Berita - 23 Oktober, 2009
Sabtu, 17 Oktober yang lalu, sekitar 700 orang hadir pada penayangan perdana film The Age of Stupid. Sebuah film unggulan mengenai perubahan iklim yang disutradarai oleh Franny Armstrong. Greenpeace sebagai bagian dari kampanye TikTokTikTok ( WWF dan Oxfam ), bersama ITDP (Institute for development policy) dan Green Radio mengadakan pemutaran film dengan konsep di udara terbuka. Pemutaran film dengan gaya layar tancap di tugu proklamasi ini diselenggarakan untuk mengurangi jejak karbon dan membuatnya terjangkau bagi semua kalangan masyarakat.
Sebagian besar penonton yang hadir pada acara tersebut, termasuk
para pekerja lingkungan, pembuat kebijakan dan selebritis datang ke
lokasi dengan mengendarai sepeda, transportasi umum. Selanjutnya
untuk menjadikan acara ini bebas sampah, kami telah menyarankan
para penonton yang datang untuk membawa botol minum sendiri dan
kami menyediakan dispenser air untuk isi ulang.
Acara ini dimulai
dengan Green Bazaar yang diikuti oleh 17 kelompok dan organisasi
yang semuanya berkontribusi untuk memperbaiki lingkungan dengan
caranya masing-masing. Ada yang menjual barang-barang hasil daur
ulang, makanan organik, komik, sekolah dengan peningkatan kesadaran
lingkungan dan T-shirt dengan pesan lingkungan. Serta ada juga yang
mempromosikan penggunaan transportasi publik, sepeda dan
perlindungan satwa liar.
Untuk menghangatkan suasana, pemusik jalanan dari Orkes Depok
dan kelompok Jamaica Cafe pun hadir. Dilanjutkan oleh diskusi
menarik mengenai Perubahan Iklim dengan para pembicara dari latar
belakang dan perspektif yang berbeda mengenai Indonesia dan
perubahan iklim. Diantara para pembicara ada ahli perubahan iklim
dan anggota Dewan Perubahan Iklim Nasional Armi Susandi, aktivis
masyarakat Abdul Qodir, dan selebritas Davina Hariadi. Di sepanjang
program ini para MC dari Green Radio 89,2 FM melemparkan
pertanyaan-pertanyaan kuis mengenai efisiensi energi dan polusi ke
para pengunjung dengan hadiah goodie bag yang berisi barang-barang
menarik sumbangan organisasi peserta acara.

Pada pukul 7 malam, 700 penonton berkumpul di depan layar besar
untuk menyaksikan penayangan perdana film ini di Indonesia. Para
penonton terpaku di tempat duduk mereka masing-masing saat The Age
of Stupid menohok kita dengan bayangan masa depan yang terdampak
perubahan iklim, ketidakadilan pembangunan global dan sikap merusak
yang disebabkan oleh kebergantungan kita pada minyak tanah dan
bahan bakar fosil lainnya.
The Age of Stupid telah ditayangkan di lebih dari 40 negara di
seluruh dunia. Film ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran
politik publik dan membangkitkan perasaan darurat yang nyata akan
perundingan iklim di Kopenhagen Desember mendatang. The Age of
Stupid secara efektif menunjukkan masa depan planet ini yang
dipertaruhkan dan sesungguhnya tidak ada waktu yang boleh
terbuang.
Namun pada pertengahan film harus di hentikan karena hujan turun
dengan derasnya. Walau sepanjang hari sebelumnya tak tampak
sedikitpun awan. Semua peralatan penayangan film harus segera
dimatikan. Greenpeace seperti para penonton lainnya menyesalinya
dan kami akan memberi kesempatan kedua untuk menonton film ini.
Film yang harus ditonton oleh semua! Tunggu saja tanggal
mainnya...
Untuk informasi lebih lanjut mengenai The Age of Stupid,
kunjungi www.ageofstupid.net
Dukung Kami!
Greenpeace adalah organisasi kampanye independen. Dukungan finansial dari individu-individu seperti anda adalah tulang punggung untuk kampanye-kampanye Greenpeace. Greenpeace menolak pendanaan dari pemerintah ataupun perusahaan untuk tetap menjaga independen dalam berkampanye.