Dari pabrik pulp APP sampai ke pelosok dunia

Halaman - 26 Februari, 2012
Tujuan utama CITES adalah untuk memastikan bahwa setiap perdagangan internasional spesimen ramin atau turunannya tidak menyebabkan dampak merugikan pada spesies, dan berasal dari pasokan legal. Investigasi menunjukkan bahwa Indah Kiat Perawang menjual pulp ke pabrik-pabrik kertas APP di Indonesia dan Cina.Pengujian serat produk yang terkait dengan pabrik-pabrik APP ini mengungkapkan penggunaan serat dari pembukaan hutan alam.Produk dari pabrik APP diperdagangkan secara global.

 From APP's pulp mill to the ends of the Earth

  • Investigasi mengidentifikasi 12 pabrik kertas APPindividu[1] dijalankan oleh 9 perusahaan APP di Indonesia dan Cina dengan kaitan perdagangan ke Indah Kiat Perawang. Hal ini mengukuhkan bahwa penggunaan pulp MTH atau serat dalam rantai pasokan dari 8 dari perusahaan-perusahaan ini. Tidak ada produk dengan kaitan khusus dengan perusahaan ke-9 yang diidentifikasi.[2]
  • Ke-12 pabrik kertas APP ini berdagang dengan sebanyak 136 negara penandatangan CITES.[3]
  • Ekspor produk kertas yang teridentifikasi, tisu dan produk kemasan dari pabrik-pabrik kertas APP ini berjumlah kurang lebih 3,1 juta ton, lebih dari 80% dari total 3,7 juta ton perdagangan langsung yang teridentifikasi dari produk-produk semacam ini dari APP Indonesia dan Cina.

Tinjauan perdagangan pulp APP

Investigasi mengidentifikasi kaitan perdagangan dengan pabrik pulp Indah Kiat Perawang ke sebagian besar pabrik-pabrikkertas utama APP di Indonesia dan Cina. Produk dari pabrik-pabrik ini kemudian diperdagangkan oleh APP dan pihak ketiga ke beberapa industri global - dari rumah mode ke raksasa makanan, dan termasuk sektor-sektor elektronik, kosmetik, sepatu, rokok dan sektor mainan.

Dari kejahatan APP sampai komoditas global

APP adalah raksasa kertas global - menjual produk yang mengandung MTH ke seluruh dunia

'Berkantor pusat di Indonesia dan Shanghai', APP mengklaim menjadi 'produsen pulp dan kertas pembuat ketiga di dunia'. Mereka bercita-cita untuk menjadi nomor satu: 'Di Asia Pulp & Paper (APP) kami memiliki misi, fokus tunggal: Untuk menjadi produsen pulp dan kertas nomor satu di dunia dan pemimpin global yang bertanggung jawab dalam semua aspek bisnis kami'.[5]

APP adalah produsen global terkemuka produk kertas, kemasan dan tisu, memproduksi sebagian besar kategori produk kertas. APP mengklasifikasikan produksi menjadi sembilan kategori:[6] kertas berlapis, kertas cetak, kemasan industri, alat tulis kantor, tisu, stationery, penerbitan, dan produk-produk fancy dan khusus.

Basis produksi utama pulp APP adalah Indonesia, dengan Indah Kiat Perawang menyumbang sebesar 73% dari produksi pulp APP di Indonesia pada tahun 2009. [7]

Cina sekarang basis produksi utama bagi kertas APP, produk kemasan dan tisu.[8]

APP Indonesia - sumber utama produksi pulp MTH

APP Indonesia menyatakan bahwa mereka 'sekarang memiliki kapasitas produksi pulp kayu mendekati 3m ton/tahun dan kapasitas produksi kertas dari beberapa 7.3m ton/tahun'.[9] Pada tahun 2009 APP memproduksi sekitar 7 juta ton pulp dan kertas (2,7 juta ton pulp serat perawan dan 4,4 juta ton kertas), menghasilkan pendapatan lebih dari $ 4 miliar.[10]

APP Indonesia mencakup produksi pulp, kertas dan kemasan yang diproduksi melalui beberapa perusahaan operasi: PT Lontar Papyrus Pulp & Paper (Jambi); PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (yang beroperasi di Perawang, Riau dan Serang dan Tangerang, di Jawa); PT Pindo Deli Pulp & Paper Mills (yang beroperasi di Perawang, Riau dan Karawang, di Jawa); PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (Mojokerto); PT Ekamas Fortuna (Malang); dan The Univenus (yang beroperasi di Perawang, Riau dan di Jawa). [11]

APP Cina - pasar utama untuk pulp MTH dari Indah Kiat Perawang

IPada tahun 2009 APP Cina dengan cepat berekspansi dalam kapasitas pulp dan produksi kertas, dengan kapasitas ini diperkirakan akan mencapai 8 juta ton (6 juta ton produk kertas dan 2 juta ton pulp).[12] Pada tahun 2009, pendapatan dari penjualan pulp dan kertas mencapai $ 5 miliar.[13]

Pada akhir 2009, APP Cina memiliki lebih dari 20 pabrik pulp dan kertas sebagai anak perusahaan yang dimiliki sepenuhnya dan perusahaan induk (holding).[14] Pabrik pulp dan pabrik kertas terbesar adalah Gold East Paper Co, Ltd (Jiangsu); Gold Hongye Paper Co, Ltd (Suzhou Industrial Park); Gold Huasheng Paper Co, Ltd (Suzhou Industrial Park); Hainan Jinhai Pulp & Paper Co, Ltd (Jinhai); Ningbo Asia Pulp & Paper Co, Ltd (Ningbo); and Ningbo Zhonghua Paper Co, Ltd (Ningbo). [15] APP Cina mengimpor hampir sepertiga dari kebutuhan pulp mereka, termasuk volume besar pulp MTH dari pabrik mereka di Indonesia.[16]

Sementara sebagian pulp MTH digunakan oleh pabrik kertas APP di Indonesia, kira-kira setengah dari pulp MTH ini diekspor ke Cina.[17]

Perusahaan APP dengan kaitan dagang dengan produk kertas Indah Kiat Perawang menyumbang 80% dari total perdagangan ekspor APP

APP companies with trade links to Indah Kiat Perawang account for 80% of APP's total export trade

Pulp dari Indah Kiat Perawang dijual ke pabrik kertas APP sendiri di Indonesia dan Cina. Pabrik-pabrik ini membuat berbagai komoditas, termasuk kertas fotokopi dan cetak, produk tisu, kemasan dan bahan cetak seperti buku.Produk semacam ini diperdagangkan secara langsung oleh APP, maupun oleh pihak ketiga konverter kemasan, percetakan dan grosir.Ini kemudian digunakan oleh beberapa industri global di semua sektor - dari rumah mode sampai raksasa makanan dan termasuk elektronik, kosmetik, sepatu, rokok dan sektor mainan - dan dijual oleh pengecer global.[18]

Menggunakan 2010 data perdagangan, investigasi ini mengidentifikasi kurang lebih 3,1 juta ton perdagangan langsung dalam produk kertas, tisu dan kemasan dari pabrik adik APP kertas di Indonesia dan Cina untuk 136 negara yang menandatangani CITES. Ini mewakili lebih dari 80% dari total 3,7 juta ton perdagangan langsung yang diidentifikasi dari produk semacam ini dari APP Indonesia dan Cina.[19]

Investigasi telah mengidentifikasi empat rute perdagangan dimana pulp dari Indah Kiat Perawang memasuki perdagangan internasional. Melalui jalur ini, pabrik kertas APP di Indonesia dan Cina mendistribusikan pulp Indah Kiat melalui tiga komoditas utama: kertas (kertas fotokopi dan kertas cetak), produk tisu dan papan kemasan.

