100 pelajar usia 12-14 tahun, membuat gelombang payung warna-warni dan formasi jam dari manusia dengan pesan " Tck Tck Tck" dan "Act Now" di luar Gedung PBB di Bangkok yang akan menjadi tuan rumah pertemuan perubahaan iklim bulan depan. Para pemimpin dunia harus segera melakukan hal nyata untuk menjegah perubahaan iklim.
100 pelajar usia 12-14 tahun, membuat gelombang payung warna-warni dan formasi jam dari manusia dengan pesan " Tck Tck Tck" dan "Act Now" di luar Gedung PBB di Bangkok yang akan menjadi tuan rumah pertemuan perubahaan iklim bulan depan. Para pemimpin dunia harus segera melakukan hal nyata untuk menjegah perubahaan iklim.
Aktivis dari Greenpeace, WWF, OXFAM memperingatkan para pemimpin dunia bahwa "MENUNDA BERARTI BENCANA". Para pemimpin negara-negara itu akan tenggelam seiring dengan perubahaan iklim jika mereka tidak segera melakukan tindakan nyata memutuskan keputusan yang bijaksana
Aktivis Greenpeace, WWF, OXFAM memperingatkan para pemimpin dunia bahwa "MENUNDA BERARTI BENCANA" waktu menuju pertemuan iklim terus ber detik untuk melakukan suatu kesepakatan yang nyata untuk menghentikan perubahaan iklim.
Aktivis dari Greenpeace, WWF, OXFAM memperingatkan para pemimpin dunia bahwa "MENUNDA BERARTI BENCANA". Para pemimpin negara-negara itu akan tenggelam seiring dengan perubahaan iklim jika mereka tidak segera melakukan tindakan nyata memutuskan keputusan yang bijaksana
st1\:*{behavior:url(#ieooui) }
Di Indonesia, untuk memperingatkan itu, aktivis dari koalisi NGO
(Greenpeace, WWF dan Oxfam) yang tergabung dalam GCCA (Global
Coalition for Climate Action) melakukan aksi di bundaran HI dengan
menyerukan "Menunda Berakibat Bencana". Dengan poster Kepala
Negara-negara yang tergabung dalam G8 di tambah dengan Presiden
Susilo Bambang Yudhoyono ( sebagai negara penghasil emisi ketiga
dan salah satu Negara penghancur hutan tercepat di dunia) di
apungkan di kolam bundaran HI. Aksi tersebut menyimbolkan jika para
pemimpin dunia tidak melakukan tindakan nyata sekarang, maka mereka
pun akan turut tenggelam karena dampak dari perubahan iklim.
Di Thailand, 100 pelajar usia 12-14 tahun berkumpul di depan
gedung PBB di Bangkok, membuat formasi payung yang berwarna-warni
dan formasi jam dari manusia, dengan pesan "Tck Tck Tck" dan "Act
Now". Bulan depan Bangkok akan menjadi tuan rumah pertemuan penting
PBB yang membahas perubahan iklim.
Di Propinsi Iloilo, Filipina, Aktivis Greenpeace meluncurkan
"yoU turn the Earth" - rangkaian dari aktifitas publik untuk
meningkatkan kesadaran masyarakat pada perubahan iklim dan solusi
untuk mencegahnya. Dimulai dengan mengendarai sepeda yang diikuti
lebih dari seratus pengendara sepeda melakukan tour Iloilo.
Kampanye "yoU Turn the Earth" menandai 100 hari menuju pertemuan
perubahan iklim di Kopenhagen, dimana pemerintah dari seluruh dunia
akan menyetujui perlawanan terhadap perubahan iklim.
Kegiatan-kegiatan yang dilakukan tersebut adalah bagian dari
peluncuran kampannye "Tck Tck Tck" (Tik Tok Tik Tok di Indonesia)
yang mengingatkan para pemimpin dunia bahwa mereka hanya menpunyai
waktu 100 hari lagi untuk menyetujui perjanjian untuk menghentikan
perubahan iklim yang akan melindungi jutaan manusia dan ekosistem
di bumi sebelum bencana perubahan iklim dating.
Greenpeace China memasang 100
patung anak kecil di kuil bumi di Bejing, sebagai simbol dari "Masa
depan yang hilang" untuk 1,3 milyar orang di Asia yang beresiko
kekurangan air sebagai akibat dari perubahan iklim. Acara ini, sama
dengan yang dilakukan di India dengan patung es lainnya, menandai
penghitungan mundur 100 hari sebelum pertemuan PBB di Kopenhagen -
di mana kita mendesak pemerintah untuk mengambil tindakan yang
nyata, tindakan efektif untuk menghentikan perubahan iklim.
Mencairnya patung dari 100 anak yang terbuat dari gletser
Himalaya dari sumber air Yangtze, Kuning dan sungai-sungai Gangga.
Patung es di India adalah Peta besar "100" pada Peta Dunia dan
diresmikan di New Delhi untuk menunjukkan "dunia akan hanyut" oleh
mencairnya es.
Sebuah titik balik iklim sedang berlangsung di Himalaya.
