Berita - 6 Desember, 2008
Seribu anak muda bersama Solar Generation, melakukan aksi untuk iklim di Jakarta. Jutaan orang di dunia berpartisipasi pada Global Day action yang bertepatan dengan pertemuan iklim PBB yang sedang berlangsung di Poznan, Polandia.
Aksi hari ini menyerukan kepada Presiden Indonesia untuk
mengarahkan delegasi Indonesia di pertemuan PBB tersebut membuat
komitmen untuk mengurangi emisi secara drastis akibat deforestasi
dan menepati janji yang di buat presiden di pertemuan G8 di
Jepang.
Indonesia menduduki nomer tiga sebagai negara pengemisi karbon
di Dunia, yang berasal dari deforestasi di lahan gambut dan hutan.
Sudah saatnya para pemimpin dunia menghentikan pembicaraan panjang
tentang iklim, dan saat ini harus memulai menunjukan keseriusan dan
segera memulai negoisasi. Langkah yang harus di ambil Presiden
Susilo Bambang Yudhoyono adalah melaksanakan moratorium lahan
gambut dan hutan dari segala bentuk deforestasi dan memulai
investasi pada energi terbarukan.
Konferensi Badan Perubahan Iklim PBB atau The United Nations
Framework Convention on Climate Change (UNFCCC) di Bali (COP13)
mengeluarkan mandat untuk sebuah kesepakatan Kyoto-plus dan sebuah
komitmen untuk memperbaiki masalah-masalah dalam UNFCCC. Greenpeace
mendorong agar kesepakatan Kyoto-plus menempatkan keselamatan
manusia sebagai prioritas dari upaya menjaga agar kenaikan suhu
global tetap di bawah 2 derajat.
Katakan kepada Presiden Indonesia!
Ayo, bergabung bersama kami untuk mendesak Presiden menetapkan secepatnya moratorium deforestasi!
Dukung Kami
Yup, Greenpeace adalah organisasi kampanye independen. Dukungan finansial dari individu-individu seperti anda adalah tulang punggung untuk kampanye-kampanye Greenpeace