The Detox Catwalk 2016

Siapa yang melaksanakan janji bebas toksik?

Ketahui Lebih Lanjut

Ini adalah edisi ketiga dari Detox Catwalk, penilaian bagi langkah-langkah yang diambil oleh merek-merek fashion untuk memenuhi komitmen mereka. Fokus pada tahun ini adalah implementasi, merek dievaluasi berdasarkan rencana Detox pada tahun 2020 untuk menghapuskan bahan-bahan kimia berbahaya. Penilaian mundur juga dilakukan untuk menilai apakah mereka memiliki sarana yang dibutuhkan agar bisa memenuhi tenggat waktu hingga 2020.

Selama puluhan tahun, perusahaan industri telah memilih untuk menggunakan lingkungan, khususnya sungai-sungai sebagai tempat pembuangan bahan kimia berbahaya, kegiatan tersebut terus berlangsung tanpa bisa dicegah oleh peraturan pemerintah yang tidak efektif. Masyarakat lokal yang tinggal di dekat fasilitas manufaktur telah merasakan pencemaran air sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Peraturan tidak berhasil mencegah pelepasan bahan kimia beracun ke lingkungan, terutama di belahan bumi selatan, karena bagi bahan-bahan kimia berbahaya dan persisten, tak ada batas aman.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Greenpeace meluncurkan kampanye “Detox My Fashion” pada Juli 2011. Greenpeace meminta industri tekstil agar segera mengambil tanggung jawab atas kontribusi mereka terhadap polusi beracun. Industri tekstil, termasuk merek-merek terkenal, memang sudah jamak menggunakan bahan kimia berbahaya.

Bahan kimia berbahaya biasa digunakan dalam produksi industri pakaian oleh banyak merek terkenal.

Kampanye ini telah mendapatkan komitmen Detox global dari 76 merek internasional, toko-toko ritel, dan pemasok, serta telah memiliki dampak politik, termasuk memicu perubahan kebijakan di Eropa dan Asia. Merek-merek fashion khususnya, dapat memainkan peran penting dalam mengubah sektor industri tekstil karena pengaruh mereka terhadap para pemasok dan tren. Hal tersebut telah terjadi di Italia, dimulai dari sebuah kolaborasi di kawasan Prato yang kini meliputi 42 perusahaan yang bekerja sama untuk Detox.

Meski demikian kita masih harus bekerja untuk mendetoksifikasi industri tekstil, serta kecanduan kita terhadap fast fashion yang meningkatkan laju pembuatan, pembelian, penggunaan, dan pembuangan pakaian yang memperkuat dampak buruk fashion bagi lingkungan dan manusia. Pada masa yang akan datang, Greenpeace akan mendorong perubahan yang lebih besar untuk “memperlambat dan menutup putaran ini”.

---- Rencana Detox 2020 – sebuah sistem untuk menghapuskan bahan kimia berbahaya, dengan cara yang bersifat proaktif dan berprinsip kehati-hatia.

---- Menghapuskan PFC – mengganti bahan kimia PFC yang berbahaya dengan alternative yang lebih aman.

---- Transparansi – mengungkap informasi tentang pemasok dan bahan kimia berbahaya yang mereka buang.


Detox Catwalk 2016 menemukan bahwa beberapa perusahaan telah berada dalam posisi terdepan dan dalam koridor untuk memenuhi komitmen mereka – perusahaan-perusahaan ini termasuk dalam golongan AVANT-GARDE. Meski demikian, mayoritas dari merek fashion terkemuka, yaitu sebanyak 12 merek, masih berada dalam golongan EVOLUTION MODE. Mereka harus meningkatkan kinerja guna memenuhi setidaknya dua dari tiga kriteria penilaian utama. Terakhir adalah empat merek dalam golongan FAUX PAS lantaran enggan mengemban tanggung jawab individu atas polusi bahan kimia berbahaya yang mereka hasilkan, serta belum menerapkan langkah-langkah mendesak yang diperlukan untuk mencapai tujuan menghilangkan bahan kimia berbahaya pada 2020.

Avant-GARDE

Perusahaan-perusahaan dengan komitmen detox terdepan di bidangnya. Mereka memimpin industri menuju masa depan bebas toksik dengan agenda yang terukur, tindakan nyata, dan implementasi di lapangan.

