Skip navigation.
A Greenpeace volunteer on top of a wind turbine in Ilocos Norte, 
around 500 kilometers north of Manila. The 25 megawatt wind farm owned 
and operated by Danish firm Northwind, is the first of its kind in 
Southeast Asia. According to Greenpeace and the Global Wind Energy 
Council, the Philippines is poised to become the leading wind power 
producer in Southeast Asia with potential of up 70,000 MW of clean 
renewable energy from wind. The value of the global market for wind 
turbines is predicted to expand from the current 8 billion euros to an 
80 billion euro market by 2020.

Greenpeace Volunteer berada di atas turbin angin.

Besarkan Gambar

Solusi perubahan iklim adalah revolusi energi bersih. Ini akan memuluskan jalan untuk energi yang lebih bersih dan lingkungan aman untuk semua.

Dunia yang menggunakan sumber energi terbarukan akan lebih berwarna daripada dunia yang kita tinggali saat ini. Pastinya polusi akan lebih sedikit begitu juga dengan  ancaman kecelakaan atau bencana besar. kita dapat berharap bahwa sumber energi yang stabil akan membantu mendorong terciptanya masyarakat yang stabil dan hidup yang lebih bahagia untuk kita semua. Jadilah bagian dari revolusi. Energi Bersih SEKARANG JUGA!

Perubahan iklim akan mengakibatkan tekanan yang signifikan dan tantangan besar bagi kawasan Asia. Asia merupakan tempat hidup lebih dari 60% populasi dunia. Oleh karena itu sumber daya alam sudah berada dalam tekanan dan daya tahan banyak negara Asia terhadap perubahan iklim buruk. Kehidupan sosial-ekonomi beberapa negara bergantung pada sumber daya alam seperti air, hutan, padang rumput dan perikanan.
Satu-satunya cara kita untuk menghentikan dampak buruk perubahan iklim di Asia adalah dengan menghemat energi dan memastikan energi yang kita butuhkan datang dari sumber yang bersih dan terbarukan.
  .
Energi terbarukan berpotensi dapat memenuhi kebutuhan energi kita. Saat ini kita mendapatkan kurang dari 1% energi listrik dari AnginPanas Bumi (Geothermal)air dan matahari.