Hutan harus kita lindungi dari para penipu yang hanya memikirkan kepentingan mereka sendiri
'Carbon Scam' (Penipuan karbon) menunjukkan bagaimana perkiraan
penurunan penyimpanan karbon mendekati 90% dari yang diklaim;
bagaimana laju deforestasi di Bolivia sebenarnya meningkat sejak
proyek dimulai; dan bagaimana keuntungan yang dijanjikan kepada
masyarakat lokal sebenarnya tidak ada.
Apa itu Noel Kempff?
Tahun 1997, tiga perusahaan raksasa di atas membuat kesepakatan
dengan pemerintah Bolivia untuk berinvestasi sebanyak jutaan dollar
dalam rangka perlindungan dan perluasan taman nasional Noel Kempff.
Imbalannya, mereka akan menerima kredit karbon dalam jual beli di
pasar karbon secara sukarela (voluntary carbon market) untuk
mendapatkan kompensasi pada emisi CO2 mereka.
Industri memanfaatkan Noel Kempff sebagai topeng untuk skema
kompensasi pada hutan (forest offset) dibawah REDD (Reduced
Emissions from Deforestation and Degradation). Perlindungan hutan
dengan skema REDD sebagai medianya, akan dimasukkan dalam negosiasi
kesepakatan iklim global di konferensi PBB untuk Perubahan iklim di
Copenhagen Desember mendatang.
Apa itu proyek REDD Sub-Nasional?
Perusakan hutan tropis bertanggung jawab akan 20% emisi karbon
global. Perlindungan hutan tropis harus menjadi bagian penting
dalam kesepakatan untuk menyelamatkan iklim. Banyak terjadi
perdebatan akan bentuk perlindungan ini. Solusi "Hutan untuk Iklim"
dari Greenpeace menunjukkan cara untuk mencapai tindak perlindungan
iklim dan hutan.
Namun, bentuk lain dari REDD yang sedang diajukan dapat
mengancam perlindungan iklim. Kompensasi Sub-national adalah
masalah tersendiri - skema ini memberi jalan untuk perusahaan,
terutama perusahaan minyak bumi dan batubara, untuk "membeli"
sedikit bagian dari hutan untuk dilindungi dengan imbalan hak
kredit karbon di masa depan yang sepadan dengan bagian hutan
tersebut.
Ada permasalahan nyata dalam pendekatan ini. Kesalahan dalam
laporan sangatlah umum namun akan lebih sulit untuk mengukur karbon
di hutan, terutama untuk area yang kecil, dibandingkan dari sumber
emisi industri seperti cerobong asap. Resiko berat lainnya,
peningkatan melalui laporan yang tidak akurat merupakan kebocoran,
dimana deforestasi akan berhenti di lokasi area yang dilindungi,
hanya akan memindahkan deforestasi ke area yang belum terlindungi.
Terlebih lagi, tanpa rencana komprehensif untuk mengurangi emisi,
akan sulit untuk mengetahui jangka waktu proyek atau bisa tidaknya
merepresentasikan bertambahnya simpanan karbon.
Noel Kempff - dicanangkan besar-besaran oleh industri sebagai
cerita sukses untuk forest offset sub-nasional - gagal dari segala
aspeknya.
Dimana letak penipuannya?
Sejak proyek ini dimulai tahun 1997, estimasi penurunan emisi
CO2 jatuh drastis sebanyak lebih dari 90%, dari 55 juta ton
"menjadi" 5,8 juta ton. Bila estimasi awal yang tidak akurat
digunakan dalam perdagangan karbon, maka bisa saja terjadi LONJAKAN
BESAR dalam pelepasan emisi karbon. Perusahaan dapat saja mengklaim
telah mereduksi emisi namun terus melepaskan sejumlah emisi yang
seharusnya dikompensasikan.
Kecacatan dalam penghitungan emisi menjadi alasan yang cukup
untuk menghindari skema kompensasi secara sub-nasional ini.
Bukti-bukti bahwa proyek ini telah gagal melakukan perlindungan
terhadap:
1. "Kebocoran"-Perusahaan berjanji akan secara efektif memantau
kebocoran namun dalam konteks presentasi keseluruhan deforestasi,
terjadi peningkatan laju di Bolivia. Bahkan tingkat kebocoran
proyek ini diperkirakaan sebesar 42-60%.
2. "Tambahan" - Perubahan-perubahan dalam hukum Bolivia
menunjukkan bahwa Noel Kempff akan tetap terlindungi tanpa adanya
campur tangan perusahaan, hal ini menunjukkan kemungkinan tambahan
simpanan CO2 tidak terjadi.
3. "Ketetapan" - Proyek ini juga memiliki resiko kebakaran
hutan, hama, penyakit dan dinamika politik. Seluruh faktor ini
dapat mengancam perlindungan hutan yang berarti simpanan karbon
yang mengkompensasi emisi perusahaan, masih dapat terlepas.
4. "Keuntungan Masyarakat" - Industri mengklaim proyek ini
memberikan keuntungan untuk masyarakat melalui berbagai cara, namun
pada kenyataannya berbeda dengan pengakuan beberapa anggota
masyarakat, "Kenyataannya proyek Noel Kempff tidak memberikan
keuntungan apa-apa", kata Pastur Solís Pérez warga masyarakat
setempat.
Pemimpin dunia harus mendengarkan kajian ilmiah bukan
perusahaan-perusahaan
Kompensasi sub-national akan berakibat buruk terhadap hutan dan
iklim. Selagi pemimpin dunia bersiap untuk pertemuan di Copenhagen,
mereka harus memetik pelajaran dari Noel Kempff. Bukan suatu hal
baru, bila perusahaan pencemar akan membayar lebih murah untuk
perlindungan hutan dibandingkan dengan menurunkan tingkat emisi
mereka, mereka melobi secara keras untuk kompensasi Sub-national.
Perusahaan-perusahaan ini mungkin bisa membuat bingung politisi,
namun iklim tidak akan bisa ditipu.
Dunia perlu melihat kesepakatan Copenhagen yang menyelamatkan
iklim. Termasuk didalamnya hal-hal penting yang menjadi ukuran
dalam melindungi hutan yang bukan berada dibawah skema sub-nasional
yang hanya akan menguntungkan perusahaan yang telah mencurangi
iklim.
Dukung Kami!
Greenpeace adalah organisasi kampanye independen. Dukungan finansial dari individu-individu seperti anda adalah tulang punggung untuk kampanye-kampanye Greenpeace. Greenpeace menolak pendanaan dari pemerintah ataupun perusahaan untuk tetap menjaga independen dalam berkampanye.