EVOLUTION MODE

Perusahaan-perusahaan ini telah berkomitmen untuk detox dan telah membuat kemajuan dalam pelaksanaan rencana-rencana mereka, meski demikian mereka perlu bertindak lebih cepat untuk mencapai tujuan Detox 2020.

Faux Pas

Perusahaan-perusahaan yang pada awalnya telah membuat komitmen detox namun tengah bergerak ke arah yang salah. Mereka gagal mengambil tanggung jawab individu atas polusi kimia berbahaya yang berasal dari para pemasoknya.

Toxic Addicts

Masih banyak pecandu toksik yang enggan berkomitmen, dan gagal mengambil tanggung jawab individual atas jejak racun mereka sendiri. Mereka enggan membuat komitmen detox yang kredibel. Hal tersebut terlepas dari kenyataan bahwa beberapa produk telah teridentifikasi sebagai sumber polusi dalam investigasi yang dilakukan Greenpeace sejak Oktober 2013. Sangat disayangkan bahwa Armani, Bestseller, Diesel, D&G, GAP, Hermes, LVMH Group/Christian Dior Couture, Metersbonwe, PVH, VAncl, dan Versace masih menolak untuk mengatasi masalah dengan tingkat keseriusan tertentu, sementara sektor industri tekstil tengah bergerak menuju detox.


Inditex - AVANT-GARDE
Inditex, perusahaan di balik merek fashion Zara, telah mengubah pola pengelolaan bahan kimia berbahaya dan meraih status AVANT-GARDE lantaran telah memenuhi keseluruhan dari tiga kriteria yang ada.

Mereka memberi teladan untuk pendekatan transparansi dengan cara memastikan bahwa pemasok mempublikasi data pembuangan bahan kimia berbahaya dalam air limbah; telah menerbitkan daftar pemasok untuk proses basah (wet process); menyelidiki keberadaan bahan kimia dalam rantai pasokan, termasuk menganalisa pola yang terjadi di seluruh wilayah; juga memiliki program dasar untuk menentukan sumber dari bahan kimia berbahaya jika berlaku.


Inditex memiliki rencana Detox 2020 yang komprehensif dan terjelaskan dengan baik, serta mencakup “pendekatan pabrik bersih” guna menghapus dan menghentikan penggunaan daftar panjang kelompok bahan kimia berbahaya nya, termasuk pemantauan rutin terhadap air limbah sebelum pengolahan.

Inditex menggunakan pengaruhnya kepada rantai pasokan proses basah, serta berinteraksi dengan pemasok bahan kimia, memberikan peringkat bagi pabrik-pabrik dan produk kimia berdasar kinerjanya. Hal tersebut diungkapkan dalam komitmennya untuk menghapuskan penggunaan bahan kimia PFC berdasarkan agenda yang telah didokumentasikan dalam sebuah studi kasus. Inditex masih perlu menggunakan kriteria berbasis bahaya yang lebih luas untuk menilai kesesuaian alternatif pada PFC, misalnya, serta memastikan metodologi penyaringan untuk memilih bahan kimia berbahaya baru untuk dihapuskan penggunaannya sejalan dengan praktik terbaik untuk menutup semua titik akhir bahaya.

Tweet ke
@Inditex

divider

Benetton - AVANT-GARDE
Benetton mengambil langkah maju dengan mencapai status AVANT-GARDE untuk kinerjanya menghapuskan PFC dan memenuhi seluruh komitmen transparansi.

Bersamaan dengan komitmen untuk menghapuskan PFC, Benetton juga telah menerbitkan hasil penyelidikan terhadap produk dan proses rantai pasokan, serta memastikan pengujian bahan alternatif terhadap kriteria berbahaya. Benetton terus membuat kemajuan yang baik untuk tujuan transparansi jangka panjangnya dan memberikan informasi terkait pemantauan pembuangan air limbah, serta penerbitan rincian lengkap dari pemasok yang diuji.

Benetton telah mengembangkan rencana Detox 2020 yang positif untuk menegakkan larangan bahan kimia berbahaya melalui pendekatan ‘pabrik bersih’, yang berlaku bagi seluruh pabrik pemasok – bukan hanya untuk barang produksi Benetton. Untuk menjadi lebih tepat dan teliti, Benetton perlu menerapkan metode penyaringan berbasis bahaya untuk bahan kimia berbahaya dan memastikan pembaruan berkala.

