kehilangan harimau Sumatera selamanya.

Update terbaru

Tampilkan daftar tampilan  

Tidak ada hasil ditemukan.