Pusat Data Baru Facebook: Menggunakan Energi Terbarukan?

Berita - 28 Oktober, 2011
Hari ini seluruh dunia teknologi dan bisnis media memberitakan melalui twitter tentang Facebook, setelah mendapat berita bahwa perusahaan ini akan mulai membangun pusat data pertama di luar Amerika Serikat, dekat dengan Lingkaran Arktik, di Lulea, Swedia.

Dengan menempatkan pusat data di Lulea, pusat data tersebut dapat menggunakan pendinginan gratis dari iklim setempat yang dingin dan menjadi dekat dengan pembangkit listrik tenaga air di wilayah tersebut. 

Jika Anda ‘suka’ dengan berita terbaru dari Facebook, memberitahukan pada mereka melalui  komentar di sini. Kami akan menyampaikan pesan Anda. Tapi ingat - kampanye belum berakhir! Berbagi catatan ini dan pengaruhi teman-temanmu untuk 'suka' halaman Unfriend coal untuk beraksi bersama kami dan mengetahui kemajuan kampanye ini. 

Ini adalah berita besar bagi Kampanye anti-Batubara (unfriend coal): selama 20 bulan terakhir 700.000 orang telah berkampanye secara online dari  seluruh dunia untuk mendorong Facebook menjadi lebih hijau. Salah satu alasan besar untuk menempatkan tekanan di Facebook karena perusahaan ini  memilih untuk untuk membangun data centernya dengan menggunakan batubara. Jadi berita terbaru dari Facebook merupakan kemajuan. Ini lah kutipan  dari juru bicara Facebook Michael Kirkland tentang pusat data mereka di Luleå:   

  "Akan menjadi pusat data pertama Facebook didukung oleh Energi terbarukan ... itu pertimbangan yang sangat penting bagi kami"

Facebook belum merilis rincian lengkap tentang pusat data ini, atau bagaimana hal itu akan didukung tapi kami gembira dengan berita ini. Ada banyak kemungkinan untuk Facebook memastikan peningkatan permintaan untuk pusat data baru mereka menggunakan energy terbarukan.

Kami sering bertanya, terutama kepada orang-orang baru bergabung dengan Unfriend coal, tentang mengapa mendorong Facebook menggunakan energy terbarukan itu sebuah isu yang sangat penting. Dan kami telah menemukan bahwa kebanyakan orang tidak menyadari bagaimana banyaknya listrik yang dibutuhkan untuk sebuah daya yang tersambung ke internet untuk kehidupan kita. Banyak kehidupan digital sekarang ada di "awan", seperti email, streaming video, atau update status Facebook. Awan ini akan terus bekerja, sebagian dilakukan oleh pusat-pusat data yang besar dan fasilitas-fasilitas besar  diantara yang paling cepat berkembang adalah permintaan listrik. Bahkan, jika awan-awan ini adalah sebuah negara, itu akan menjadi yang terbesar kelima di dunia dalam hal penggunaan listrik.

Apakah Facebook akan membuat rencana beralih dari batubara untuk keseluruhan operasi mereka?

Di AS, sebagai pusatnya sekitar 40% dari pusat data di dunia server, pusat data konsumsi listrik meningkat hampir 40% selama krisis ekonomi 2007-2010. Itu sebabnya ketika kami merilis "Bagaimana kotornya Data Anda?" Laporan awal tahun ini, orang-orang terkejut melihat perusahaan seperti Facebook dan Apple pengguna layanan online terbesar dan mereka menggunakan batubara. Dan di setiap pusat data Facebook di Amerika diperkirakan menggunakan jumlah yang listrik yang sama  dengan penggunaan listrik sekitar 30.000 rumah di Amerika, ini baru dari polusi batubara - dan itu datang tepat pada waktu ketika kita harus mengurangi, tidak meningkatkan, bahan bakar fosil yang kita gunakan.

Pusat data yang sedang dibangun ini di gunakan untuk jutaan pengguna Facebook di benua Eropa dan mungkin akan ada pusat data lebih untuk menyediakan kebutuhan bagi pengguna global Facebook.

Ini pertumbuhan yang sagat cepat, mengapa kita memerlukan awan hijau dan bukan yang kotor, dan mengapa berita hari ini merupakan langkah besar ke depan untuk Facebook. Kami ingin mengucapkan selamat mereka dengan kemajuan mereka - dan mengucapkan selamat kepada Anda semua yang telah menjadi bagian dari kampanye ini. Tapi itu tidak lebih dari - Facebook harus membuat pilihan untuk membangun pusat data dengan energi terbarukan dan menjadikan itu sebagai kebijakan permanen perusahaan, perusahaan harus mengungkapkan jejak karbon secara keseluruhan dan memenggunakan lebih banyak energi terbarukan dari utilitas yang saat ini di gunakan Facebook untuk daya listrik mereka di pusat data North Carolina dan Oregon.

Tapi mari kita sejenak menikmati langkah penting dan yang terdepan dari Facebook, dan mengakui bahwa kita semua - termasuk pengguna yang menuntut perubahan dari sebuah perusahaan Facebook itu sendiri yang berkontribusi menuju Facebook hijau untuk 800 juta pengguna dari jejaring sosial ini.

Selamat!