Tweet ke
@Benetton

divider

H&M - AVANT-GARDE
H&M menunjukan contoh baik dan mencapai status AVANT-GARDE melalui pendekatan yang jelas lagi komprehensif untuk detoksifikasi rantai pasokan pabrikan mereka.

Mereka memiliki pembaruan berkala atas rencana Detox 2020 yang bahkan mencakup lebih dari 11 kelompok awal bahan kimia berbahaya, berdasarkan pada metode penyaringan bahan berbahaya yang transparan dan menggunakan batas deteksi terendah. Program-program mereka diterapkan berdasakan pendekatan Pabrik Bersih untuk mendesak pencapaian target, dengan memastikan bahwa pemasok menerapkan metode detox di seluruh pabrik mereka, tidak hanya untuk produk-produk H&M saja.

H&M adalah merek pertama yang menghapuskan dari produk-produk mereka, tetapi masih perlu memenuhi komitmen untuk mempublikasi studi kasus yang mendokumentasikan hal tersebut, guna membantu percepatan penghapusan PFC oleh merek-merek lain melalui regulasi.

H&M terus-menerus menunjukan transparansi dan kebutuhan untuk memperbaharui komitmennya dengan tujuan meningkatkan persentase laporan data detox pemasok dengan cara online, yaitu 80% pemasok global proses basah, dengan prioritas di Cina.

Tweet ke
@H&M

divider

C&A - EVOLUTION MODE
C&A masih berada dalam EVOLUTION MODE, meski demikian kinerja mereka untuk transparansi patut dicontoh.

Meski telah meningkatkan rencana Detox 2020 melalui penetapan standar pengujian air limbah, dan mengacu pada pendekatan ‘pabrik bersih”, sayangnya C&A masih mengandalkan metodologi penyaringan yang tidak memadai dibelakang ZDHC’s MRSL yang berakibat pada kelemahan mendasar.

C&A berhasilmenghapuskan PFC dari produk-produknya pada Januari 2015, dan menyediakan informasi kepada para pemasok terkait bahan alternatif bebas PFC yang dapat digunakan; meski demikian masih diperlukan publikasi studi kasus mengenai penggantian PFC.

Mereka telah melakukan langkah transparansi terbaik untuk menyediakan pembaruan terperinci mengenai pelaporan data dari para pemasoknya melalui online, yang dibagi berdasarkan wilayah, dan mencakup target-target pada masa mendatang, juga laporan pengujian air limbah dan daftar pemasok utama dengan komitmen memasukkan proses basah pada 2017. C&A perlu mempertahankan momentum transparansi ini dan terus mendorong perbaikan pada penghapusan bahan kimia berbahaya dalam rantai pasokan.

Tweet to
@C&A

divider

Fast Retailing - EVOLUTION MODE
Fast Retailing, perusahaan di belakang merek fashion Uniqlo, masih berada di dalam mode EVOLUTION MODE, hanya satu langkah menuju “Avant-Garde”.

Fast Retailing mengambil tanggung jawab individu atas rencana Detox 2020, serta memiliki MRSL dengan banyak unsur progresif di dalamnya, termasuk metodologi penyaringan berdasarkan bahaya dan pengakuan atas “tidak ada batas aman” bagi bahan kimia berbahaya; mereka perlu mengadopsi pendekatan “pabrik bersih” yang akan diterapkan di seluruh pabrik permasok mereka, tidak hanya untuk lini produksi milik sendiri, serta menyajikan tanggal-tanggal bagi target-target eliminasi bahan kimia berbahaya, termasuk fase penghentian penggunaan yang lebih jelas.

Fast retailing telah mengakui bahwa mereka tidak akan memenuhi target untuk menghilangkan PFC pada Juli tahun ini; mereka melaporkan bahwa 98% dari produknya telah terbebas dari PFC dan masih membutuhkan satu tahun lagi untuk mencapai 100%.

Meski telah mempublikasikan studi kasus, mereka masih perlu menyediakan informasi bagi pelanggan-pelanggannya mengenai produk mana saja yang masih mengandung PFC dan yang terbebas dari PFC. Mengenai transparansi, Fast Retailing perlu memastikan ketersediaan publikasi data dari para pemasok secara berkala. Mereka juga harus mempublikasikan daftar pemasok, termasuk, setidaknya, para pemasok dengan proses basah.