Menyelidiki rute penyelundupan internasional dari Indah Kiat

Menggunakan dokumen APP publik baru-baru ini bersama dengan data perdagangan, investigasi mengidentifikasi kaitan dagang dari pabrik pulp Indah Kiat Perawang ke beberapa pabrik kertas utama APP di Indonesia dan Cina.

Pengujian serat produk atau merek yang terkait dengan pabrik APP individu menegaskan adanya MTH dalam isi serat perawan di sejumlah sampel.[20] Hal ini menunjukkan bahwa pabrik pulp menggunakan MTH sebagai bagian dari rantai pasokan.

Rute penyelundupan ini menggambarkan potensi rute dimana APP melanggar larangan ramin Indonesia dan peraturan nasional CITES dan menembus perdagangan internasional.

Hal-hal pelengkap

Tautan terkait

Memetakan aliran pulp Indah Kiat Perawang ke pabrik APP

Memetakan aliran pulp dari Indah Kiat Perawang ke pabrik APP di Indonesia dan Cina

Volume indikatif dari pulp Indah Kiat Perawang memasuki beberapa jalur penyelundupan internasional yang berbeda

Menggunakan berbagai dokumen APP terakhir (diterbitkan 2008 sampai 2011) dan sumber lainnya dari data perdagangan perusahaan, investigasi ini memetakan rantai distribusi pasokan kurang lebih 2 juta ton pulp kayu keras perawan (Leaf Bleach Kraft Pulp, LBKP) diproduksi di Indah Kiat Perawang ke pabrik kertas adik APP di Indonesia dan Cina.

APP menyatakan dalam laporan keberlanjutan perusahaan tahun 2008/2009[21] bahwa 'mesin kertas Indah Kiat' mengkonsumsi sekitar 40% (800.000 ton) dari produksi pulp Indah Kiat Perawang. Mengingat bahwa laporan yang sama menunjukkan bahwa mesin kertas Indah Kiat yang berlokasi di Perawang, Serang dan Tangerang mengkonsumsi kurang lebih 550.000 ton, diasumsikan bahwa Pindo Deli dan mesin-mesin tisu The Univenus yang terletak dalam kompleks Indah Kiat Perawang mengkonsumsi kurang lebih 250.000 ton dari sisa volume yang tak terhitung dalam laporan:

  • Pindo Deli saja memproduksi sekitar 280.000 ton tisu per tahun di kompleks Perawang,[22] memerlukan kira-kira volume pulp yang sama.
  • PT Univenus, dengan kapasitas terpasang di Perawang sebesar 20.000 ton,[23] juga akan memerlukan kira-kira volume pulp yang setara.
  • Sisa 50.000 ton dari kebutuhan pulp kemungkinan dapat dijelaskan dengan impor serat APP dari Needle Bleached Kraft Pulp (NBKP)[24] dan impor eucalyptus Leaf Bleached Kraft Pulp (LBKP).

Dari sisa 60% (kurang lebih 1,2 juta ton) produksi pulp Indah Kiat, sekitar setengahnya diekspor ke pabrik kertas APP di Cina, dengan Gold East Paper, Gold Huasheng dan pabrik kertas Ningbo menjadi importir terbesar pulp Indonesia.[25] Sebagian besarnya diklasifikasikan sebagai pulp MTH.[26]

TMayoritas sisa perhitungan produksi pulp dari Indah Kiat Perawang di Indonesia kemungkinan dikonsumsi oleh Pabrik Kertas Tjiwi Kimia, yang membeli barang dari Indah Kiat senilai $164 juta dan $208 juta masing-masing pada tahun 2009 dan 2010.[27] Dengan asumsi harga rata-rata pasar terbuka dari $600 pada tahun 2009 dan $800 pada tahun 2010,[28] volume rata-rata dari pulp yang diperdagangkan Indah Kiat Perawang dengan Pabrik Kertas Tjiwi Kimia mungkin mencapai 260.000 ton pada tiap dua tahun ini.[29]

Bukti pendukung: perkiraan perhitungan pulp APP Indonesia

Di Indonesia, APP memiliki dua pabrik pulp: pabrik pulp PT Indah Kiat Perawang di Riau, yang menghasilkan sekitar 2 juta ton pulp pada tahun 2009[30] dan sekitar 2,3 juta ton pulp pada tahun 2010,[31] dan PT Lontar Papyrus Pulp & Paper Industries, yang memproduksi 0,74 juta ton pulp pada tahun 2009.[32]

2009 total produksi pulp kayu keras (Leaf Bleached Kraft Pulp, LBKP)
APP Indonesia:[33] 2,72 juta ton
Indah Kiat Perawang:[34] 1,984 juta ton
Lontar Papyrus:[35] 0,736 juta ton
Indah Kiat Perawang menjual pulp ke pabrik mereka sendiri
Digunakan oleh 'mesin kertas Indah Kiat' (40%):[36] 0,79 juta ton
Digunakan oleh pabrik kertas Indah Kiat Perawang:[37] 0,40 juta ton
Digunakan oleh pabrik kertas/kemasan Indah Kiat Serang:[38] 0,077 juta ton
Digunakan oleh pabrik kertas Indah Kiat Tangerang:[39] 0,059 juta ton
Subtotal untuk pabrik-pabrik Indah Kiat: 0,54 juta ton
Sisa perhitungan yang tak terlapor untuk 'mesin kertas Indah Kiat', mungkin digunakan dalam kompleks Indah Kiat Perawang oleh Pindo Deli dan mesin-mesin tisu The Univenus: 0,25 juta ton
Lontar Papyrus pulp trade to its own mills
Digunakan di tempat untuk memproduksi tisu:[40] minimal (36.499 ton)
Ekspor pulp Indah Kiat Perawang ke Cina (2010)
Total ekspor pulp APP ke Cina (sekitar 2010):[41] 0,57 juta ton
Ekspor pulp MTH Indah Kiat ke Cina (sekitar 2010):[42] 0,44 juta ton
Pulp APP Indonesia yang tersedia untuk pabrik APP Indonesia lainnya pada tahun 2009 (ekspor pulp MTH 2009 diasumsikan sama dengan 2010)
60% dari produksi pulp Indah Kiat tidak dikonsumsi oleh 'mesin kertas Indah Kiat': +/-1,2 juta ton
Pulp Lontar Papyrus yang tersedia: +/- 0,7 juta ton
Sisa pulp APP Indonesia yang tersedia untuk pabrik APP: 1,9 juta ton
Pulp Indonesia pulp yang diimpor oleh APP Cina: 0,56 juta ton
Sisa perhitungan pulp APP Indonesia tersedia untuk pabrik APP Indonesia: 1,34 juta ton
Penggunaan pulp 'lokal' LBKP oleh pabrik-pabrik APP Indonesia pada tahun 2009
Konsumsi pulp LBKP lokal Tjiwi Kimia:[43] 0,72 juta ton
Pulp konsumsi LBKP lokal Pindo Deli:[44] 0,54 juta ton
Subtotal: 1,26 juta ton (kurang lebih setara dengan sisa persediaan yang ada - pabrik APP di Indonesia menggunakan volume pulp LBKP lokal yang dapat diabaikan)

