Pelanggan APP: Hasbro dan Lego

Halaman - 26 Februari, 2012
Selain mengidentifikasi produk-produk bermerk Mattel dan Disney dan kaitannya dengan pengrusakan hutan hujan Indonesia, investigasi Greenpeace juga mengidentifikasi sejumlah produsen mainan besar, termasuk Hasbro dan LEGO, yang memproduksi produknya di Cina yang telah terbukti menggunakan MTH dalam produk-produk kertasnya. Greenpeace telah berhasil mengaitkan APP dengan Hasbro dan LEGO.

Hasbro and Lego graphic

  • Hasbro adalah produsen mainan global kedua terbesar di dunia.
  • Banyak produk-produk mainan 'Made in China' tidak mencantumkan pembuat kemasannya.
  • Salah satu edisi special buku kegiatan Star Wars dari LEGO dicetak oleh Hung Hing, salah satu dari tiga pengimpor terbesar kertas APP Indonesia di Cina. Sampulnya terbukti mengandung MTH.

Hasbro dan LEGO adalah pemain besar

Hasbro adalah produsen kedua di bidang mainan

Hasbro adalah produsen kedua terbesar dunia di sektor mainan. Saham perusahaan ini diperdagangkan di NASDAQ Global Select Market. Hasbro berkantor pusat di Pawtucket, Rhode Island, AS. Pada tahun 2010, Hasbro merealisasi penjualan bersih sebesar US$ 4,0 milyar (€ 3,0 milyar).[1]

Sekitar 50% dari penjualan 2010 adalah di AS.[2] Dua pertiga penjualan[3] adalah untuk mainan anak laki-laki - termasuk karakter dan merk seperti GI Joe, Incredible Hulk, Indiana Jones, Spider-Man, SpongeBob, Sesame Street, the Simpsons, Star Wars dan yang diproduksi di bawah lisensi Disney (Mickey Mouse, High School Musical, Little Einsteins, Toy Story 3) - serta permainan dan teka-teki seperti Monopoly, Scrabble dan Trivial Pursuit.[4]

Kebijakan kertas

Produksi sendiri: Hasbro telah menentukan 'tujuan bahwa pada 2011 setidaknya 75% dari kemasan kertasnya akan berasal dari materi daur ulang atau sumber-sumber yang mempraktekkan pengelolaan hutan berkelanjutan'.[5] Pada tahun 2015 mereka bertujuan untuk meningkatkannya menjadi 90% untuk semua kemasan papan kertas dan isi dari semua permainan dalam kotak.[6]

Produk-produk di bawah lisensi: Hasbro mengakui tanggung jawabnya untuk produk-produk yang dibuat di bawah lisensi, dan mereka 'bekerja dengan para pemegang lisensi mainan dan permainan inti untuk membantu mereka memberlakukan standar yang serupa'.[7]

Kebijakan saat ini tidak mencegah merk Hasbro untuk dikaitkan dengan perusahaan yang berdagang dengan perusahaan lain yang terlibat dengan deforestasi.

Lego ada di posisi keempat di bidang mainan

Lego figure

 

LEGO adalah produsen mainan terbesar keempat di dunia.[8] LEGO adalah perusahaan pribadi milik keluarga, berkantor pusat di Billund, Denmark.[9]

Produk-produk perusahaan ini dijual di lebih dari 130 negara.[10]

Pada tahun 2010, pendapatan perusahaan ini dari penjualan produknya adalah DKK 16,0 milyar (€ 2,1 milyar).[11]

Selain produk utama LEGO, mereka juga memproduksi produk di bawah lisensi yang termasuk produk-produk bermerk dari film atau film kartun seperti Star Wars, Harry Potter, Toy Story, SpongeBob dan Indiana Jones.[12]

Kebijakan Kertas

Pada bulan Mei 2011, LEGO memberitahu Greenpeace bahwa mereka berniat menginvestigasi keprihatinan Greenpeace mengenai APP dengan para pemasok mereka secepatnya. Perusahaan ini akan 'berusaha untuk memastikan semua kemasan dan materi cetak untuk semua produk bermerk LEGO dipasok dari sumber-sumber berkelanjutan dan sebisa mungkin menggunakan kandungan daur ulang'.[13]

Bilamana materi kemasan LEGO mensyaratkan penggunaan serat baru dibanding kandungan daur ulang, LEGO hanya meminta pemasoknya untuk mendeklarasikan bahwa mereka dapat 'setidaknya mendokumentasikan bahwa kemasan yang dipasok kepada LEGO Group tidak mengandung serat kayu yang dapat dilacak kembali ke deforestasi ilegal; kayu dari spesies kayu terancam; atau praktek bisnis korup atau ilegal lainnya'.[14]

Walau LEGO telah mengakui pentingnya membeli dari sumber-sumber bersertifikasi FSC,[15] sistem yang berlaku sekarang tidak cukup kuat untuk memastikan bahwa serat yang digunakan untuk kemasan produk mereka berasal dari sumber-sumber bersertifikasi FSC.