Tweet ke
@UNIQLO

divider

G Star - EVOLUTION MODE
G-Star masih berada dalam EVOLUTION MODE, dan membuat kemajuan yang mantap.

Hal terbaik yang mereka lakukan ada pada PFC dan transparansi, namun rencana Detox 2020 terhambat lantaran penggunaan ZDHC MRSL, meski demikian G-Star telah berjalan lebih jauh dengan rencana-rencananya, dan mengisi beberapa kesenjangan penting yang memungkinkan implementasi yang lebih baik bagi penghapusan bahan kimia berbahaya. G-Star perlu menciptakan MRSL mereka sendiri yang proaktif menggunakan metode penyaringan berdasarkan bahaya dan menerapkan pendekatan “pabrik bersih” yang akan diterapkan di seluruh pabrik pemasok mereka, tidak hanya untuk lini produksi milik sendiri.

Target eliminasi penggunaan PFC telah tercapai pada 2015, meski demikian mereka masih perlu memasukan penilaian bahaya atas bahan alternatif yang digunakan. Untuk transparansi, mereka berencana memastikan publikasi data Detox terbaru dari para pemasok menjelang akhir 2016. Mereka harus memastikan ketersediaan dan kebaruan data, termasuk laporan analisa pembuangan pada saat itu, juga mempublikasikan rincian para pemasok lapis kedua, termasuk proses basah.

Tweet ke
@GStarRAW

divider

Mango - EVOLUTION MODE
Mango tetap berada di EVOLUTION MODE – baru saja kehilangan status Avant-Garde.

Rencana Detox 2020 Mango mencakup MRSL individual, yang diperbaharui secara berkala dan penerapan fakta bahwa “tak ada batas aman” bagi bahan kimia berbahaya. Mereka juga telah memiliki pendekatan “pabrik bersih” yang berlaku bagi seluruh pabrik para pemasok, tidak hanya diperuntukan kepada lini produksi mereka sendiri. . Mereka perlu menjelaskan lebih terperinci mengenai metodologi penyaringan dalam pemilihan bahan kimia berbahaya tambahan, serta mengisi beberapa kesenjangan dalam bahan kimia baru terpilih. Mango adalah salah satu perusahaan pertama yang menghilangkan penggunaan PFC, sejalan dengan komitmennya; tidak ada produk yang mengandung PFC. Mereka juga telah berkomitmen untuk menerbitkan sebuah studi kasus yang mendokumentasikan proses tersebut.

Terkait transparansi, Mango gagal memenuhi tenggat waktu awal untuk mempublikasi data mengenai pembuangan bahan kimia berbahaya pada database online mereka | Mango tetap berada di EVOLUTION MODE – baru saja kehilangan status Avant-Garde.

Tweet ke
@Mango

divider

Miroglio - EVOLUTION MODE
Meski telah membuat kemajuan yang baik, Miroglio masih diklasifikasikan dalam EVOLUTION MODE.

Mereka telah memiliki daftar lengkap bahan kimia, tetapi perlu mengambil pendekatan yang lebih ketat untuk rencana Detox 2020, khususnya memastikan komunikasi dengan para pemasok terkait bahan kimia berbahaya yang perlu dieliminasi, termasuk juga pendekatan “pabrik bersih” untuk memastikan para pemasok menerapkan Detox di seluruh pabriknya, tidak hanya untuk produk merek tertentu saja.

Miroglio mengaku telah menghilangkan PFC dalam produk-produknya, sejalan dengan komitmen mereka, namun belum ada kejelasan apakah hal tersebut juga terpenuhi pada level rantai pasokan manufaktur.
Mereka perlu membagikan hasil pengujian air limbah terkait kadar PFC untuk memperjelas persoalan apa saja yang masih harus dibenahi. Terkait transparansi, Miroglio melaporkan bahwa 80% dari rantai pasokan telah memberitahukan data Detox mereka, tetapi masih diperlukan transparansi terkait jumlah fasilitas-fasilitas yang mempublikasi data Detox secara berkala dan terus-menerus, terutama di Cina. Mereka juga perlu mempublikasi daftar para pemasok, termasuk fasilitas-fasilitas proses basah.