Catatan kaki

[1] Ke-12 pabrik pengolahan Indah Kiat Perawang, Indah Kiat Tangerang, Indah Kiat Serang, Tjiwi Kimia (pabrik kertas dan fasilitas pencetakan dihitung satu kesatuan), Pindo Deli Perawang, Univenus Perawang, Univenus Jawa,Gold East, Gold Huasheng, Yalong, Ningbo Zhonghua dan Ningbo Asia Pulp dan Paper.
[2] Ke-8 perusahaan dimana MTH diidentifikasi melalui uji serat adalah Indah Kiat, Tjiwi Kimia, Pindo Deli, Gold East, Gold Huasheng, Yalong, Ningbo Zhonghuadan Ningbo Asia Pulp and Paper. Perusahaan kesembilan dimana produk spesifik belum teridentifikasi secara asti adalah The Univenus.
[3] Berdasarkan data perdagangan dan 'Daftar para pihak terkontrak (penandatangan)' CITES diakses 22/12/2011
[4] Lifshitz (2010): 4
[5] APP (2011c): 6
[6] APP (2011c): 16
[7] APP (2011c): 17
[8] Berbagai sumber perusahaan, misalnya APP Cina www.app.com.cn/english/aboutus/xsdw/index.html
[9] APP (2011c): 4
[10] Angka ini termasuk kemasan dan produk kimia. Sumber: APP (2011c): 17.
[11] APP (2011c), website APP 'Facilities & subsidiaries overview' diakses 4/1/2012
[12] APP (2010): 2
[13] 34,5 milyar RMB.Konversi rata-rata tahun 2010 ke dolar sebesar 0,146 $:RMB. Sumber: APP (2010): 2.
[14] APP (2010): 5
[15] APP (2010): 5
[16] APP (2010): 36. Data bea cukai resmi Cina menunjukkan bahwa pabrik papan kertas APP Cina mengimpor pulp Indonesia. Sumber: CTI (2010). Informasi rahasia yang diperoleh oleh Greenpeace menunjukkan bahwa pabrik pulp APP di Perawang, Riau adalah eksportir besar pulp ke Cina.
[17] Informasi rahasia yang diperoleh Greenpeace mengungkapkan bahwa pada tahun 2010, Indah Kiat mengekspor sekitar 440.000 ton pulp MTH ke Cina.
[18] Investigasi Greenpeace 2010-2011
[19] Data impor Cina (sumber: CTI (2010)) bersama dengan informasi rahasia dimiliki oleh Greenpeace
[20] Hasil uji IPS dan IfP-GmbH 2010-2012. Salinan diperoleh Greenpeace.
[21] APP (2011c)
[22] Rushton (2011)
[23] Kalil (2008)
[24] APP (2011c): 24
[25] Data impor Cina (sumber: CTI (2010)) bersama dengan informasi rahasia dimiliki oleh Greenpeace
[26] Data impor Cina (sumber: CTI (2010)) bersama dengan informasi rahasia dimiliki oleh Greenpeace
[27] IKPP (2011a): 53
[28] Eg Asia Paper Markets (2011)
[29] GHarga internal grup ditetapkan di bawah harga pasar akan berarti dikirmnya volume yang lebih tinggi. Jika pengiriman juga termasuk produk kertas (kedua pabrik memproduksi kertas bebas kayu tanpa lapisan), volume pulp akan berkurang.
[30] APP (2011c): 17
[31] Perkiraan berdasarkan konsumsi serat Jan-Nov 2010; sumber:Kemenhut (2010h). Lihat juga Tempo Interaktiv (2010).
[32] APP (2011c): 17
[33] APP (2011c): 17
[34] APP (2011c): 17
[35] APP (2011c): 17
[36] APP (2011c): 27
[37] APP (2011c): 29
[38] APP (2011c): 39.Angka yang ditampilkan dalam laporan ini pada halaman 39 untuk IK Serang berkontradiksi. Jumlah pulp LBKP lokal yang dibeli (lihat tabel 26) digunakan disini sebagai asumsi konservatif.
[39] APP (2011c): 43. Angka menggambarkan pembelian LBKP lokal.
[40] APP (2011c): 32.Penulis berasumsi tabel 19 dalam laporan ini tidak tepat, dengan angka yang diberikan untuk 'NBKP - Impor Terverifikasi (NCONT/CW)' sejatinya merepresentasikan pulp LBKP yang dibeli lokal. Lihat teks pada halaman yang sama untuk perbandingan.
[41] Data impor Cina (sumber: CTI (2010)) bersama dengan informasi rahasia dimiliki oleh Greenpeace
[42] Data impor Cina (sumber: CTI (2010)) bersama dengan informasi rahasia dimiliki oleh Greenpeace
[43] APP (2011c): 52
[44] APP (2011c): 47

Rute penyelundupan internasional satu: ekspor langsung dari kompleks Indah Kiat Perawang ke pasar internasional

Trafficking route 1


Dalam kompleks Indah Kiat Perawang, di Riau, Sumatra, ada tiga perusahaan grup APP yang beroperasi memproduksi produk kertas dan tisu: Indah Kiat, Pindo Deli dan The Univenus. Menurut APP:

  • 40% dari pulp yang diproduksi di Indah Kiat Perawang dikonsumsi oleh 'mesin kertas Indah Kiat' di tahun 2009.[45] Data konsumsi pulp APP Indonesia menunjukkan ini termasuk mesin kertas Indah Kiat Perawang.
  • 'Sebagian dari pulp yang diproduksi di Pabrik Indah Kiat Perawang digunakan di tempat untuk membuat produk kertas.'[46] Data konsumsi pulp APP Indonesia menunjukkan bahwa ini termasuk pulp yang digunakan oleh Pindo Deli dan mesin-mesin tisu The Univenus yang terletak di kompleks Indah Kiat Perawang.[47]

Penyelidikan telah mengidentifikasi ketiga pabrik kertas dan tisu dalam kompleks Indah Kiat Perawang menjual ke 84 negara penandatangan CITES di seluruh dunia.

