Teman-teman! Zara Berkomitmen untuk Bebas Bahan Beracun

Berita - 29 Nopember, 2012
Zara, retail pakaian terbesar dunia, hari ini mengumumkan sebuah komitmen untuk menuju bebas bahan kimia beracun setelah 8 hari menghadapi tekanan dari publik. Kemenangan ini adalah untuk para pecinta mode, aktivis, blogger, dan jutaan pengguna sosial media. Ini adalah aksi dari kekuatan masyarakat.

Zara, retail pakaian terbesar dunia, hari ini mengumumkan sebuah komitmen untuk menuju bebas bahan kimia beracun setelah 8 hari menghadapi tekanan dari publik. Kemenangan ini adalah untuk para pecinta mode, aktivis, blogger, dan jutaan pengguna sosial media. Ini adalah aksi dari kekuatan masyarakat.

Juru kampanye Greenpeace memulai dialog dengan Zara (sebuah merek milik grup Inditex) pada 2011 mengenai penghilangan pelepasan bahan kimia beracun dan berbahaya dari rantai pasokan dan pakaian mereka. Tapi itu tidak terjadi hingga minggu ini ketika perusahaan mode raksasa itu tertangkap dengan kebutuhan untuk segera membereskan masalah polusi limbah beracun mereka.

Zara telah berkomitmen untuk menghilangkan pembuangan bahan kimia berbahaya dari rantai pasokan mereka dan produk pada 2020. Dan mereka akan menyingkirkan beberapa dari bahan kimia teburuk seperti PFC, lebih cepat. Sebagai pengguna signifikan PFC, komitmen Zara untuk menghilangkan bahan kimia ini pada akhir 2015 adalah sebuah terobosan.

Pengumuman komitmen untuk hari ini meliputi Zara dan tujuh merek lainnya di Inditex Grup: Pull & Bear, Massimo Dutti, Bershka, Stradivarius, Oysho, Zara Home dan Uterqüe.

Komitmen ini adalah berita baik untuk lingkungan, tapi juga sebuah terobosan untuk hak publik untuk tahu apa yang dilepaskan ke dalam saluran air kita. Zara mengatakan pada akhir 2013 setidaknya 100 penyalur mereka di wilayah Selatan Global, (termasuk setidaknya 40 di Cina) akan membukan secara publik data mengenai bahan kimia berbahaya apa saja yang mereka lepaskan ke lingkungan. Data yang dibuka ini mulai dari bahan kimia perbahan kimia, fasilitas perfasilitas, dan tahun pertahun.

Pada hari selasa lalu kami memulai kampanye Detox secara Global Last Tuesday we launched the Detox campaign globally [http://www.greenpeace.org/international/en/news/Blogs/makingwaves/the-toxic-tale-behind-your-clothing/blog/43044/]  dengan pagelaran busana dan konferensi pers di Bejing, Cina. with a fashion show and press conference in Beijing.

Foto-foto berkaitan dengan kampanye dan komentar mulai bangkit seperti gelombang musim semi di jejaringan sosial beberapa jam setelah rahasia itu terkuak. Halaman Facebook Zara dengan cepat diisi dengan komentar dari fans menyerukan perusahaan untuk Detox. Ribuan orang mulai berbagi keinginan mereka dan "mode tanpa polusi!" Tuntutan Zara untuk Detox di Twitter dan Sina Weibo, situs microblogging terkemuka China.

Kamu bisa melihat disini siapa saja yang mengomentari tentang kampanye ini di Twitter dan Weibo - orang di seluruh dunia berbicara dalam berbagai bahasa dengan jangkauan lebih dari 7.1m pengikut (follower). Di Twitter saja setidaknya ada 43.800 menyebutkan Zara dan kampanye Detox minggu ini. Lebih dari 300.000 orang mendaftar untuk bergabung dengan kampanye untuk Detox Zara [http://www.greenpeace.org/zara], dan puluhan ribu orang diemail dan tweeted langsung ke perusahaan untuk komitmen Detox ambisius.

 

Lebih dari 700 volunteer di 20 negara bergerak bersama menuju toko Zara di hari sabtu lalu. Di beberapa hari sebelumnya, climbers dan beberapa aktivis mengirimkan pesan Detox di beberapa toko Zara dan kantor pusat mereka di Hong Kong, Budhapest, Jenewa dan Madrid. Foto dan Video detox menjadi trending topik di twitter untuk beberapa hari untuk pencarian seperti "Zara" dan "Fashion".

Komitmen Zara untuk bertindak lebih transparan adalah sebuah batu loncatan dalam bagaiman pakaian diciptakan. Ini adalah langkah penting untuk menyediakn komunitas lokal, jurnalis, dan pihak berwenang, dengan informasi yang dibutkan untuk memastikan persediaan air lokal tidak berubah menjadi selokan untuk industri. Revolusi transparansi Zara akan menjadi kunci penting memastikan ketika sebuah mereka berkomitmen untuk Detoks, akan diikuti oleh pencapaian nol pembuangan pada 2020. Dengan banyaknya bisnis yang terkait dengan greewashing, adalah penting untuk konsumen mengetahui siapa yang bisa mereka percaya.

Zara kini bergabung dengan  Nike, Adidas, Puma, H&M, M&S, C&A and Li-Ning yang juga telah berkomitmen untk Detok, tapi perusahaan pakaian top lainnya masih harus merespon gentingnya situasi ini dan melakukan Detoks. Kami menguji jenis pakaian dari 20 merek ternama [http://www.greenpeace.org/international/en/campaigns/toxics/water/detox/toxic-threads/] tahun ini dan menemukan bahan kimia berbahaya dalam produk mereka yang membentuk polusi bahan beracun pada lingkungan. Tapi dengan bekerja dengan penyalur dan beralih kepada altenatif yang tidak berbahaya, perusahan pakaian dapat menjadi bagian dari solusi.

Naiknya gelombang kekuatan publik telah menunjukkan apa yang sebenarnya bisa kita lakukan untuk membuat perubahan. Tapi sayangnya pembuangan bahan kimia beracun dari pabrik tekstil dan pakaian terus berlanjut, dan sementara Zara sebagai ikan yang besar telah terjaring, perusahaan lainnya harus mengetahui hal ini dan segera beraksi berdasarkan gentingnya kebutuhan situasi sebelum pekerjaan lain kami dimulai.

Pecinta mode, aktivis, blogger, penggiat lingkungan, dan selebriti, akan kembali untuk lebih banyak lagi merek pakaian yang perlu diperingatkan.