Cepatnya pencairan gletser yang disebabkan oleh pemanasan global
membahayakan pasokan air untuk 1,3 miliar orang Asia yang tinggal
di daerah aliran sungai dari 7 sungai besar yang berasal di wilayah
ini. Jika kita tidak dapat menghentikan percepatan perubahan iklim,
bayi yang lahir hari ini - saat ini - akan menghadapi realitas yang
sangat berbeda ketika mereka dewasa, di mana ketersediaan air akan
menjadi masalah serius.
Gletser Himalaya yang mencair dengan laju yang lebih cepat
daripada direkam gletser lain manapun di dunia. IPCC menunjukkan
bahwa cakupan gletser akan jatuh dengan sekurang-kurangnya 43
persen dan mungkin sebanyak 81 persen pada akhir abad - tergantung
pada bagaimana kita bertindak secara efektif untuk mengendalikan
emisi gas rumah kaca yang kita hasilkan..
Negara Cina dan India merupakan sepertiga dari populasi dunia,
tetapi kedua negara tersebut dengan sumber daya air (per kapita)
jauh di bawah rata-rata global. Kedua negara berkembang terbesar
ini berbagi tantangan menyeimbangkan tujuan pembangunan dan
perlindungan lingkungan. Mereka harus menjalani rencana pembangunan
yang rendah karbon menghasilkan karbon yang rendah dalam
pembangunan jika kita ingin menghindari bencana lingkungan dan
kemanusiaan.
Kampanye global menuju Kopenhagen
Di bagian lain di dunia - aktivis kami mengadakan acara-acara
publik untuk menyoroti jumlah hari yang tersisa bagi para pemimpin
kita untuk mengambil tindakan. Di Brazil, kami mendirikan jam besar
di delapan kota bersama-sama dengan kampanye "tcktcktck". Di
Belgia, 10.000 orang membentuk sebuah spanduk manusia raksasa dalam
bentuk jam besar. Tim kami di Swiss menempatkan sebuah spanduk
raksasa di gletser mundur mengatakan 'Iklim Kita, Keputusan
Anda'.
Tcktcktck
...
Kami bangga menjadi bagian dari kampanye Tcktcktck tahun ini.
Ini adalah kampanye global untuk tindakan iklim, yang telah
diluncurkan untuk memperingati 100 hari menjelang pertemuan iklim
PBB. Kampanye ini mengumpulkan aliansi besar, yang
belum pernah dibentuk sebelumnya, dari kelompok-kelompok agama,
organisasi non-pemerintah, serikat pekerja dan individu pada waktu
yang sangat penting ini. Kami bekerja sama dengan Tcktcktck untuk
memperkuat suara-suara orang dari seluruh dunia - menyerukan
perjanjian internasional yang ambisius, adil dan mengikat yang
mencerminkan ilmu pengetahuan terbaru. Menjelang pertemuan di
Kopenhagen bulan Desember, tcktcktck akan melaksanakan kegiatan di
sekitar pertemuan-pertemuan internasional besar dan kegiatan lain
yang relevan, untuk menunjukkan dukungan dari warga di seluruh
dunia atas kehadiran para pemimpin dunia di Perundingan di
Kopenhagen, supaya bisa menghasilkan perjanjian yang ambisius, adil
dan mengikat . www.tcktcktck.org
Saatnya untuk mengambil tanggung jawab
Penelitian ilmiah terbaru menunjukkan bahwa dampak bencana iklim
dapat dihindari dengan mengurangi emisi gas rumah kaca global
setelah 2015 untuk menjaga kenaikan suhu global di bawah 2 derajat
Celcius. Kami mendesak negara-negara maju,sebagai satu
kelompok,agar menyetujui untuk memotong emisi sebesar 40 persen di
bawah tingkat 1990 pada tahun 2020. Dan negara-negara berkembang
harus mengurangi proyeksi pertumbuhan emisi pada 15-30 persen
hingga tahun 2020.
Dengan 100 hari sampai pertemuan yang paling penting pada zaman
kami, kami bekerja sama dengan organisasi lain sebagai bagian dari
kampanye TckTckTck global untuk menunjukkan bahwa dunia sudah siap
untuk aksi iklim yang berani . Kami meminta para pemimpin dunia
untuk memastikan yang Kesepakatan Iklim yang ambisius, adil dan
mengikat di Kopenhagen Desember ini.
Perjanjian iklim yang kuat tidak hanya akan mencegah perjalanan
perubahan iklim yang berbahaya - Tetapi juga akan membantu kita
mengatasi tantangan terbesar di dunia. Kami akan menciptakan jutaan
lowongan kerja yang ramah lingkungan, mengurangi biaya kesehatan,
mengangkat jutaan manusia keluar dari kemiskinan, dan membawa
teknologi energi terbarukan ke tangan masyarakat di negara-negara
berkembang.
Dukung Kami
Greenpeace adalah organisasi kampanye independen. Dukungan finansial dari individu-individu seperti anda adalah tulang punggung untuk kampanye-kampanye Greenpeace