Indah Kiat Perawang dan Pindo Deli Perawang: kaitan MTH dikonfirmasi

Pengujian mengkonfirmasi penggunaan pulp MTH oleh Indah Kiat Perawang dan Pindo Deli Perawang sebagai bagian dari rantai pasokan:

  • Pengujian serat kertas fotokopi yang diproduksi oleh Indah Kiat Perawang mengkonfirmasi adanya MTH, bersama dengan akasia, dalam kandungan serat perawan dari sejumlah sampel (misalnya Xerox).[48] Hal ini menunjukkan bahwa pabrik pulp menggunakan MTH sebagai bagian dari rantai pasokan.
  • Pengujian serat dari CottonSofts Marine Splash, sebuah produk tisu merk-APP yang dijual melalui perusahaan APP Cottonsoft New Zealand, mengkonfirmasi adanya MTH, bersama dengan akasia. [49] Pada tahun 2010, Cottonsoft New Zealand mengimpor bagian cukup besar pemasok APP Indonesia dari pabrik kertas Pindo Deli yang terletak dalam kompleks Perawang.[50] Hal ini menunjukkan probabilitas tinggi bahwa pabrik kertas Pindo Deli dalam kompleks Perawang menggunakan pulp MTH.
  • Untuk keterangan lebih lanjut atau contoh lainnya, lihat tabel 'Rantai lacak balak kaitan antara merek global dan pabrik kertas APP dengan kaitan perdagangan ke Indah Kiat Perawang' tabel.

The Univenus Perawang: kaitan MTH tidak dikonfirmasi

  • Di Amerika Serikat, perusahaan APP Solaris Paper dan Mercury Paper mengimpor produk setengah jadi dan gulungan tisu induk dari berbagai pabrik APP di Indonesia dan Cina untuk dikonversi dan dikemas ulang menjadi produk eceran akhir. Salah satu pemasoknya adalah The Univenus Perawang, yang mengekspor sebagian produksinya ke Amerika Serikat. Produk didistribusikan oleh Solaris dan Mercury Paper dipasarkan dengan berbagai merek termasuk Paseo dan Livi, atau merek pengecernya sendiri. Pabrik asal tidak diberi label pada produk-produk eceran. Akibatnya, penyelidikan tidak mampu mengidentifikasi barang-barang eceran tertentu untuk pengujian yang dapat dikaitkan dengan kuat ke The Univenus.

Hal-hal pelengkap

Profil pabrik kertas dengan rute penyelundupan satu

Profil pabrik kertas dengan rute penyelundupan satu

Dalam kompleks Perawang, terdapat tiga pabrik kertas APP grup: Indah Kiat Perawang, Pindo Deli Perawang dan The Univenus Perawang.

Perusahaan yang beroperasi: Indah Kiat

Investigasi ini telah mengidentifikasi sekitar 380.000 ton penjualan langsung pada tahun 2010 dari Indah Kiat Perawang ke 78 negara penandatangan CITES.[51]

Lokasi: Perawang, Riau, Sumatra

Produksi: Produksi kertas dan kemasan pada 2010: 800.000 ton,[52] , dengan +/- 400.000 ton kertas fotokopi, +/- 220.000 ton kertas cetakan dan kertas tulis (misalnya kertas halus, stationery, bahan cetakan) dan sisanya dipakai oleh pasar kemasan khusus.[53]

Ekspansi: Pada bulan Juni 2011, Reuters melaporkan bahwa Indah Kiat Perawang akan mengekspansi kapasitas kertasnya sebanyak 500.000 ton pada akhir 2012, dengan investasi $100-150 juta dalam 16 mesin kertas.[54]

Merek APP yang teridentifikasi:
Kertas fotokopi:[55] Hybrite, Paperon, e-Paper, IK Copy, IK Plus, IK Gold, Paperline Global

Tujuan ekspor utama yang teridentifikasi: Malaysia, AS, Cina, Eropa (Italia, Spanyol, Inggris)

Perusahaan yang beroperasi: Pindo Deli

Investigasi ini telah mengidentifikasi sekitar 36.000 ton penjualan langsung pada tahun 2010[56] dari mesin Pindo Deli ke 21 negara penandatangan CITES.

Lokasi: Perawang, Riau, Sumatra

Produksi: 352.000 ton/tahun[57] gulungan tisu induk tak bermerek

Tujuan ekspor yang teridentifikasi: Uni Emirat Arab (UEA), Selandia Baru, Malaysia, Filipina, Vietnam, Australia, lainnya

Perusahaan yang beroperasi: The Univenus

Investigasi telah mengidentifikasi 62,000 ton perdagangan langsung tisu 2010[58] melalui The Univenus Perawang ke lebih dari 20 negara penandatangan CITES. Hal ini secara signifikan melebihi kapasitas produksi terpasang yang diketahui; penyelidikan tidak mampu mengidentifikasi apakah The Univenus telah meningkatkan kapasitasnya atau apakah volume yang besar ini diproduksi oleh Pindo Deli, fasilitas tisu lainnya di Perawang, yang memiliki kapasitas produksi yang jauh lebih besar dan ekspor langsung yang sedikit.

Lokasi: Perawang, Riau, Sumatra

Produksi: 20.000 ton/tahun[59] gulungan tisu induk tak bermerek.[60] Sebagiannya diekspor langsung, sebagian dijual ke pabrik adiknya di Jawa.

Tujuan ekspor yang diidentifikasi: AS, Kanada, UEA, Cina, lainnya

Catatan kaki

[45] APP (2011c): 27
[46] APP (2009)
[47] Lihat perhitungan dalam Lampiran 'Data tambahan tentang alur pulp ke pabrik dan rute penyelundupan'.
[48] Informasi rahasia yang dimiliki Greenpeace dan hasil uji IPS dan IfP-GmbH 2010-2012. Salinan dimiliki Greenpeace.
[49] Hasil uji IPS dan IfP-GmbH 2010-2012. Salinan dimiliki Greenpeace.
[50] Informasi rahasia yang dimiliki Greenpeace.
[51] Perkiraan berdasarkan data rahasia yang dimiliki Greenpeace.
[52] Tempo Interaktiv (2010)
[53] Rushton (2011)
[54] Reuters (2011)
[55] IKPP (2010b)
[56] Perkiraan berdasarkan data rahasia yang dimiliki Greenpeace
[57] Tissue World (2010)
[58] EPerkiraan berdasarkan data rahasia yang dimiliki Greenpeace
[59] RISI (2010)
[60] Website APP 'PT The Univenus'

Rute penyelundupan internasional dua: ekspor langsung pulp MTH dari Indah Kiat Perawang ke pabrik APP Cina

Rute 2


Gold East Paper, Gold Huasheng Paper, pabrik-pabrik Ningbo dan Gold Hongye Paper: kaitan MTH dikonfirmasi

Investigasi telah mengidentifikasi ekspor langsung kira-kira 440.000 ton pulp MTH dari Indah Kiat Perawang ke Cina, yang merupakan negara penandatangan CITES, pada 2010 - kurang lebih 50% dari perkiraan total produksi pulp MTH pabrik tersebut.[61] . Hampir seluruh pulp MTH yang diekspor ke Cina oleh APP diproduksi oleh Indah Kiat Perawang, dengan sebagian kecil berasal dari pabrik pulp APP Indonesia yang lebih kecil, Lontar Papyrus.[62]

Pulp MTH yang diproduksi di Indah Kiat Perawang diekspor ke pabrik APP Cina. Importir APP terbesar dari pulp kayu keras Indonesia adalah Gold East Paper (Jiangsu), Gold Huasheng Paper (Jiangsu), pabrik-pabrik Ningbo (Ningbo Zhonghua Paper Industry dan Ningbo Asia Pulp & Paper Industry) (Zhejiang) dan Gold Hongye Paper (Jiangsu).[63]

  • Pada tahun 2010, Cina mengimpor sekitar 440.000 ton pulp MTH dari Indah Kiat Perawang.[64]
  • Importir APP China dari pulp kayu keras Indoensia adalah Gold East Paper (47%), Gold Huasheng Paper (21%), pabrik-pabrik Ningbo (28%) dan Gold Hongye Paper (3%), dengan total impor 560.000 ton pada 2010.[65]

Hal-hal pelengkap

Ekspor pulp MTH dari Indah Kiat Perawang ke Cina

Ekspor pulp MTH dari Indah Kiat Perawang ke Cina

Perusahaan yang beroperasi: Indah Kiat

Investigasi telah mengidentifikasi 440.000 ton perdagangan langsung pulp MTH pada tahun 2010[66] dari Indah Kiat Perawang ke Cina, yang merupakan penandatangan CITES.

