Bersama Rainbow Warrior, Greenpeace Meluncurkan Kampanye Laut di Bali

Siaran Pers - 31 Mei, 2013
Denpasar, Bali, 31 Mei 2013: Greenpeace Indonesia secara resmi meluncurkan Kampanye Laut dan mengajak publik untuk bergabung menjadi "Ocean Defender". Kampanye ini merupakan kampanye terbaru Greenpeace Indonesia dan diluncurkan pada saat kapal Greenpeace, Rainbow Warrior, tiba hari ini di Benoa, Bali. Kunjungan di Bali merupakan bagian dari perjalanan kapal legendaris ini selama satu bulan di Indonesia yang dimulai pada tanggal 9 Mei di Jayapura, Papua dan akan berakhir pada tanggal 10 Juni di Jakarta. (1)

Arifsyah M. Nasution, Jurukampanye Laut Greenpeace Indonesia mengatakan, "Berlayar dari Papua selama tiga minggu kami menyaksikan dan mendokumentasikan keanekaragaman hayati Indonesia yang luar biasa, namun keberadaannya sangat rentan berada di bawah ancaman serius” (2). “Itulah sebabnya saat ini kami bangga meluncurkan kampanye laut di Indonesia. Kampanye ini bertujuan untuk mendukung terciptanya pengelolaan perikanan yang adil dan berkelanjutan. Kami juga bekerja menuju pembentukan jaringan kawasan perlindungan laut yang efektif serta memastikan akhir praktek penangkapan ikan yang merusak dan penangkapan ikan yang berlebihan, yang mengancam mata pencaharian lokal, ekosistem laut dan keanekaragaman hayati," tambah Nasution.

"Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia akan memainkan peran kunci dalam menyuarakan dan memberikan solusi untuk memperkuat inisiatif regional dan global terhadap penggunaan sumber daya dunia lautan yang adil, bertanggung jawab dan berkelanjutan, serta perlindungan keanekaragaman hayati," Arifsyah menambahkan.

Perairan laut Indonesia adalah salah satu habitat pesisir dan laut yang paling beragam di dunia. Terumbu karangnya merupakan yang paling kaya di dunia, dengan sekitar 590 tercatat spesies karang keras. Dalam terumbu ini berada populasi kaya dan beragam ikan dan spesies laut lainnya, dengan setidaknya 2.200 jenis ikan karang tercatat. Namun, para ahli mengidentifikasi terumbu karang negara itu sebagai salah hotspot keanekaragaman hayati yang paling terancam di dunia, beresiko dari penangkapan ikan berlebihan, polusi dan perubahan iklim.

Pada kesempatan ini, Greenpeace juga meluncurkan laporan laut "Oceans in the Balance, Indonesia in Focus", menyoroti pada harta karun laut yang dimiliki Indonesia, ancaman terhadap ekosistem laut Indonesia, dan solusi nyata tentang bagaimana mempertahankan laut. (3)

Deputi Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Bali, Suariadi Darmoko menambahkan, “Mayoritas pariwisata Bali didukung oleh pesisir dan kelautan, dimana laut menjadi tujuan dan obyek pariwisata. Tak hanya itu, pesisir dan laut juga tempat ritual keagamaan seperti melasti dan sandaran hidup nelayan. Oleh karenanya, laut harus dihindarkan dari praktek eksploitasi dan pencemaran sehingga semuanya berjalan selaras”.

“Untuk Bali, cara sederhana yang sangat mungkin dilakukan adalah dengan tetap menjaga keberlangsungan hutan mangrove di Bali dan hotel yang berada di daerah strategis pariwisata untuk tidak membuang limbahnya ke laut. Keberlangsungan ekosistem laut adalah keberlanjutan hidup manusia”, tegas Suriadi.

"Lautan dan hutan adalah masa depan kita. Kami mempunyai visi Lautan Indonesia 100% bebas dari praktek penangkapan ikan ilegal dan merusak, terlindungi dari bahaya, dan dijaga oleh komunitas lokal yang terlibat dalam pengelolaan sumber daya lautan mereka. Visi ini dapat dicapai jika pemerintah dan seluruh rakyat Indonesia bekerja sama. Lindungi Laut Indonesia, Jadilah Ocean Defender! "Longgena Ginting, Kepala Greenpeace Indonesia, menyimpulkan.


Catatan untuk editor:

(1) The Rainbow Warrior yang merapat hari ini di Bali adalah kapal Greenpeace terbaru dan salah satu yang paling kapal ramah lingkungan dari jenisnya. Armada kapal Greenpeace merupakan aset yang unik dalam kampanye lingkungan untuk menyelamatkan dan melindungi planet bumi. Kapal Greenpeace sering berlayar ke daerah terpencil untuk menyaksikan langsung dan mengambil tindakan terhadap kerusakan lingkungan. Kapal terbuka untuk umum di tanggal 1 Juni. Silahkan kunjungi  www.greenpeace.or.id  untuk detail. Bagi Anda yang ingin menjadi bagian dari kampanye dapat mendaftar di www.defendouroceans.org. Tur Rainbow Warrior di Indonesia merupakan bagian dari  "Tur Ocean Defender Asia Tenggara." Pada bulan Juni dan Juli, Kapal Esperanza akan melanjutkan tur ini di Thailand dan Filipina untuk menyerukan perlindungan lautan di seluruh wilayah.

(2) Link ke cerita perjalanan  www.greenpeace.or.id



KONTAK:

Arifsyah M. Nasution, Jurukampanye Laut Greenpeace Indonesia, +628111400350

Longgena Ginting, Kepala Greenpeace Indonesia, 0811877620

Hikmat Soeriatanuwijaya, Jurukampanye Media Greenpeace Indonesia, 081380473866

Suariadi Darmoko, Deputi Wahana Lingkungan Hidup Indonesian (WALHI) Bali, 085737439019

 

Untuk Foto, Grace Duran Cabus, Photo Officer Greenpeace Asia Tenggara, 

Untuk video, Godi Utama, Video Produser Greenpeace Indonesia, godi.utama @ greenpeace.org