Untitled Document

Tata tertib Volunteer

1. Prinsip Dasar

Greenpeace percaya bahwa dukungan masyarakat adalah kunci dari keberhasilan Kampanye kita untuk menyelamatkan lingkungan. Greenpeace percaya bahwa sangat penting mengajak banyak orang secara langsung untuk terlibat dalam kegiatannya. Yang terpenting adalah Greenpeace tahu bahwa waktu dan keahlian yang disediakan para volunteer sama pentingnya dengan kontribusi financial yang di berikan para supporter(pendukung).

Peraturan ini sebagai bukti komitmen Greenpeace terhadap para volunteer. Adapun prinsip-prinsip dari seorang volunteer Greenpeace:



  • Volunteer adalah kegiatan sukarela,
  • Kebebasan memilih kegiatan yang ada di Greenpeace
  • Melakukan kegiatan yang berguna untuk masyarakat,
  • dan,Tidak mencari keuntungan pada setiap kegiatan

Inilah syarat-syarat dasar yang merefleksikan setiap tindakan dari seorang volunteer Greenpeace. Volunteer Greenpeace harus mampu bekerja dalam satu tim dan tanggung jawab atas pekerjaannya, berkordinasi serta mematuhi setiap keputusan yang berlaku

Kembali ke atas

2. Volunteer Greenpeace

  • Volunteers Greenpeace adalah para individu yang mempunyai keinginan kuat untuk berkomitmen dalam menjunjung serta memajukan nilai-nilai utama organisasi Greenpeace dan membantu kegiatan kampanye yang dilakukan di Asia Tenggara (Bangkok, Manila, Jakarta) tanpa pernah mengharapkan upah dari kegiatan yang mereka lakukan.

2.1. Jenis-Jenis Kegiatan Untuk Volunteer

Volunteer Greenpeace terdiri dari : aktivis, internal, online aktivis, kelompok lokal

  • Aktivis dalah mereka yang melakukan aksi langsung dalam membantu kegiatan kampanye kami. Aktivis akan mendukung dan memegang teguh komitmen Greenpeace yaitu aksi langsung tanpa kekerasan dan mengikuti program pelatihan yang dilaksanakan oleh Greenpeace agar sesuai dengan standart Greenpeace dalam melaksanakan kegiatan kampanyenya. Volunteer dapat turut serta dalam aktivitas aksi perahu, memanjat, tim riset dan kegiatan logistik.
  • Magang yaitu mereka yang menawarkan diri untuk melakukan kegiatan tanpa upah di kantor greenpeace untuk membantu pekerjaan staff Greenpeace. Mereka diharapkan dapat memberikan nilai kualitas dan kwantitas yang sama dengan para staff lain. Volunteer yang melakukan magang dapat dilibatkan pada bagian seperti asisten peneliti pada suatu kampanye, penulis artikel, dan juru bicara pada di depan publik.
  • Aktivis Online adalah mereka yang berpartisipasi dalam kampanye yang dilakukan melalui internet. Mereka akan membantu sebagai komunitas virtual Greenpeace dan akan mempublikasikan semua kegiatan organisasi di dunia online.
  • Kelompol Lokal adalah suatu kelompok yang diarahkan untuk membantu kegiatan kampanye-kampanye Greenpeace dan sebagai komunitas bagi para volunteer greenpeace yang tidak dapat ambil bagian dalam kegiatan kantor karena adanya keterbatasan waktu dan berada di luar kota dimana kantor greenpeace berada.

N.B. Dari beberapa jenis kegiatan di atas bukan tidak mungkin seorang volunteer melakukan 2 atau lebih kegiatan.

Kembali ke atas

3. Persyaratan menjadi volunteer Greenpeace

Seorang volunteer Greenpeace:

  • Harus mendukung dan memiliki komitmen dalam menjunjung prinsip-prinsip dasar organisasi Greenpeace yaitu anti kekerasan, Kemandirian financial, yakin pada misi organisasi dan;
  • Berkomitmen pada kegiatan yang sedang dilakukan volunteer dan menyetujuinya.

Kembali ke atas

4. Hak dan Kewajiban Volunteer Greenpeace

4.1. Volunteer dan Greenpeace memiliki tanggung jawab yang saling mendukung untuk melakukan sesuatu yang terbaik.

Setiap volunteer Greenpeace di harapkan dapat melakukan tugas atau tanggung jawabnya secara spesifik. Dengan kata lain, volunteer diharapkan bahwa mereka akan dapat menambah ilmu dan pengalaman yang berharga pada saat melaksanakan tugas. Oleh karena itu, sangat penting sekali untuk memahami dasar-dasar hak dan tanggung jawab yang dimiliki oleh staff dan volunteer satu sama lain, untuk mengatur kedua harapan itu tercapai.

4.2. Hak - hak volunteer Greenpeace ;

  • Hak memperoleh informasi dan penjelasan mengenai tugas yang mereka lakukan, serta tujuan signifikansi dari kegiatan tersebut,
  • Mendapatkan pelatihan dimana memungkinkan volunteer dapat melaksanakan tugas yang diminta dengan efektif,
  • Hak untuk berkata tidak jika volunteer diminta melakukan tugas yang mereka tidak inginkan,
  • Hak mendapatkan penggantian pengeluaran uang yang digunakan ketika melaksanakan tugas,
  • Mendapatkan pengakuan dan penghargaan, baik dalam bentuk ungkapan lisan, atau dalam bentuk lainnya
  • Mempunyai hak untuk dihormati dan dukungan dari rekan kerja, baik dari staff maupun volunteer yang lain,
  • Hak mendapatkan perlakuan yang adil,
  • Ikut serta pada proses pembuatan keputusan terhadap lokasi kegiatan di mana mereka berkegiatan.