Produk-produk yang diproduksi pihak ketiga: LEGO memiliki kode perilaku yang memberi syarat minimum 'untuk memastikan pelanggan dan subkontraktor untuk memproduksi komponen dan memberikan jasa kepada LEGO Group dengan cara yang etis'.[16] Misalnya: 'Pekerja di bawah umur tidak boleh dilibatkan atau dimanfaatkan. [...] Pekerja paksa tidak boleh dilibatkan atau dimanfaatkan.'[17] Namun di bawah 'Perlindungan Lingkungan' kode perilaku ini hanya mensyaratkan produsen untuk mematuhi 'hukum dan perundang-undangan yang terkait dengan perlindungan lingkungan'.[18]

LEGO tidak mensyaratkan pihak ketiga untuk menghindari perdagangan dengan perusahaan-perusahaan yang terlibat dengan deforestasi.

Hal-hal pelengkap

Catatan kaki

[1] Hasbro (2011): 3
[2] Hasbro (2011): 79
[3] Hasbro (2011): 79
[4] www.hasbro.com/shop/brandlist.cfm
[5] Greener Package (2010)
[6] Greener Package (2010)
[7] LEGO Group (2011b): 6
[8] LEGO Group (2011b): 6
[9] LEGO Group (2011b)
[10] LEGO Group (2011b): 20
[11] LEGO Group (2011a): 11
[12] www.lego.com/en-us/products/default.aspx
[13] Kaspersen (2011b)
[14] Kaspersen (2011b)
[15] Kaspersen (2011a)
[16] LEGO Group Code of Conduct Version 4.0
[17] LEGO Group Code of Conduct Version 4.0
[18] LEGO Group Code of Conduct Version 4.0

Bukti Forensik menemukan hubungan HASBRO dan LEGO kepada pengrusakan hutan alam Indonesia

Hasbro

2011: Kemasan bermerek Hasbro mengandung MTH (serat hutan hujan).

 

Hasil uji forensik membuktikan bahwa MTH secara reguler ditemukan dalam serangkaian kemasan dan produk kertas dalam produk bermerk Hasbro.[19] Bukti ini menguak peran Hasbro dalam penghancuran hutan hujan Indonesia.

LEGO

Hasil uji forensik dari lapisan luar dari sampul produk-produk LEGO menunjukkan penggunaan serat MTH.[21] This evidence exposes LEGO's role in the destruction of Indonesia's rainforests.

Hal-hal pelengkap

Catatan kaki

[19] Hasil Tes IPS 2010-2011. Salinan dipegang oleh Greenpeace
[20] Hasil Tes IPS 2010-2011. Salinan dipegang oleh Greenpeace
[21] Hasil Tes IPS 2010-2011. Salinan dipegang oleh Greenpeace
[22] Hasil Tes IPS 2010-2011. Salinan dipegang oleh Greenpeace

Bukti forensik: Hasbro

Produk kemasan dan produk kertas yang mengandung MTH antara lain:[20]

Nomor Sampel Negara pembelian Merk/ produk Kode Produk Perusahaan Kemasan dan Percetakan Adanya MTH dalam sampel uji Adanya akasia dalam sampel uji
31 Belanda Transformers / Robot Fighters - - ya ya
32 Netherlands My Little Pony / Pinkie Pie - - ya ya

Bukti forensik: LEGO

Bukti ini menguak peran LEGO dalam penghancuran hutan hujan Indonesia. Produk yang mengandung MTH:[22]

Nomor Sampe Negara pembelian Merk/ produk Kode Produk Perusahaan Kemasan dan Percetakan Adanya MTH dalam sampel uji Adanya akasia dalam sampel uji
34 Germany Star Wars game set - Hung Hing ya ya

Investigasi Greenpeace menemukan kaitan Hasbro dan LEGO dengan APP

Hasbro

Hasbro memiliki kaitan rantai pasokan dengan APP.

Sertifikasi membuktikan bahwa APP adalah pemasok Hasbro

Seperti Mattel, Hasbro mensyaratkan sertifikasi untuk semua materi, termasuk produk kertas untuk membuktikan bahwa mereka memenuhi standar dalam hal tidak menggunakan atau pembatasan serangkaian bahan kimia berbahaya.[23]

Kilang APP utama untuk papan kertas kemasan di Indonesia - PT Indah Kiat Pulp & Paper Serang (IKPP), berlokasi di Jawa - telah menerima sertifikasi untuk beberapa merk permainan papan.[24] yang mereka produksi dan perdagangkan di Indonesia dan ke Cina. Kilang ini dipasok oleh kilang pulp APP di Sumatra;[25] yang menggunakan MTH dari hutan hujan Indonesia.