Lokasi: Perawang, Riau, Sumatra

Produksi: +/- 2 juta ton pada 2009[67] dan 2,3 juta ton pada 2010[68]

Ekspansi: Pada 2011, Laporan Keberlanjutan Perusahaan APP Indonesia tahun 2008/2009 mengindikasikan niat perusahaan untuk mengekspansi kapasitas produksi berlisensi sebesar 1 juta ton/tahun. [69]

Pabrik APP Cina utama yang teridentifikasi mengimpor pulp Indonesia: Gold East Paper (47%), Gold Huasheng Paper (21%), pabrik-pabrik Ningbo (28%)[70]

Pelabuhan-pelabuhan pengimpor pulp MTH utama dari Indah Kiat Perawang: Dagang (60%), Ningbo (23%) dan Shanghai (15%),[71] bersama menyumbang sebanyak 98% dari total ekspor

Gold East Paper berlokasi di Dagang, dan APP memiliki beberapa pabrik kertas di Ningbo. Pelabuhan Shanghai dekat dengan Gold Huasheng dan pabrik APP lainnya yang mengimpor pulp Indonesia.

Catatan kaki

[61] Informasi rahasia yang dimiliki Greenpeace
[62] Informasi rahasia yang dimiliki Greenpeace
[63] Data bea cukai Cina mendaftar 7 pabrik APP sebagai importir pulp Indonesia: Gold East Paper (Jiangsu) CoLtd, Jinhuasheng Paper Industry Co Ltd, Ningbo Zhonghua Paper Co Ltd, Ningbo Asia Pulp Paper Industry Co Ltd, Jinhongye Paper Suzhou Industrial Area Co Ltd, Jin Feng Yuan Paper Industry (Shanghai) Co Ltddan Hainan Jinhai Pulp & Paper Co, Ltd. Sumber: CTI (2010).
[64] Informasi rahasia yang dimiliki Greenpeace
[65] Data bea cukai Cina mendaftar 7 pabrik APP sebagai importir pulp Indonesia: Gold East Paper (Jiangsu) CoLtd, Jinhuasheng Paper Industry Co Ltd, Ningbo Zhonghua Paper Co Ltd, Ningbo Asia Pulp Paper Industry Co Ltd, Jinhongye Paper Suzhou Industrial Area Co Ltd, Jin Feng Yuan Paper Industry (Shanghai) Co Ltddan Hainan Jinhai Pulp & Paper Co, Ltd. Sumber: CTI (2010).
[66] Perkiraan berdasarkan data impor Cina (sumber: CTI (2010)) bersama dengan informasi rahasia dimiliki oleh Greenpeace
[67] APP (2011c): 17
[68] Perkiraan berdasarkan konsumsi serat Jan-Nov 2010; sumber:Kemenhut (2010h). Lihat juga Tempo Interaktiv (2010).
[69] APP (2011c): 27
[70] CTI (2010)
[71] Data impor Cina (sumber: CTI (2010)) bersama dengan informasi rahasia dimiliki oleh Greenpeace

Rute penyelundupan internasional tiga: ekspor ke pasar internasional dari pabrik-pabrik APP Cina yang membeli pulp MTH dari Indah Kiat Perawang

Trafficking route 3


Gold East Paper, Gold Huasheng Paper, pabrik-pabrik Ningbo dan Yalong: kaitan MTH dikonfirmasi

Investigasi berfokus pada tiga pabrik kertas adik APP di Cina yang mengimpor atau menggunakan pulp MTH dari Indah Kiat Perawang untuk memproduksi kertas, tisu atau produk kemasan dan satu konverter kertas APP dikonfirmasi untuk memproses produk kertas yang mengandung serat MTH. Keempat perusahaan APP Cina bertanggungjawab atas sebagian besar ekspor langsung APP Cina, dan berdagang dengan 125 negara penandatangan CITES di seluruh dunia.

  • Tiga dari pabrik kertas APP Cina langsung terkait dengan impor pulp MTH dari Indonesia sejumlah 1,4 juta ton, atau 92% dari total ekspor kertas terdaftar APP Cina: Gold East Paper (57%), Gold Huasheng Paper (14%) and Ningbo Zhonghua (21%).[72] Serat pengujian lebih lanjut dari produk memperkuat bukti bahwa pabrik kertas menggunakan pulp MTH sebagai bagian dari rantai pasokan mereka.[73] Sebagai contoh, pengujian serat mengkonfirmasikan adanya MTH di kertas Nevia yang diproduksi oleh Gold East.[74]
  • Data rute penyelundupan dua mengindikasikan bahwa hampir semua pulp MTH diimpor oleh APP Cina berasal dari Indah Kiat Perawang. Oleh karena itu, sangat mungkin bahwa setiap pabrik kertas APP di Cina yang memproduksi produk yang mengandung MTH, bersama dengan akasia, dalam komponen serat perawan terkait dengan Indah Kiat Perawang.
  • o Salah satu konverter kertas APP yang menggunakan kertas diproduksi oleh pabrik kertas APP Cina adalah Yalong Paper Products. Yalong Paper menggunakan tambahan 19.000 ton (1%) dari ekspor kertas APP Cina.[75] Pengujian serat kertas fotokopi yang diproduksi oleh Yalong Paper menegaskan kehadiran MTH dalam kandungan serat perawan di sejumlah sampel (misalnya Topgun, dijual di Walmart). [76] Ini menunjukkan bahwa Yalong Paper menggunakan bahan kertas yang dihasilkan dari pulp MTH sebagai bagian dari rantai pasokan mereka; sangat mungkin bahwa produksi Yalong Paper terkait dengan pulp MTH dari Indah Kiat Perawang.
  • o Untuk keterangan lebih lanjut atau contoh lainnya, lihat tabel 'Rantai lacak balak antara merek global dan pabrik kertas APP dengan link perdagangan ke Indah Kiat Perawang'.

Hal-hal pelengkap

Profil pabrik kertas dengan rute penyelundupan tiga

Perusahaan yang beroperasi: Gold East Paper

Investigasi telah mengidentifikasi lebih dari 750.000 ton perdagangan langsung pada tahun 2010 dari Gold East Paper ke hampir 100 negara yang menjadi penandatangan CITES.