4.3. Harapan GPSEA dari para volunteer :

  • Komitmen pada waktu dan kehadiran,
  • Semua tugas yang disetujui oleh volunteer dan dikerjakan dengan rasa tanggung jawab, tepat waktu, dapat dipercaya/diandalkan, sungguh-sungguh dan melakukan dengan baik,
  • Dapat bekerja dalam tim, ini termasuk kemampuan bertutur kata, kejujuran dan kerjasama,
  • Berkomunikasi yang terbuka dan jelas,
  • Profesional dalam melaksanakan tugas dan komit kepada greenpeace
  • bersikap sopan, loyal dan bijaksana

Kembali ke atas

5. Manajemen volunteer

5.1. Pendaftaraan Volunteer

  • Calon volunteer akan mengisi secara lengkap formulir pendaftaraan volunteer berikut dengan foto dan foto kopi tanda pengenal yang sah;
  • Semua informasi mengenai data volunteer akan disimpan dalam database dan akan digunakan oleh Greenpeace hanya untuk keperluan organisasi.

5.2. Pengawasan dan koordinasi volunteer

  • Volunteer Kordinator akan menjadi orang yang pertama berhubungan dengan para volunteer. Semua hal yang berhubungan dengan informasi pribadi,akan dihimpun dalam database dan kemudian dipergunakan serta di monitor oleh masing-masing unit.
  • Para volunteer akan dilihat sesuai dengan kemampuan serta ketertarikannya,dan dikembangkan di masing-masing unit. Tim aksi akan mengembangkan kemampuan persyaratan bagi para aktivis, sementara tim public outreach akan mengembangkan kemampuan bagi kelompok lokal dan aktivis online . Sedangkan departemen fundraising (pendanaan) akan mengembangkan kemampuan untuk volunteer fundraising dan organisasi support melakukan kemampuan untuk para volunteer magang.
  • Masing-masing anggota SMT (Senior Management Team) dari Greenpeace Asia Tenggara akan bertanggung jawab atas tugas dan manjemen volunteer.
  • Bekerja dengan volunteer akan berkoordinasi langsung dengan juru kampanye aksi disetiap daerah sementara pengawasan setiap harinya terhadap volunteer sisanya akan dilakukan oleh masing-masing departemen, baik yang meminta atau mencari volunteer.
  • Seluruh volunteer yang terlibat dalam kegiatan akan diberikan penjelasan kerja dan TOR (kerangka kerja), dimana para koordinator mereka yang bertanggung jawab

5.3. Pengeluaran volunteer

  • Semua pengeluaran pembayaraan yang bersangkutan dengan kegiatan yang mengunakan dana pribadi volunteer pada saat kegiatan akan dibayarkan kembali, berdasarkan persetujuan dari masing-masing koordinator: hal ini mencakup makanan dan minuman, akomodasi, biaya transportasi (biaya perjalanan , biaya parkir) dan komunikasi (pulsa telepon ).

5.4. Orientasi atau pengenalan

  • Orientasi volunteer akan dilakukan secara berkala diatur oleh masing-masing lokasi Greenpeace berkampanye. Calon volunteer akan diundang untuk menghadiri orientasi tentang Sejarah Greenpeace, Prinsip-prinsip dasar , kampanye yang dilakukan dan tentang melakukan volunteer untuk lingkungan.

5.5. Pelatihan

  • Koordinator volunteer akan bertanggung jawab untuk memastikan bahwa volunteer bisa berpartisipasi dalam pelatihan yang diadakan oleh Greenpeace mengenai hal-hal yang akan dibutuhkan dalam setiap kegiatan.

5.6. Pertemuan dan aktulisasi Koordinator

  • Koordinator volunteer akan mengatur setiap pertemuan untuk memberikan aktualisasi kepada volunteer jika benar-benar diperlukan. Aktualisasi secara berkala mengenai berita kampanye dan aktivitas akan dikominikasikan kepada volunteer melalui email

Kembali ke atas

6. Kode Etik volunteer

  • Volunteer diharapkan dapat menjalankan kode etik ini

6.1. Akses informasi dan Kerahasiaan

  • Volunteer Greenpeace akan menjaga kerahasian atas sumber informasi selama menjalankan tugas, terutama jika tugas yang mereka lakukan sudah diselesaikan.
  • Volunteer Greenpeace diharapkan TIDAK membocorkan setiap informasi dan selalu bekerjasama untuk mensukseskan setiap kegiatan Greenpeace.

6.2. Tanggung Jawab Pribadi Volunteer Greenpeace

  • Volunteer Greenpeace harus bertanggung jawab atas semua konsekuensi dari setiap kegiatan yang mereka lakukan. Volunteer tidak akan mendapatkan penggantian atas kehilangan/kerusakan peralatan pribadi, reputasi atau pendapatan atau luka fisik yang disebabkan oleh tindakan mereka sendiri yang tidak dianjurkan oleh koordinator volunteer .

6.3. Penggunaan Peralatan

  • Volunteer Greenpeace dapat menggunakan sumber daya peralatan yang ada dengan tepat dan menjaganya secara baik layaknya menjaga peralatan pribadi mereka (alat tulis kantor, kendaraan, kamera, computer, peralatan aksi, dll) dan digunakan hanya untuk keperluan dan tujuan organisasi.

6.4. Prilaku

  • Perilaku volunteer Greenpeace harus bersahabat, mempunyai sopan santun dan menghormati semua tim yang bekerja bersama mereka.

Kembali ke atas