Nike Berkomitmen untuk Menjadi Juara Masa Depan yang Bebas Racun

Dapatkah Adidas Mengimbanginya?

Berita - 19 Agustus, 2011
Merek pakaian olahraga #1 di dunia, Nike telah menerima tantangan Detox kami: hari ini mereka telah resmi berkomitmen untuk menghilangkan semua bahan kimia berbahaya di seluruh rantai pasokannya dan seluruh siklus produk-produknya pada tahun 2020. Ini merupakan pencapaian besar bagi kampanye kami untuk melindungi air yang berharga di planet ini, dan menciptakan masa depan yang bebas racun.

Dapatkah Adidas mengalahkannya?Pengumuman Nike ini hanya lima minggu setelah peluncuran kampanye Detox kami, yang dimulai ketika kami meluncurkan Laporan "Dirty Laundry", mengungkapkan hubungan komersial antara merek pakaian ternama - termasuk Nike, Puma dan Adidas - dengan pemasok mereka yang bertanggung jawab atas pelepasan bahan kimia berbahaya ke sungai-sungai di Cina. Kami menantang merek-merek untuk menjadi juara masa depan yang bebas racun dengan cara bekerja sama dengan para pemasok mereka dan menghilangkan bahan-bahan kimia beracun dari pakaian mereka dan dari sungai-sungai di China.

Nike menetapkan langkah baru

Puma adalah yang pertama melangkah dan membuat komitmen menakjubkan untuk membebaskan produknya dari bahan beracun. Komitmen Puma untuk menghapus semua bahan kimia berbahaya dari seluruh produknya telah membuat mereka menjadi yang terdepan, meninggalkan para pesaingnya. Dan kini, Nike dan Puma bersama-sama berada di depan dan meninggalkan Adidas jauh di belakang.

Nike juga setuju untuk merespon masalah “hak publik untuk tahu” (right to know) dengan memastikan keterbukaan penuh seluruh informasi terkait dengan bahan kimia yang dilepaskan dari pabrik-pabrik pemasoknya. Semakin masyarakat tahu tentang bahan kimia beracun yang dilepaskan dari pabrik-pabrik, semakin banyak tekanan untuk menghentikan polusi mereka.

Raksasa olahraga ini juga berjanji untuk menggunakan pengaruhnya, pengetahuan dan pengalamannya untuk meperluas upaya penghapusan bahan kimia berbahaya dari industri pakaian.

Dapatkah Adidas mengalahkannya?

Dengan komitmen untuk membersihkan aktifitasnya, Nike menunjukkan kebesarannya - tapi kita harus terus mengawasi pelaksanaan rencana perusahaan, karena mereka baru akan menerbitkannya pada 18  Oktober. Dan hanya karena Nike memimpin tidak berarti Adidas atau perusahaan pakaian lainnya merasa kalah (melempar handuk). Permainan ini masih terus berlangsung dan mereka harusnya terpacu untuk memperebutkan gelar juara masa depan bebas-racun.

Adidas memiliki banyak cara untuk melakukan sesuatu. Jika mereka ingin dianggap sebagai penantang yang patut disegani, mereka perlu mendapatkan point dalam permainan dengan melakukan operasi tanpa pembuangan bahan beracun sama sekali, dan  benar-benar mengambil kepemimpinan dengan mengembangkan budaya baru transparansi di seluruh industri pakaian dan membantu orang lain menghentikan pelepasan bahan kimia beracun yang selama ini digunakan dalam produksi.

Indonesia merupakan salah satu negara tempat produksi Nike yang terbesar dimana terdapat lebih dari 30 pemasok (sub-kontrak) yang sebagian besar beroperasi di dekat aliran sungai.

Komitmen ini sangat berpengaruh besar dalam mewujudkan masa depan yang bebas-racun di Indonesia , karena melalui kerja sama dengan pemasok-pemasoknya di seluruh dunia, termasuk di Indonesia, Nike bisa memastikan agar pemasok tersebut tidak melepaskan bahan kimia beracun ke badan-badan sungai di seluruh dunia, seperti Sungai Citarum di Jawa Barat.

Menurut hasil penelitian Institut Ekologi  Universitas Padjadjaran, potensi resiko pencemaran di Sungai Citarum terhadap manusia dan lingkungan sudah memasuki tahap yang serius. Sedimen sungai ditemukan makin ke hilir makin beracun (toksik), keanekaragaman biota menurun akibat bahan-bahan kimia berbahaya dan telah terjadi akumulasi logam berat pada ikan-ikan di Sungai Citarum.