Tweet ke
@MiroglioGroup

divider

Valentino - EVOLUTION MODE
Valentino telah transparan dalam pelaporannya, dan membuat kemajuan yang baik, namun masih berada dalam EVOLUTION MODE karena belum memenuhi beberapa elemen kunci.

Sebagian dari hal tersebut lantaran komunikasi yang tidak lengkap dalam prioritas kepada para pemasok dalam rencana Detox 2020 - walaupun telah melarang penggunaan semua jenis PFC, namun beberapa contoh penting (seperti fluorinated telomers) tidak dimasukan dalam daftar untuk manufaktur, meski telah dilarang dalam produk akhir. Valentino telah menghapus seluruh penggunaan PFC. Mereka juga melaporkan dengan terbuka bahwa sebagian PFC masih menjadi masalah dan menyajikan informasi lengkap mengenai penyelidikan, hal ini patut dicontoh. Greenpeace menyadari upaya transparansi ini, sebagaimana yang juga dialami oleh merek-merek lain, mengalami masalah yang sama dalam hal penegakan.

Meski demikian, pendekatan “pabrik bersih” yang lebih menyeluruh dapat membantu Valentino untuk mengamankan larangan penggunaan PFC, dengan memastikan bahwa para pemasok mengaplikasi Detox ke seluruh pabriknya, tak hanya untuk merek produk tertentu saja. Guna meningkatkan transparansi mereka perlu memastikan pembaruan data Detox dari pemasok secara terus-menerus, dengan peningkatan persentase pelapor, mereka juga harus mempublikasi daftar para pemasok, termasuk fasilitas-fasilitas pengolahan basah.

Tweet ke
@Valentino

divider

Adidas - EVOLUTION MODE
Secara keseluruhan adidas masih berada dalam EVOLUTION MODE – tertahan oleh penggunaan daftar bahan kimia ZDHC dan perlu mengambil pendekatan individu yang lebih ambisius untuk membuat kemajuan yang lebih cepat.

Rencana Detox 2020 Adidas memiliki beberapa unsur positif, seperti referensi untuk pendekatan “pabrik bersih”, pengelolaan bahan kimia yang proaktif dan sarana pelibatan para pemasok, tetapi hal tersebut digerogoti oleh dasar yang bercelah dari ZDHC MRSL. adidas akan mengalami kemajuan yang lebih pesat jika mengembangkan MRSL individual milik mereka sendiri untuk dikembangkan dalam pendekatan “pabrik bersih”. adidas berada dalam koridor yang tepat untuk memenuhi tujuan penghapusan PFC pada 2017, tetapi harus mempercepat fase lengkap penghapusan penggunaan bahan kimia berbahaya tersebut mengingat kencangnya laju inovasi pada bahan alternatif. Mereka juga harus menyajikan informasi pelanggan mengenai PFC dan produk-produk bebas PFC.

adidas menunjukan kinerja terbaik dalam transparansi, mereka meyakinkan bahwa 50% dari para pemasok proses basah globalnya telah mengungkapkan data Detox pada platform IPE, dan ditargetkan meningkat menjadi 80% per September 2016; mereka harus mempertahankan momentum ini serta mempublikasikan laporan-laporan yang menganalisa pola buangan dan mengidentifikasi akar penyebab kontaminasi.

Tweet ke
@adidas

divider

Burberry - EVOLUTION MODE
Burberry berada dalam EVOLUTION MODE, tidak mampu untuk bergerak melampaui kategori ini lantaran terikat dengan daftar bahan kimia ZDHC untuk mengimplementasikan rencana Detox 2020.

Mereka baru saja mencapai target untuk menghilangkan seluruh PFC dan perlu mempublikasi studi kasus yang mendokumentasikan proses tersebut, serta menunjukan penilaian yang transparan terhadap bahaya bahan alternative. Dalam hal transparansi, mereka melaporkan bahwa lebih dari 80% dari para pemasok proses basah global telah mempublikasikan data terkait bahan kimia berbahaya dan mendokumentasikan pengujian pada tingkat fasilitas pada situsnya masing-masing. Saat ini mereka hanya perlu memastikan para pemasok terus melaporkan data Detox mereka, menyajikan daftar terperinci dan mempublikasi daftar daftar para pemasok, yang juga perlu menyertakan para pemasok pengolahan basah utama.

