Setelah menyusuri Samudra Pasifik Kapal Greenpeace Rainbow Warrior  tiba di Port Numbay Jayapura  pada tanggal 9 Mei  lalu.  Jayapura merupakan persinggahan pertama Rainbow Warrior dalam tur sebulan di perairan Nusantara.  Sebagai warga Papua saya sangat bangga dan senang menyambut Rainbow Warrior di Jayapura. Sambutan hangat komunitas adat Kaupulau dan warga Jayapura menggambarkan kehangatan melihat kedatangan Rainbow Warrior di Tanah Papua.

Ribuan warga masyarakat mengunjungi kapal, dari  pelajar dan pemuda hingga orang-orang tua dari Jayapura dan kota-kota sekitarnya.  Kunjungan kapal ini membuka kesadaran akan kekayaan warisan alam laut dan hutan yang dimiliki Papua dan betapa pentingnya upaya  penyelamatan keduanya.

Hutan dan Laut Papua merupakan kawasan kaya yang masih tersisa di Indonesia dan juga  menjadi perhatian para pemangku kebijakan pemerintah, komunitas lokal dan Ornop lokal dalam sebuah seminar yang dilaksanakan oleh Greenpeace di ruang seminar Rainbow Warrior.  Tujuan seminar tersebut adalah membangun platform bersama dalam pengelolaan hutan secara berkelanjutan dan adil dengan memperhatikan keseimbangan ekosistem serta hak-hak pemangku kepentingan utama yaitu masyarakat lokal.

Antusiasme yang luar biasa dari masyarakat pada kunjungan kapal ini sungguh membanggakan saya sebagai orang Papua dan sekaligus sebagai aktivis Greenpeace.  Setelah tiga hari berada di Jayapura, selanjutnya Rainbow Warrior akan berlayar menuju Manokwari di Papua Barat, kota  persinggahan kedua dalam tur ini. Ia akan tiba tanggal 16 Mei untuk berada di  Manokwari selama dua hari. Saya yakin Manokwari juga akan menyambut Rainbow Warrior dengan hangat seperti kehangatan yang ditunjukan masyarakat Jayapura.

Terima kasih Jayapura.