Greenpeace bersama masyarakat di daerah aliran sungai Citarum merasakan pentingnya “hak untuk tahu” bahan kimia berbahaya apa saja yang dibuang dan terdapat di dalam sungai, khususnya Citarum, karena berbagai dampak yang telah dirasakan masyarakat. Informasi terkait pencemaran industri dan bahan kimia berbahaya masih sangat minim. Pelaksanaan komitmen Nike, terutama terkait dengan keterbukaan informasi bahan beracun yang dilepas ke sungai oleh pabrik-pabrik pemasoknya, akan menjadi terobosan dan contoh bagi transparansi dan manajemen bahan kimia industri yang baik.­­­­


Ini seperti kampanye “Green my  Apple”

Kekuatan pendorong di balik kampanye Detox berasal dari penelitian selama setahun tentang masalah polusi air di  industri tekstil Cina, dimana penelitian ini membantu kita untuk menghubungkan titik-titik dan kaitan bahan kimia berbahaya dan dampaknya di perairan seperti Yangtze dan Pearl River Delta untuk tekstil pabrik dan merek pakaian internasional.

Dari banyaknya merek-merek ternama, satu merek harus melangkah keluar sebagai pemimpin masa depan yang bebas racun: perusahaan pakaian terkemuka olahraga seperti Nike dan Adidas. Mereka tidak hanya ingin pasarnya sebagai pemimpin dan inovator, mereka juga memiliki ukuran dan pengaruh untuk bekerja dengan pemasok mereka untuk menghilangkan penggunaan dan pelepasan bahan kimia berbahaya dari seluruh rantai pasokan.

Tugas besar mengubah praktik penggunaan bahan kimia beracun dari seluruh industri adalah tugas yang sangat berat. Oleh karenanya kami mencari pemimpin potensial yang mau mengubah dirinya sendiri dan menjadi pengaruh untuk mengubah orang lain. Banyak yang kami lakukan selama kampanye “Green my Apple” beberapa tahun lalu. Sangatlah penting untuk melibatkan para pemimpin industri inovatif dan proaktif - jenis perusahaan yang bersedia mengubah slogan mereka menjadi suatu tindakan nayata, dan menunjukkan bahwa tak ada hal yang mustahil untuk dilakukan.

Pada bulan Maret 2009 Apple menjadi pembuat laptop pertama yang menghilangkan racun poly vinyl chloride (PVC) dan brominated flame retardants (BFR). Untuk saat ini kami memiliki komitmen dari merek pakaian olahraga ternama  Nike dan Puma, dan mereka sudah berada di jalur yang benar.

Menjadi saksi

Kampanye Detox dimulai pada bulan Juli lalu ketika “XM3N“ -- manekin misterius kami, mengungkapkan misi mereka untuk membersihkan sungai-sungai Cina. Pesan mereka menyebar melalui video kami – ditonton dan disebarkan kepada orang-orang di luar pendukung Greenpeace dan pecinta olahraga di seluruh dunia.

Kemudian publik benar-benar mulai terlibat dan permainanpun berjalan dengan baik dan benar. Aksi kami dari Argentina ke Belanda dan Spanyol – dan ke seluruh dunia - memastikan merek terbesar di dunia tidak bisa mengabaikan tantangan kami.

Tekanan lebih lanjut untuk melakukan itu diakumulasi oleh media dunia sebagai cerita besar dan luas, dari New York ke China dan Brasil ke Inggris. Di Hong Kong, pameran kami membawa pesan ke jalan, di tempat orang berlalu-lalang dan berhenti sejenak untuk meletakkan tuntutan Detox mereka secara tertulis.

Lebih dari 50.000 orang menandatangani petisi kami kepada CEO Nike dan Adidas, ribuan orang men-twit dan berbagi jaringan media sosial dan blog, menyampaikan desain logo, atau ide kampanye.

Kampanye ini masih harus melalui jalan panjang, tapi kami akan sampai ke sana. Adidas harus bertindak untuk mengikuti karena semua orang akan menonton.

Beraksi:
Silakan berbagi cerita ini sekarang, untuk mengingatkan orang bahwa dengan kekuatan bersama kita bisa menang dan ada harapan untuk masa depan yang bersih dan bebas racun.