Hari menunjukkan pukul 07.00 pagi dan saya melihat sudah banyak sekali rombongan pesepeda menuju  kawasan kota tua di Jakarta  pagi ini. Mereka berjejer dengan rapih diatas sepeda menggunakan kaos putih bertuliskan Ice Ride. Kurang lebih 300 orang yang berkumpul pagi itu di halaman depan Museum Fatahillah. Namun tidak hanya 300 pesepeda di kota tua Jakarta yang mengikuti kegiatan Ice Ride ini, karena ada ratusan ribu pesepeda di  100 kota lain di seluruh dunia yang bergabung dalam kegiatan ini. Mereka bersama-sama Greenpeace  menyampaikan sebuah pesan tentang pentingnya melindungi Arktik. Bulan ini adalah bulan dimana es di Erktik mengalami titik terendah. Selama 30 tahun terakhir kita telah kehilangan ¾ dari jumlah es yang ada di Arktik.

“Harusnya saat ini kita bersedih”, tutur saya dalam hati. Ini adalah masa-masa yang membuktikan bahwa pemanasan global bukan hanya mitos, tapi memang benar-benar sedang terjadi.  Sementara itu penghancuran Arktik akibat aktifitas perusahaan-perusahaan minyak raksasa masih saja mengancam. Tetapi dengan melihat dukungan ratusan orang pagi ini, semangat untuk terus berjuang melawan perubahan iklim justru bertambah. Pesan mereka sama, “selamatkan Arktik, selamatkan bumi, selamatkan kota kita”.

jakarta iceride

“Mengapa di kota tua?”, tanya seorang peserta.  Jakarta termasuk salah satu kota yang terletak di pesisir dan dampak perubahan iklim mengancam daerah pesisir serta pulau-pulau kecil. Tidak hanya perubahan musim yang semakin tidak menentu, bencana yang semakin tidak bisa diprediksi serta cuaca ekstrin, kenaikan tingkat permukaan air laut  juga merupakan ancaman serius untuk daerah pesisir. Bukan tidak mungkin Jakarta  dan  kota-kota pesisir lainnya di Indonesia akan mengalami dampak yang lebih serius dari hanya sekedar banjir berkala yang merugikan masyarakat baik secara materi maupun korban jiwa.

Disinilah kita semua berdiri pagi ini. Di titik peninggalan sejarah yang sangat bernilai dan berdekatan dengan laut. Sebuah peradaban yang maju adalah peradaban yang belajar dan menghargai sejarahnya. “Kita tidak mungkin kehilangan peninggalan berharga ini”, himbauan saya kepada mereka semua yang hadir.  Menyelamatkan Arktik juga berarti melindungi sejarah kita.

jakarta ice ride polar bear

jakarta iceride, sunda kelapa