28 Mei 2009, Masyarakat melakukan aksi protes pada PT Sumatera Sylva Lestari (SSL) (Group APRIL) Perusahaan kertas itu melakukan kekerasan di atas tanah mereka, sehingga mengakibatkan kematian di tiga desa dan masih banyak lagi luka-luka, menurut anggota masyarakat. Para saksi mengatakan bahwa para keamanan perusahaan dan polisi setempat melakukan pemukulan dengan menggunakan batang paku. Polisi tidak menyelidiki para korban yang ada, tetapi mengambil tujuh warga desa yang di tuding membabat pohon akasia milik perusahaan. Sementara 70 warga di desalain di laporkan masih berada di penjara akibat konflik perusahaan Sinar Mas Group APP (Asia Pulp and Paper) pada akhir 2008.
Besarkan Gambar