mbdc protect paradise

Selama ini Jalan-jalan Men udah nunjukin kamu betapa indahnya alam Indonesia, dari mulai kemilau pasir di Pantai Lampuuk sampai hamparan tanah nan hijau di Wae Rebo. Tapi ternyata ada bad news nih, hutan kita dan hewan yang tinggal di dalamnya udah dalam keadaan bahaya!

Menurut Greenpeace, hutan-hutan di Indonesia yang tadinya begitu luas udah semakin rusak dan menyempit. Kerusakaan hutan tersebut 25% nya disebabkan oleh konversi hutan dan areal gambut menjadi perkebunan kelapa sawit. Akibat kerusakan hutan ini pula Indonesia telah menjadi salah satu negara penyumbang emisi karbon terbesar di dunia yakni sebesar 4,8%. Duh!

harimau sumatera, protect paradise

Gak cuma itu, kerusakan hutan juga berimbas pada kepunahan Harimau Sumatera yang saat ini sudah diklasifikasikan sebagai ‘terancam punah secara kritis’. Diperkirakan hanya sekitar 400 ekor harimau yang tersisa di alam liar hutan-­‐hutan hujan Sumatera. Dampaknya antara tahun 1998 dan 2011, telah terjadi 638 konflik harimau dengan manusia terjadi di Sumatera, menyebabkan 72 orang meninggal serta 63 orang terluka.

Namun ironisnya, hasil sawit yang dihasilkan melalui pengrusakan hutan dan mengancam hidup harimau Sumatera tersebut sebetulnya dikonsumsi oleh manusia sendiri termasuk kita-­‐kita ini. Berbagai barang yang kita gunakan sehari-hari bisa jadi mengandung minyak sawit lho! Contohnya peralatan mandi, bahan bakar, hingga makanan dan kemasan produk. Makanya mulai dari sekarang perhatiin ya barang apa aja yang kamu gunain supaya gak menggunakan produk dengan kandungan sawit yang dihasilkan secara tidak bertanggung-jawab dan membahayakan alam.

Nah udah kebayang kan apa yang terjadi kalo kerusakan dan kepunahan ini terus berlanjut? Jangan sampe deh kehidupan alam kita terus terancam dan keindahan yang biasa kita tonton lewat Jalan-­jalan Men bakalan hilang. Kamu sendiri bisa sebarin pesan ini ke teman-teman kamu dan mulailah bijak dalam mengkonsumsi produk-­produk sawit yang mengancam keberlangsungan hutan dan harimau Sumatera selama ini.