Burberry menggambarkan pendekatan “pabrik bersih” dalam rencana Detox 2020, hal tersebut perlu dikomunikasikan kepada rantai pasokan dan diimplementasikan dalam MRSL dengan menambahkan pada batas air limbah. Meski Burberry telah menambahkan seluruh PFC, penggunaan MRSL ZDHC telah menjadi kelemahan mendasar yang menyulitkan pencapaian komitmen Detox.

Tweet ke
@Burberry

divider

Levis - EVOLUTION MODE
LS & Co telah mengambil beberapa langkah positif, tetapi tidak cukup untuk keluar dari EVOLUTION MODE karena belum sepenuhnya mengimplementasi Komitmen Detox melalui program pengelolaan bahan kimia milik mereka sendiri.

LS & Co belum memperbarui atau mengembangkan MRSL mereka dan memasukan larangan untuk SEMUA PFC dalam rencana Detox 2020 untuk dikomunikasikan dengan efektif kepada para pemasok, hanya mengandalkan ZDHC MRSL yang bercela. Mereka mengembangkan metode penyaringan bahaya untuk memilih bahan kimia untuk tindakan di masa depan, yang seharusnya lebih transparan.

Kemajuan mereka untuk menghapus PFC pada 2016 sejalan dengan komitmen menjadi lebih positif dan mereka juga telah mempublikasi sebuah studi kasus yang mengikutsertakan penilaian bahaya bagi bahan subtitusi yang digunakan, meski demikian mereka harus didorong untuk terus meneliti bahan pengganti PFC karena penilaian menunjukan alternatif pilihan yang ada belumlah ideal.

Mereka juga menunjukan kinerja baik dalam transparansi dengan meyakinkan bahwa mayoritas dari para pemasok pengelolaan basah melaporkan data buangan bahan kimia berbahaya dan mempublikasi analisa pola. Namun begitu, LS & Co harus kembali fokus kepada para pemasok di Cina karena tidak ada data Detox yang diungkap selama dua tahun terakhir.

Tweet ke
@Levis

divider

Primark - EVOLUTION MODE
Primark masih terjebak dalam EVOLUTION MODE meski telah menunjukan kinerja baik dalam PFC dan transparansi. Mereka gagal untuk mengambil tanggung jawab individu sebagai sarana utama yang dibutuhkan dalam rencana Detox 2020, dan malah mengandalkan hanya kepada metodologi ZDHC yang penuh celah.

Primarks bergantung pada ZDHC, artinya mereka tidak memilih target baru bagi bahan kimia yang akan dihilangkan, atau memastikan bahwa penilaian bagi penghapusan adalah sedekat mungkin menuju titik ‘nol’ – menyadari bahwa tidak ada ‘batas aman’ bagi bahan kimia yang berbahaya dan persisten. Mereka menunjukan kinerja terbaik dan memenuhi tenggat waktu dalam penghapusan PFC berbahaya, serta mendokumentasikannya dalam studi kasus.

Guna memastikan kontaminasi tidak tersisa dalam rantai pasokan, Primark perlu mengadopsi pendekatan “pabrik bersih” yang diaplikasikan di seluruh pabrik para pemasoknya – tidak hanya terbatas pada produksi Primark sendiri.

Dalam hal transparansi, Primark telah meyakinkan pelaporan para pemasok mengenai buangan bahan kimia berbahaya, meski demikian laporan ini harus dirinci berdasarkan wilayah, selain itu akar penyebab kontaminasi bahan kimia juga perlu diidentifikasi.

Primark telah menunjukan bahwa mereka lebih dari mampu dalam bekerja sama dengan para pemasok dan memberikan hasil; sekarang adalah saatnya bagi mereka untuk lebih proaktif dalam merancang sistemnya sendiri agar rencana Detox 2020 dapat tercapai.

Tweet ke
@Primark

divider

Puma - EVOLUTION MODE
Puma berada di EVOLUTION MODE terutama karena ketergantungannya pada metode ZDHC, meskipun mereka telah memiliki kinerja yang sangat baik di kategori-kategori lain.

THal tersebut berarti bahwa rencana Detox 2020 Puma tidak berbasis bahaya, tidak transparan, dan kekurangan pengujian batas deteksi air limbah, dan beberapa kelompok bahan kimia kunci. Meski demikian, rencana Puma memiliki beberapa unsur positif seperti keterlibatannya dengan pemasok. Puma perlu mengatur MRSL individu milik mereka sendiri yang akan mengimplementasi pendekatan “pabrik bersih” yang akan diaplikasikan di seluruh pabrik milik para pemasok, tidak hanya untuk lini produksi Puma saja.

