Greenpeace turut berduka cita atas korban gempa  dan kepada kehilangan orang-orang yang mereka sayangi

Greenpeace sangat prihatin terhadap kemungkinan dampak keamanan dan dampak lingkungan yang terjadi setelah gempa dan tsunami di Instalasi Pembangkit Listrik Tenga Nuklir (PLTN) di Jepang, dan juga Industri berbahaya lainnya seperti Industri bahan kimia dan Kilang Minyak.

Menurut laporan media, dua puluh reaktor nuklir di empat PLTN sudah di tutup, dan sejauh ini tidak ada pelepasan radiasi seperti yang di laporkan. Greenpeace prihatin terhadap kerusakan instalasi nuklir akibat tsunami di Fukushima, yang dapat mempengaruhi sistem pendingin reaktor dan kerusakan tempat penyimpanan limbah radioaktif. Bahkan ketika reaktor mati dengan seketika, reaktor tersebut masih memerlukan waktu yang lama agar sistem pendingin bisa aktif  dan sejumlah besar air pendingin untuk menghindari resiko pemanasan yang berlebihan dan pelelehan.

Greenpeace tetap memantau perkembangan situasi. Kami berharap investigasi di kemudian hari mengenai dampak dari instalasi nuklir dan efek terhadap populasi dan lingkungan sekitar dapat di laksanakan dan di laporkan secara independen kepada publik.