Lokasi: Xinggang East Road No. 8, Dagang, Zhenjiang City, Jiangsu Province, Cina (Kode pos: 212132)

Produksi: 2,2 juta ton/tahun[77] kertas halus

Gold East Paper adalah pabrik kertas APP terbesar di Cina.[78] Perusahaan ini juga importir terbesar dari pulp Indonesia dalam kelompok perusahaan-perusahaan APP berbasis di Cina.[78] APP mengklaim Gold East Paper merupakan memproduksi kertas art terbesar di dunia.[80]Kertas halus berlapis ini digunakan untuk majalah glossy, brosur perusahaan, kalender dan buku coffee table. Pada tahun 2010, pabrik APP Jin Hai Pulp & Paper Industry Co, Ltd di Hainan mulai beroperasi dengan mesin kertas berkapasitas 1 juta ton/tahun untuk kertas halus berlapis, yang selanjtnya memperkuat penguasaan pasar APP.[81]

Merek-merek APP yang teridentifikasi:

Kertas: Nevia (art board),[82] Space Shuttle,[83] Sunbrite,[84] Xplore,[85] Art-Tech (percetakan dan kertas label),[86] Ovation [87]

ITujuan ekspor utama yang teridentifikasi: Jepang, Eropa (Inggris sendiri mewakili >8% dari pasar, plus Italia, Peracis, Yunani, Jerman, Spanyol, Belgia), Israel, India, AS, Kanada, Australia, Selandia Baru

Perusahaan yang beroperasi: Gold Huasheng

Investigasi telah mengidentifikasi 190,000 ton penjualan langsung pada tahun 2010 dari Gold Huasheng ke sekitar 90 negara yang merupakan penandatangan CITES. Gold Huasheng adalah produsen kertas kopi tanpa karbon terbesar di dunia.[88] Pendapatan dari penjualan adalah 2,9 milyar RMB pada tahun 2009.[89]

Lokasi: No. 2 Jinsheng Road, Shengpu, Suzhou Industrial Park, Suzhou, Jiangsu 215126, Cina

Produksi: 0,53 juta ton/tahun[90] kertas dan art board

Merek-merek APP yang teridentifikasi:

Kertas: Impression (kertas digital tak berlapis),[91] Impression Lux (tak berlapis tanpa kayu),[92] Impression Plus (kertas kopi tanpa karbon),[93] Laser(tak berlapis tanpa kayu), Nevia (berlapis tanpa kayu - art board),[94] Nireus (art board),[95] Nireus (art board),[96] Record (form & kertas thermal),[97] Gold Ball (tak berlapis tanpa kayu),[98] Gold Butterfly (continuous form & kertas fotokopi).[99]

Tujuan ekspor utama yang teridentifikasi: AS/Kanada, Eropa (Inggris, Jerman, Spanyol, Italia, Perancis), UEA, Thailand, Iran, Australia/Selandia Baru

Perusahaan yang beroperasi: pabrik-pabrik Ningbo - kertas, kertas khusus dan kartu, kemasan

Investigasi telah mengidentifikasi lebih dari 260.000 ton penjualan langsung pada tahun 2010 dari pabrik-pabrik Ningbo ke seitar 80 negara penandatangan CITES, hampir semua dari Ningbo Zhonghua.[100]

Lokasi: Ningbo. APP memiliki lima pabrik kertas dan fasilitas konverter di kota Ningbo (Propinsi Zhejiang), semua kecuali satu terletak dekat satu sama lain: Ningbo Zhonghua Paper, Ningbo Asia Pulp and Paper, Ningbo Asia Paper Converting, Ningbo Asia Paper Tube & Carton Box dan Ningbo Asia Unpolluted Paper Products.

Produksi:

Pabrik-pabrik yang mengimpor pulp IKPP:

Ningbo Zhonghua Paper: 500.000 ton/tahun (paperboard) [101]

Ningbo Asia Pulp and Paper: 750,000 ton/tahun (paperboard)[102]

Konverter kertas kemungkinan menggunakan pasokan dari pabrik-pabrik ini yang termasuk pulp IKPP:

Ningbo Asia Paper Converting: 36,000 ton/tahun (kemasan)[103]

Ningbo Asia Paper Tube & Carton Box: 135,000 ton/tahun (kemasan)[104]

Ningbo Asia Unpolluted Paper Products: 6,000 ton/tahun (kertas)[105]

Merek-merek APP yang teridentifikasi:

Kemasan dari Ningbo Zhonghua Paper:[106] Chieftain (art board), Ningbo Fold (board kemasan), Ningbo Poker (kartu mainan), Ningbo Spark (board kemasan), Ningbo Star (kemasan/art board), Omnistar (art board), Zenith (board kemasan), Nevia (artboard)[107]

Pendapatan dari penjualan Ningbo Zhonghua Paper dan Ningbo Asia Pulp & Paper adalah 2,7 milyar RMB pada tahun 2009.[108]

Tujuan ekspor utama yang teridentifikasi: AS/Kanada, Eropa (Italia, Inggris, Belanda, Spanyol, Belgia, Jerman, Yunani, Perancis), India

Perusahaan yang beroperasi: Yalong Paper Products Co, Ltd

Investigasi telah mengidentifikasi 19.000 ton penjualan langsung pada tahun 2010 dari Yalong ke hampir 50 negara penandatangan CITES.

Lokasi: Xinnanpian, Yushan Economic and Technological Development Zone, Kunshan, Propinsi Jiangsu, Cina

Produksi: 200.000ton/tahun stationery, kemasan dan kantong belanja

Yalong Paper adalah salah satu pabrik APP dekat Shanghai, dengan spesialisasi pada stationery, kertas untuk perkantoran, continuous form, kantong belanja mewah dan kemasan.

Merek-merek APP yang teridentifikasi:[110]

Kertas fotokopi: Flagship, Top Gun, Red Gun, Benefit, Astronaut, Shully, Crocodile

Stationery: Apport, Huli, Guangli

Tujuan ekspor utama yang teridentifikasi: Jepang, Inggris, Spanyol, Saudi Arabia, AS