Puma menunjukan kinerja terbaik dalam transparansi melalui publikasi daftar pemasok teladan serta rincian mengenai laporan para pemasok terkait buangan air limbah pada situsnya, dengan tautan menuju data online.

PPuma masih bekerja untuk mensubtitusi PFC yang tersisa pada produk-produknya untuk memenuhi komitmen eliminasi per 2017; pakaian bebas PFC akan diluncurkan pada koleksi Musim Semi/ Dingin. Mereka masih perlu mempublikasi studi kasus mengenai penggantian PFC rantai panjang dengan bahan alternatif bebas PFC dan memastikan pengujian transparan mengenai bahayanya.

Tweet ke
@Puma

divider

M&S - EVOLUTION MODE
Dengan kinerja sebatas rata-rata di semua kategori, M&S dengan tegas terjebak dalam EVOLUTION MODE.

Kinerjanya adalah yang terburuk dalam rencana Detox 2020, meski beberapa unsur positif seperti pendekatan “pabrik bersih”, pengungkapan wajib daftar bahan kimia, dan bekerja bersama pemasok dalam implementasi, upaya M&S terganjal penggunaan ZDHC MRSL dan celah fundamental mereka. Meski demikian M&S setidaknya mengakui bahwa menggunakan batas deteksi terbaik yang ada amatlah penting, mendukung fakta bahwa tiada batas aman bagi bahan kimia berbahaya. Mereka menunjukan kinerja terbaik dalam transparansi dengan memastikan pengungkapan hingga 39% data dari total fasilitas proses basah mereka, mempublikasikan sebuah daftar online interaktif para pemasok, dan memantau bahan kimia berbahaya pada berbagai tahap proses manufaktur, meski demikian analisa tren harus segera dilakukan. M&S masih berada dalam target untuk mencapai tujuan menghapus penggunaan PFC dari produk-produknya pada July 2016, meski demikian M&S tidak secara langsung memberi tanda pada stok produknya yang akan dijual yang dibuat dengan PFC.

M&S harus mengambil lebih banyak tanggung jawab individual untuk program Detox mereka dengan mengembangkan daftar bahan berbahaya miliknya sendiri, dan sepenuhnya menerapkan persyaratan untuk “tidak ada batas aman” bagi bahan kimia berbahaya. Sebuah komitmen untuk mempublikasikan proses studi kasus penghapusan PFC juga dibutuhkan; hal ini dapat menunjukan bagaimana bahan alternatif menjalani metode pemeriksaan bahaya dan membahas fungsi pengganti. Mereka juga harus mengembangkan daftar para pemasok, setidaknya untuk menyertakan proses basah.

Tweeet ke
@MarksAndSpencer

divider

Esprit - FAUX PAS
Esprit berada dalam kategori FAUX PAS terutama karena telah mundur dari komitmen mereka untuk mempublikasikan data bahan kimia berbahaya yang dibuang di air limbah.

Mereka tak lagi memastikan apakah para pemasok mempublikasi data Detox sebagai bagian dari komitmen transparansi, dan malah berfokus pada input kimia. Meski juga diperlukan, dengan memutuskan untuk tidak lagi memprioritaskan pengujian air limbah, mereka kehilangan jaring pengaman penting untuk memeriksa seluruh sumber bahan kimia berbahaya di fasilitas, dengan demikian diperlukan penelusuran kembali untuk menemukan sumber yang sebenarnya. Hal tersebut juga melalaikan tanggung jawab mereka kepada masyarakat dan para pelanggan untuk mengungkapkan dengan transparan mengenai pembuangan bahan kimia berbahaya.

Rencana Detox 2020 Esprit untuk mengimplementasi Komitmen Detox sangat bergantung pada ZDHC MRSL yang memiliki kesalahan fundamental. Mereka seharusnya mengambil tanggung jawab individual dengan cara menciptakan MRSL-nya sendiri dan mengimplementasikan pendekatan “pabrik bersih”, termasuk pengujian air limbah sebagai sarana penting yang akan diaplikasikan di seluruh pabrik milik para pemasok – bukan hanya pada produksinya sendiri. Satu-satunya hal positif yang dilakukan Esprit adalah menghilangkan PFC pada 2014, meski demikian hal ini masih perlu didokumentasikan dalam studi kasus.

