Sinar Mas Group adalah salah satu kelompok bisnis berbasis sumber daya alam terbesar di dunia. Kerajaannya termasuk Asia Pulp & Paper (APP), produsen pulp dan kertas ketiga terbesar di dunia, dan Golden Agri Resources (GAR), perusahaan perkebunan kelapa sawit kedua terbesar di dunia.

Sejak 2006, Greenpeace telah menginvestigasi dampak yang diakibatkan kelompok ini terhadap hutan hujan dan lahan gambut Indonesia yang kaya karbon. Pada tahun 2010, GAR membuat komitment kebijakan tanpa deforestasi, termasuk mengakhiri pengembangan perkebunan di lahan gambut

Berikut ini kami sajikan bukti-bukti terakhir yang kami peroleh, menunjukkan bagaimana merek-merek global menyebabkan perubahan iklim dan mendorong harimau Sumatra menuju kepunahan karena perdagangan mereka dengan APP.

Bagaimana APP Bermain dengan Kepunahan
Investigasi ini mendokumentasi ramin ilegal – spesies kayu yang dilindungi secara internasional – dalam pabrik pulp Asia Pulp & Paper terbesar dan membongkar rantai pasokannya ke pasar global dan merek-merek korporat.

Ramin: Jejak Kertas Ramin
APP dan pelarangan ramin: Mengapa kayu ramin dilindungi oleh hukum
Ramin dalam pabrik utama APP: Bagaimana ramin ilegal didokumentasi dalam pasokan kayu pulp APP
Dari pabrik pulp APP ke berbagai pelosok Dunia: Dari kejahatan APP ke komoditas global
Skala perdagangan global APP 
Seruan aksi: Mari selamatkan ramin, mari selamatkan hutan rawa gambut

Bagaimana APP Bermain dengan Kepunahan
Pada bulan Juni 2011 laporan investigasi menunjukkan bagaimana perusahaan-perusahaan mainan terkemuka termasuk Mattel, Disney, Hasbro dan Lego terkait dengan APP, dan bagaimana kemasan mainan mereka secara reguler mengandung serat hutan hujan Indonesia.

Apa yang menjadi taruhan: Rencana komersial Indonesia untuk pembukaan hutan
Perusakan hutan oleh APP: Bukti perusakan hutan hujan oleh APP
Konsumen APP dalam sektor mainan: Bagaimana perusahaan-perusahaan mainan global mengakibatkan kerusakan
Solusi: Jalur pembangunan rendah karbon untuk Indonesia

Perkembangan terakhir:Sejak Desember 2011, Hasbro, Lego dan Mattel telah mengumumkan bahwa mereka akan menghentikan pembelian kertas dan kemasan yang terkait dengan perusakan hutan hujan. Greenpeace menyerukan Disney untuk mengikutinya.