Catatan kaki

[72] CTI (2010)
[73] Hasil uji IPS dan IfP-GmbH 2010-2012. Salinan dimiliki Greenpeace
[74] APP Brazil (2011) Reminder Nevia 2011, salinan dimiliki Greenpeace
[75] CTI (2010)
[76] Hasil uji IPS dan IfP-GmbH 2010-2012. Salinan dimiliki Greenpeace.
[77] Gold East Paper 'Company profile' diakses April 2011
[78] APP (2010)
[79] Data impor Cina (sumber: CTI (2010)) bersama dengan informasi rahasia dimiliki oleh Greenpeace
[80] Cathay Brasil (2011)
[81] Chang (2010)
[82] Website Gold East Paper 'Products' diakses 4/1/2012
[83] Website Gold East Paper 'Products' diakses 4/1/2012
[84] Website Gold East Paper 'Products' diakses 4/1/2012
[85] Website Gold East Paper 'Products' diakses 4/1/2012
[86] Website Gold East Paper 'Products' diakses 4/1/2012
[87] Kodak (2010)
[88] Website APP Cina 'Gold Huasheng Paper' diakses 1/2/2012
[89] APP (2011d)
[90] APP (2011d)
[91] Website Gold Huasheng Paper diakses 14/11/2011
[92] Website Gold Huasheng Paper diakses 14/11/2011
[93] Website Gold Huasheng Paper diakses 14/11/2011
[94] Website Gold Huasheng Paper diakses 14/11/2011
[95] Website Gold Huasheng Paper diakses 14/11/2011
[96] Website Gold Huasheng Paper diakses 14/11/2011
[97] Website Gold Huasheng Paper diakses 14/11/2011
[98] Website Gold Huasheng Paper diakses 14/11/2011
[99] Website Gold Huasheng Paper diakses 14/11/2011
[100] CTI (2010)
[101] Ningbo Zhonghua website 'Company profile' diakses 14/5/2011
[102] Website APP Cina 'Ningbo Asia Pulp & Paper Co' diakses 15/5/2011
[103] Website APP Cina 'Ningbo Asia Paper Converting Co' diakses 4/1/2012
[104] Website APP Cina 'Ningbo Asia Paper Tube & Carton Box Co' diakses 4/1/2012
[105] Website APP Cina 'Ningbo Asia Unpolluted Paper Products Co' diakses 4/1/2012
[106] Website Zhonghua Paper 'Profile' www.zhonghua-paper.com/en/about.php?gid=11; www.zhonghua-paper.com/en/protype.php?gid=3&tid=190
[107] Website APP Cina 'Products Nevia/Ningbo Gloss'  
[108] APP (2011d)
[109] Website Yalong Paper 'About us' diakses 14/1/2011
[110] Yalong Paper, brosur perusahaan di-download November 2011

Rute penyelundupan empat: ekspor ke pasar internasional dari pabrik-pabrik APP Indonesia dengan kaitan dagang dengan Indah Kiat Perawang

Trafficking route 4


Indah Kiat Perawang terdokumentasi berdagang dengan tiga pabrik adik APP di Indonesia yang lkemudian mengekspor kertas, tisu dan produk kemasan ke 115 negara penandatangan CITES di seluruh dunia: Indah Kiat Serang, Indah Kiat Tangerang dan Tjiwi Kimia.[111]

  • Menurut APP, pada tahun 2009 40% dari produksi pulp di Indah Kiat Perawang dikonsumsi oleh 'mesin kertas Indah Kiat'.[112] Data konsumsi pulp APP Indonesia menunjukkan bahwa 'mesin kertas Indah Kiat' termasuk pabrik kertas Indah Kiat di Jawa di Serang dan Tangerang.
  • Data penjualan internal menunjukkan bahwa Indah Kiat merupakan pemasok utama bahan baku untuk Tjiwi Kimia.[113] Data konsumsi pulp APP Indonesia menunjukkan bahwa bahan-bahan baku ini sangat mungkin pulp yang berasal dari pabrik Indah Kiat Perawang.
  • o Pabrik kertas cetakan APP PT Pindo Deli juga kemungkinan memproses pulp yang dipasok oleh Indah Kiat Perawang, namun data perusahaan tidak lengkap.[114]

Indah Kiat Serang, Indah Kiat Tangerang dan Tjiwi Kimia: kaitan MTH tidak dikonfirmasi

  • Pengujian serat produk yang diproduksi di Indah Kiat Serang, Indah Kiat Tangerang dan Tjiwi Kimia dikonfirmasi mengandung MTH, bersama dengan akasia, dalam kandungan serat perawan di sejumlah sampel.[115] Hal ini menunjukkan bahwa Indah Kiat Serang, Indah Kiat Tangerang dan Tjiwi Kimia menggunakan pulp MTH sebagai bagian dari rantai pasokan mereka. Contoh produk yang ditemukan mengandung serat MTH termasuk kemasan Danone Nutricia Nutrilon Royal 3 terkait dengan Indah Kiat Serang, dan buku Barnes & Noble 'Nursery rhyme treasury' dicetak oleh Tjiwi Kimia.[116]
  • Untuk keterangan lebih lanjut atau contoh lainnya, lihat tabel 'Rantai lacak balak antara merek global dan pabrik kertas APP dengan link perdagangan ke Indah Kiat Perawang'.

The Univenus: kaitan MTH tidak dikonfirmasi

  • o The Univenus di Jawa mengekspor produk tisu setengah dari gulungan tisu induk yang diproduksi oleh The Univenus Perawang.[117] Dengan demikian pabrik ini berbagi rantai pasokan dengan pabrik adiknya di Perawang, dimana komponen MTH belum dikonfirmasi (lihat 'rute penyelundupan satu' di atas).

Hal-hal pelengkap

Profil pabrik kertas dengan rute penyelundupan empat

Perusahaan yang beroperasi: Indah Kiat

Investigasi telah mengidentifikasi lebih dari 300.000 ton penjualan langsung pada tahun 2010[118] dari Indah Kiat Serang ke lebih dari 60 negara penandatangan CITES.

Lokasi: Serang, Jawa

Produksi: 1,255 juta ton/tahun kertas kemasan dan karton konversi dan kotak;[119] kapasitas terpasang dilaporkan sebesar 1,6 juta ton/tahun sebagai akibat dari 'ekspansi progresif'[120]

Tujuan ekspor kunci yang diidentifikasi: Cina, Malaysia, Jepang, Eropa (Italia, Belgia, Spanyol, Inggris), AS

Merek-merek APP yang teridentifikasi:

Materi kemasan: Foopak (kertas tahan panas untuk kemasan makanan),[121] SavviBrite (papan untuk kemasan dan aplikasi grafis),[122] Sinarboard (papan kertas untuk kemasan),[123] Sinarfold (kemasan),[124] Savvicoat (papan kertas untuk kemasan dan aplikasi grafis),[125] Sinarplex (kemasan),[126] Sinarvanda (kemasan kualitas tinggi),[127] Hi-Pack LB (kertas lapis luar untuk papan karton),[128] Pro-Pack LH (kertas lapis luar untuk papan karton),[129] Pro-Pack LE (kertas lapis luar untuk papan karton),[130] High Pack MA/Kraft Liner (kertas bergelombang untuk kotak karton),[131] Pro-Pack WA (kertas lapis luar untuk papan bergelombang),[132] Pro-Pack WK (kertas lapis luar untuk papan bergelombang)[133]
Coated art board: Sinar Royal[134]

Perusahaan yang beroperasi: Indah Kiat

Penyelidikan telah mengidentifikasi 27.000 ton perdagangan langsung pada semester pertama tahun 2010 dari Indah Kiat Tangerang ke hampir 70 negara penandatangan CITES.

Lokasi: Tangerang, Jawa

Produksi: 100.000 ton/tahun kertas cetakan dan kertas tulis[135]

Merek-merek APP yang teridentifikasi:

Stationery:[136] Sinar Tech (kertas berwarna tidak tembus pandang), Sinar Colour (kertas fotokopi berwarna), Paperline (kertas fotokopi berwarna)

Tujuan ekspor kunci yang diidentifikasi: Jepang, Malaysia, Taiwan, Cina, Eropa (Jerman, Perancis, Spanyol, Inggris), AS

Perusahaan yang beroperasi: Pabrik Kertas Tjiwi Kimia (PKTK)

Investigasi telah mengidentifikasi 660.000 ton perdagangan langsung pada 2010[137] dari Tjiwi Kimia ke 110 negara penandatangan CITES.

