Aksi dengan karnaval membawa hutan lebih dekat ke kota dengan mengumpulkan ribuan orang di pantai Copacobana yang sangat terkenal di hari minggu 9 Juni. Mereka menari dan bernyanyi untuk Brasil yang lebih hijau.

Pada persetujuan terakhir mengenai kode hutan baru di Brasil, para musisi mengambil ide untuk melakukan aksi di jalan. Ide yang datang dari sekelompok musisi, membawa orang di keramaian bersama-sama pada acara karnaval di parade jalanan tradisonal di Rio de Janeiro.

Mereka menulis sebuah pernyataan sikap (manifesto)meminta kapada kongres dan presiden untuk tidak menerima perubahan destruktif dan Undang-undang kehutanan. Ini adalah suatu gerakan bersatu dan politik pertama dalam sejarah karnaval jalanan di Brasil.

Pada 24 Mei 2011, Parlemen (DPR) Brasil menyetujui sebuah proyek hukum hutan baru yang mungkin akan menggantikan yang sudah ada, meningkatkan area yang tersedia untuk “legal” deforestasi di seluruh negeri dan memberikan pengampunan untuk semua deforestasi ilegal dimasa lalu. Persetujuan ini bisa berdampak luas pada komitmen Brasil yang ingin mengurangi emisi gas rumah kaca melalui pengurangan  80% deforestasi pada tahun 2020.

Greenpeace hadir pada Karnaval music tersebut dalam bentuk kelompok yang sangat kreatif yaitu pohon, memberikan spanduk hijau kecil dengan bertuliskan "Dilma, Stop gergaji" kepada orang-orang. Lalu, spanduk pun menutupi seluruh rangkaian cerita.

Mayoritas dari penduduk Brasil menentang Kode Hutan yang dipaksakan oleh para pelobi agribisnis di Kongres. Sekarang mereka ingin didengar. Dalam sebuah survei publik dirilis baru-baru oleh Institut Datafolha, 79% dari peserta mengatakan mereka menolak hukum kehutan yang baru.

Di Brasil, luasan hutan Amazon 49% dari luas Negara yang melingkupi sembilan negara bagian (Amazonas, Para, Mato Grosso, Acre, Rondonia, Roraima, Amapá, Tocantins dan bagian dari bagian dari Maranhão).

Hutan Amazon selain menjamin keberlangsungan hidup masyarakat, menyediakan makanan, tempat tinggal dan obat-obatan, Fungsi Amazon memiliki relevansi yang melampaui batas-batas negara. Ini menjadi penting untuk keseimbangan iklim global dan secara langsung mempengaruhi curah hujan di Brasil dan Amerika Latin. Amazon dapat menyimpan karbon antara 80 dan 120 miliar ton karbon.

Dan setiap satu pohon yang jatuh, merupakan catatan untuk pergi ke surga.