Tweet ke
Esprit

divider

Limited Brands - FAUX PAS
Limited Brands – nama di belakang merek lingerie Victoria’s Secret – jatuh ke dalam kategori FAUX PAS.

Mereka telah gagal menyediakan konfirmasi positif bahwa PFC telah dihilangkan, sejalan dengan komitmen mereka untuk tidak lagi menggunakan bahan tersebut dalam pabrikan mereka pada Juli 2015. Limited Brands juga sangat bergantung pada daftar bahan kimia ZDHC, yang memiliki kesalahan, dalam mengimplementasi rencana Detox 2020, sebagai hasilnya mereka gagal untuk menyesuaikan dengan Komitmen Detox 2020. Upaya terbaik mereka pada transparansi, yaitu dengan cara memastikan bahwa para pemasok telah mempublikasikan laporan mengenai buangan bahan kimia berbahaya dan menyediakan laporan analisa pembuangan, meski demikian diperlukan adanya pengujian air limbah yang lebih ketat SEBELUM diberi perlakuan.

Ini adalah saatnya bagi Limited Brands untuk mengambil tanggung jawab individual untuk Detoksifikasi rantai pasokan serta melihat lebih jauh terhadap produk-produknya sendiri melalui adopsi pendekatan “pabrik bersih”, yang mengharuskan pemasok untuk menerapkan Detox di seluruh pabrik mereka, tidak hanya untuk merek tertentu saja.

Tweet ke
@VictoriasSecret

divider

LiNing - FAUX PAS
LiNing terjebak dalam kategori FAUX PAS lantaran gagal memperbaiki pendekatan untuk mengatasi bahan kimia berbahaya dalam rantai pasokan, walaupun telah melakukan beberapa upaya transparansi.

Alih-alih mengambil tanggung jawab individu, LiNing justru mengacu pada sistem bercelah yang dibuat oleh ZDHC untuk melaksanakan rencana Detox 2020. Banyaknya kesenjangan dan kesalahan tafsir mengenai metodologi penyaringan bahan berbahaya untuk menambahkan bahan kimia berbahaya. LiNing juga enggan berkomitmen untuk menghilangkan seluruh PFC - mereka hanya akan menghilangkan dari 95% produk tenun – dan tidak menyediakan pembaruan data mengenai kemajuan. Meski demikian, kinerjanya dalam transparansi mengalami perbaikan – mereka melaporkan pemenuhan target untuk mengungkapkan data dari 80% pemasok pada platform online global.

LiNing perlu membuat komitmen baru untuk menghilangkan semua PFC dan meningkatkan kinerja di seluruh kriteria dengan melakukan pendekatan “pabrik bersih” yang mendesak para pemasok untuk mengaplikasi Detox pada seluruh pabrik mereka, tidak hanya untuk merek tertentu saja.

Tweet ke
@Li-Ning

divider

Nike - FAUX PAS
Sangat disayangkan Nike mengambil langkah FAUX PAS pada kinerja Detox Catwalk mereka, dan menjadi satu-satunya merek yang gagal pada ketiga kategori yang diuji.

Meski Greenpeace telah berupaya untuk bekerja bersama Nike guna memperbaiki rencana Detox 2020 mereka, Nike tetap enggan mengambil tanggung jawab individual dalam pelaksanaan Komitmen Detox, dan malah mengandalkan daftar kimia ZDHC yang tidak memadai, yang tidak memuat sebagian besar dari PFC (satu dari 11 prioritas dalam kelompok bahan kimia berbahaya) dan memiliki banyak kesenjangan lain. Terkait penghapusan PFC, mereka berhasil menghilangkan 90% penggunaan PFC, tetapi belum berkomitmen untuk mengeliminasi seluruh PFC di seluruh produk yang mereka buat.

Sama halnya dengan transparansi, Nike tidak menjamin para pemasoknya melaporkan data buangan bahan kimia berbahaya, serta tidak berkomitmen untuk melakukan hal tersebut. Nike perlu mengubah sikap mereka terhadap program Detox dan mengambil tanggung jawab individu atas kontribusi mereka terhadap bahan kimia berbahaya.

Tweet ke
@Nike

divider
Top