Lokasi: Surabaya, Jawa

Produksi kertas: 1 juta ton/tahun kertas cetakan dan kertas tulis, amplop, kertas dan papan kemasan, papan karton, dll[138]

Produksi cetakan: 6 jalur produksi penjilidan dan 30 mesin cetak.[139] TK Printing adalah bagian dari PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia dan mengklaim sebagai 'pencetakan dan produsen buku terbesar di Indonesia', mendapatkan pasokan kertas dari perusahaan induknya, yang terletak di tempat yang sama di Jawa.[140] Perusahaan memproduksi 'berbagai macam produk cetak termasuk buku, kalender, brosur, poster, leaflet, percetakan komersial, dll'.[141]

Ekspansi: Pada bulan Juni 2011, Reuters melaporkan bahwa PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia akan meningkatkan kapasitas tahunannya sebanyak 100.000 ton dengan investasi $100 juta untuk membeli 13 mesin kertas.[142]

Merek-merek APP yang teridentifikasi:

Kertas berlapis: Enova,[143] Enova Wet Pro (label)[144]

Kertas tak berlapis/fotokopi: Sinar Royal White,[145] Exceedo,[146] ExcelPro,[147] Exkarro,[148] Paper Plus,[149] Extraprint,[150] Integrite,[151] Paperline Gold,[152] Sinar Copy,[153] Sinar Dunia,[154] Sinar Line,[155] Sinar Royal,[156] Copy Mate,[157] ProPrint[158]

Kemasan/art paper: Egis (kertas kemasan dan art grafis) [159]

Tujuan ekspor kunci yang teridentifikasi: Japan, UEA, AS/Kanada, Australia, Eropa (Spanyol, Yunani, Belanda, Italia, Perancis, Inggris, Jerman)

Perusahaan yang beroperasi: The Univenus

Investigasi ini telah mengidentifikasi 26.000 ton penjualan langsung pada tahun 2010[160] fdari The Univenus, di Jawa ke sekitar 25 negara penandatangan CITES.

Lokasi: Jawa

Produksi: Mengkonversi gulungan induk tisu menjadi kertas tisu wajah, kertas tisu saputangan, kertas toilet, handuk kertas dan serbet kertas [161]

Merek-merek APP yang teridentifikasi: Toply, Four Roses, Livi and Nice[162]

Penjualan ekspor ke perusahaan-perusahaan yang berkaitan dengan APP yang teridentifikasi: Solaris Paper (AS/Kanada)

Tujuan ekspor kunci yang teridentifikasi: AS/Kanada (>70% dari ekspor), UEA, Inggris

Catatan kaki

[111] APP (2010)
[112] APP (2011c): 27
[113] Penjualan bersih Indah Kiat ke Tjiwi Kimia adalah sekitar $170 juta baik dalam periode Januari-September 2010 dan Januari-September 2011. Sumber: IKPP (2011b): 59.
[114] 'Jumlah total pulp yang dibeli oleh pabrik-pabrik Pindo Deli [di Jawa] menurun 6 persen antara 2008 dan 2009, dari 741.070 ke 696.880 ton AD. Sebagian besar pulp yang digunakan diproduksi di pabrik-pabrik APP di Indonesia, dari kayu pulp bersertifikat/terverifikasi.'Sumber: APP (2011c): 47 [penekanan ditambahkan].
[115] Hasil uji IPS dan IfP-GmbH 2010-2012. Salinan dimiliki Greenpeace.
[116] Data beacukai AS
[117] Website Solaris 'Our mills', diakses 15/9/2008
[118] Perkiraan berdasarkan data rahasia yang dimiliki Greenpeace
[119] APP (2011c): 17
[120] APP (2011c): 17
[121] Produk Tjiwi Kimia Paper (tidak bertanggal)
[122] Website IKPP 'Serang mill - Paper product' diakses 4/1/2012
[123] Website IKPP 'Serang mill - Paper product' diakses 4/1/2012
[124] Website IKPP 'Serang mill - Paper product' diakses 4/1/2012
[125] Website IKPP 'Serang mill - Paper product' diakses 4/1/2012
[126] Website IKPP 'Serang mill - Paper product' diakses 4/1/2012
[127] Website IKPP 'Serang mill - Paper product' diakses 4/1/2012
[128] Website IKPP 'Serang mill - Test liner' diakses 4/1/2012
[129] Website IKPP 'Serang mill - Test liner' diakses 4/1/2012
[130] Website IKPP 'Serang mill - Test liner' diakses 4/1/2012
[131] Website IKPP 'Serang mill - Fluting medium' diakses 4/1/2012
[132] Website IKPP 'Serang mill - White top test liner' diakses 4/1/2012
[133] Website IKPP 'Serang mill - White top test liner' diakses 4/1/2012
[134] Website APP UAE 'Sinar Royal' diakses 17/1/2012
[135] RISI (2011)
[136] APP (2009): 22, 65
[137] Perkiraan berdasarkan data rahasia yang dimiliki Greenpeace
[138] APP (2010): 51
[139] Website percetakan Tjiwi Kimia diakses 14/11/2011
[140] Website percetakan Tjiwi Kimia diakses 14/11/2011
[141] Website percetakan Tjiwi Kimia diakses 14/11/2011
[142] Reuters (2011)
[143] Website APP Brazil 'Enova, produced by Tjiwi Kimia' diakses 5/1/2012
[144] Cathay, brosur perusahaan tanpa tanggal 'Enova Wetpro
[145] Website APP UEA 'Semi high smoothness woodfree' diakses 5/1/2012
[146] Website APP Brazil 'Exceedo, produced by Tjiwi Kimia' diakses 5/1/2012
[147] Website APP Brazil 'Excelpro, produced by Tjiwi Kimia' diakses 5/1/2012
[148] TKPP (2010a)
[149] TKPP (2010b)
[150] Website APP Brazil 'Extraprint, produced by Tjiwi Kimia' diakses 5/1/2012
[151] Website APP Brazil 'Integrite, produced by Tjiwi Kimia' diakses 5/1/2012
[152] Website APP Brazil 'Paperline Gold, produced by Tjiwi Kimia' diakses 5/1/2012
[153] TKPP website diakses 26/10/2011
[154] APP UAE website 'Photocopy paper high smoothness' diakses 5/1/2012
[155] TKPP (2010b)
[156] APP UAE website 'Semi high smoothness woodfree' diakses 5/1/2012
[157] TKPP (2010b)
[158] TKPP (2010b)
[159] Website APP Brazil 'Egis, produced by Tjiwi Kimia' diakses 5/1/2012
[160] Perkiraan berdasarkan data rahasia yang dimiliki Greenpeace
[161] Website APP 'Facilities & subsidiaries overview: PT. The Univenus
[162] Website APP 'Facilities & subsidiaries overview: PT. The Univenus

Kategori
Tag