Jelajahilah Nusantara, dan Anda akan menemukan baik di bawah maupun di atas lautannya, ekosistem alamiah dengan tingkat keragaman yang paling tinggi di dunia. Secara keseluruhan, planet ini serta atmosfir yang menjadi fondasi bagi kelangsungan hidup manusia di dalamnya, bergantung pada proses siklus karbon hasil proses kompleks hutan-hutan hujan tropis kita.

Ekosistem perairan kita adalah rumah bagi keragaman spesies air yang paling tinggi di dunia, dan meskipun daratan kita hanya 1,3 persen dari total permukaan daratan bumi, namun ia adalah rumah bagi 12 dari 100 jenis mamalia dunia dan 16 dari 100 jenis reptilia dunia. 

Masyarakat kita terdiri lebih dari 300 budaya, dimana sebagian besar dikenal dengan baik di seluruh dunia sebagai penjaga pengetahuan yang luas dan arif yang telah terjaga selama beberapa generasi lamanya. Mereka telah teruji hidup harmoni, menjaga dan memelihara ekosistem-ekosistem alamiah.  Namun setiap hari, kebudayaan ini terancam oleh modernisasi, globalisasi dan homogenisasi.

Di kepulauan Nusantara dengan lebih dari 13.000 pulau ini, spesies baru ditemukan dari waktu ke waktu. Sementara itu, sayang sekali, dengan keserakahan korporasi yang beroperasi di seluruh nusantara, banyak sekali spesies-spesies ini hidup di kondisi lingkungan yang semakin kejam atau parah, dan bahkan sebagian dari mereka sedang menuju kepunahan. Hal ini merupakan kehilangan yang sungguh besar bagi kita dan bagi masyarakat global.

Kita perlu bekerja bersama untuk memastikan bahwa lingkungan kita yang unik dan berharga ini dikelola lebih baik sebelum terlambat, dan kita berkejaran dengan waktu dengan kerusakan yang tidak terpulihkan.

Kita, masyarakat Indonesia, memiliki tantangan luar biasa untuk mengatasi masalah ini. Di seluruh Nusantara, kita menyaksikan contoh-contoh kerusakan lingkungan terparah di dunia, seperti: beberapa sungai kita merupakan sungai paling tercemar di dunia; tingkat deforestasi hutan kita adalah salah satu yang tertinggi di dunia; sumberdaya kelautan kita khususnya beberapa spesies ikan menuju kepunahan dan sumber enerji fosil batubara kita menjadi salah satu sumber emisi karbon utama dunia peyebab pemanasan global.

Sementara itu, kita telah menyadari bahwa kita semua, bahkan seluruh penduduk dunia ini memiliki dan tinggal di lingkungan yang sama, yang merupakan sebuah kesatuan yang tidak terpisahkan. Di belahan lain  planet ini kita membakar terlalu banyak enerji fosil, atau di tempat lain kita menebang terlalu banyak pohon... lalu temperatur bumi kita meningkat, gunung-gunung es mulai mencair, yang mengacaukan pola iklim, itu artinya belahan lain bumi kita akan terendam oleh banjir dan badai yang tidak pernah terjadi sebelumnya.

Greenpeace didirikan lebih dari 40 tahun yang lalu, oleh sekelompok kecil warga negara, dimana seperti juga leluhur kita, percaya bahwa peace atau ‘perdamaian’ dan ‘lingkungan’ adalah sebuah hubungan yang tidak terpisahkan.

Hari ini, Greenpeace  merupakan salah satu organisasi lingkungan yang terbesar di dunia, dengan jaringan  di 41 negara di seluruh dunia. Jaringan ini bekerja bersama berbagi pengetahuan dan pengalaman untuk mengatasi tantangan masalah lokal dan global melalui aksi dan lobi yang berdasarkan pada riset dan menjadi saksi bagi kerusakan tersebut langsung di tempatnya.

Greenpeace ada karena bumi yang rapuh ini membutuhkan suara. Ia perlu solusi. Perlu perubahan. Perlu tindakan.

Untuk memastikan bahwa Greenpeace tetap independen dan tidak dipengaruhi oleh kepentingan korporat atau pemerintah, Greenpeace memiliki kebijakan ketat dalam sumber pendanaan, dan hanya mengandalkan 100% pendanaannya dari individu-individu. Kami berterima kasih kepada dukungan 30.000 orang Indonesia yang membantu membiayai kegiatan dan kampanye kami. Dukungan individu ini memastikan bahwa kegiatan kami berjalan berdasarkan suara dan kepedulian anggota dan pendukung kami, dan tentu saja berdasarkan kepentingan bumi.

Greenpeace Indonesia didirikan pada tahun 2005. Kami sangat bangga dengan dukungan dari anggota, relawan dan pendukung kami. Tanpa mereka kami tidak akan pernah mencapai keberhasilan-keberhasilan kami bagi bumi.  Kemenangan-kemenangan tersebut diantaranya adalah keberhasilan kita bersama mendorong sebuah perusahaan kertas dan kemasan raksasa dunia untuk membuat komitmen menghentikan deforestasi. Kami juga berhasil mendorong hak untuk tahu atas bahan-bahan beracun yang dibuang ke badan-badan sungai kita. Melalui Revolusi Energi, kami juga menginspirasi pemanfaatan sumber-sumber enerji aman dan terbarukan.

Tidak berhenti di sini, perhatian juga kami tujukan pada lautan kita, dimana tahun ini kita akan memulai kampanye laut. Mari kita jaga lautan kita. Bergabunglah dengan Greenpeace menjadi penjaga lautan (the ocean defenders).

Semua itu kami lakukan untuk sebuah cita-cita:

100% Hutan tanpa deforestasi

100% Sungai bebas bahan beracun

100% Energi terbarukan

100% Perlindungan laut

Untuk 100% Cinta Indonesia!