Di Cina, kilang APP Ningbo telah menerima sertifikasi Hasbro untuk produksi papan kertas.[26]

Rantai pasokan Hasbro[27]

2011: Kemasan bermerek Lego mengandung MTH (serat hutan hujan).

 

Hasbro telah men-outsource banyak produksinya ke pabrik-pabrik di Cina termasuk permainan papan seperti Monopoly, Trivial Pursuit, The Game of Life, Twister dan Scrabble dan mainan termasuk Transformers dan My Little Pony.

Hasil uji forensik awal dari serangkaian kemasan produk bermerk Hasbro yang dibuat di Cina menunjukkan pemakaian MTH.[28]

Label pada permainan papan bermerk Hasbro yang dibeli di Cina mengidentifikasi QP Printing dan Top Mix Industries sebagai produsennya. QP Printing juga mengekspor permainan papan bermerk Hasbro termasuk Monopoly dan Scrabble.[29] Website The Top Mix Industries mempromosikan perusahaan ini sebagai 'produsen yang ditunjuk untuk membuat permainan terkenal 'Monopoly'.[30] Produsen lainnya telah diidentifikasi pula.

Investigasi awal Greenpeace telah mendapatkan bukti terdokumentasi akan kaitan dagang antara produsen produk bermerk Hasbro dan APP di Cina dan Indonesia. Tanpa adanya pengaman khusus, produk-produk kertas terutama dari Cina dan Indonesia berisiko tinggi dikaitkan dengan APP dan pendorong hancurnya hutan hujan Indonesia.

LEGO[31]

LEGO memiliki kaitan rantai pasokan dengan APP.

LEGO mempunyai kesepakatan lisensi eksklusif dari Lucasfilm Ltd. yang memberikan hak perusahaan ini untuk memproduksi dan memasarkan serangkaian mainan LEGO yang berdasarkan tema dari film Star Wars trilogi yang pertama dan tiga film berikutnya.[32] Beberapa edisi spesial produk Star Wars diterbitkan oleh Dorling Kindersley (bagian dari Penguin Group) dan dicetak di Cina oleh percetakan-percetakan yang berkaitan dengan APP.

Salah satu percetakan produk ini (Leo Paper)[33] dua kali memenangkan 'Sinar Mas Print Awards' pada tahun 2009 - sebuah kompetisi yang terbuka hanya untuk para konsumen APP; percetakan lain (Hung Hing Printing) [34] dimiliki oleh grup perusahaan yang sama dengan Sun Hing Paper.[35] Menurut data perdagangan rahasia 2010, Sun Hing Paper adalah termasuk tiga importir terbesar Cina akan kertas APP Indonesia. Hasil uji forensik dari satu produk edisi spesial Star Wars diproduksi oleh Hung Hing terbukti mengandung MTH.

Hanya puncak gunung es?

Kaitan-kaitan dengan APP dan bukti bahwa serat hutan hujan dalam rantai pasokan LEGO dan Hasbro sangat mungkin hanya merupakan puncak gunung es bagi perusahaan ini dan produsen mainan lainnya.

Makin banyak produsen di sektor mainan yang memusatkan produksi mereka di Cina. Misalnya, kemasan untuk produk-produk LEGO baru-baru ini semakin banyak yang diproduksi di Cina; dahulu, hampir semua diproduksi di Denmark atau negara Eropa lainnya.

Tanpa adanya pengaman khusus, produk kertas dari Cina atau Indonesia berisiko tinggi dikaitkan dengan APP, dan dengan pengrusakan hutan hujan Indonesia.

Hal-hal pelengkap

Catatan kaki

[23] Hasbro (2005)
[24] Indah Kiat Pulp & Paper (Sinar Mas) Pabrik Serang, online, product certificates
[25] eg APP (2007): 34
[26] Ningbo Zhonghua Paper Co. Ltd., online
[27] Investigasi Greenpeace 2010-2011
[28] Hasil tes IPS 2010-2011. Salinan dipegang oleh Greenpeace.
[29] Data bea cukai AS (2010)
[30] Top Mix Industries website
[31] Investigasi Greenpeace 2010-2011
[32] LEGO Group (2011b)
[33] Disebutkan pada produk.
[34] Disebutkan pada produk.
[35] See Hung Hing website

Tautan terkait

Kategori
Tag