This field is mandatory!
Greenpeace
Greenpeace Indonesia
Pilih situs web
International (English)
-----------
Africa - Congo (Français)
Africa - Senegal (Français)
Africa - South Africa (English)
Argentina (Español)
Australia (English)
Austria (Deutsch)
Belgium (Nederlands/Français)
Brazil (Português)
Bulgaria (български)
Canada (English/Français)
Chile (Español)
China Mainland (简体中文)
Colombia (Español)
Czech Republic (Česky)
Denmark (Dansk)
East Asia (English)
European Union (English)
Fiji (English)
Finland (Suomea)
France (Français)
Germany (Deutsch)
Greece (Ελληνικά)
Hong Kong (繁體中文)
Hungary (Magyar)
India (English/Hindi)
Indonesia (Indonesia)
Israel (עברית)
Italy (Italiano)
Japan (日本語)
Korea (한국어)
Lebanon (العربية)
Luxembourg (Français)
Malta (English)
Mexico (Español)
Netherlands (Nederlands)
New Zealand (English)
Norway (Norsk)
Papua New Guinea (English)
Philippines (English)
Poland (Polska)
Portugal (Português)
Romania (Român)
Russia (Русский)
Slovakia (Slovenčina)
Slovenia (Slovenjia)
Southeast Asia (English)
Spain (Español)
Sweden (Svenska)
Switzerland (Deutsch)
Switzerland (Français)
Taiwan (正體中文)
Thailand (ไทย)
Turkey (Türk)
United Kingdom (English)
USA (English)
Blog
Berita
Laporan-laporan
Beranda
Tentang Kami
GPSEA
Prinsip Utama
Keberhasilan
Sejarah
Kapal
Arctic Sunrise
Esperanza
Rainbow Warrior
Para pendiri
Informasi tentang Lata...
Laporan Tahunan
Laporan Keuangan yang...
Laporan Keuangan yang...
Kontak Kami
Greenpeace di Dunia
Kampanye
Laut
Panduan "Green Electro...
Limbah Beracun
Polluting Paradise
Detox Fashion Manifesto
Air
Perubahan Iklim
Unfriend Coal
COP 16 - Cancun
Batubara Mematikan
Solusi
Akhir dari Zaman Nuklir
Tanah Petaka
365 alasan untuk menen...
Komik Nuklir : Pesan d...
Perbanyakan Senjata
Limbah
Keselamatan
Melindungi Hutan Indon...
Rapor Produsen Kelapa ...
Minyak yang Bersahabat...
Hasil Temuan Perjalana...
Asia Pulp & Paper dala...
Sinar Mas Dalam Invest...
Apa itu REDD?
Moratorium
Membakar Iklim
Hutan dan Perubahaan I...
Multimedia
Fun & Game
Permainan
Wallpapers
E-card
video
Citarum Nadiku, Mari R...
Facebook : Unfriend Coal
2010: Tahun Penuh Aksi
Aksi Greenpeace bersam...
Kesaksian Masyarakat D...
Tegakkan Hukum Untuk M...
Kegiatan Camp Pelindun...
Dukungan Masyarakat Ri...
Selamatkan Hutan Gambu...
Greenpeace | Turn the ...
Sinar Mas Mitos dan Re...
Galeri Foto
Rainbow Warrior Akhirn...
Open Boat Rainbow Warr...
Rainbow Warrior Tiba d...
Aksi Solidaritas Anti ...
Greenpeace Mengingatka...
Greenpeace Meminta Pem...
Aksi Global Untuk Arktik
Aksi Jalan Mundur untu...
100% Indonesia Hijau D...
Aktivis Greenpeace mem...
Greenpeace Menantang C...
Saluran Pembuangan Lim...
Warna warni Air Sungai...
Perhatian! Limbah Berb...
Ayo Calon Pemimpin Jaw...
Orangutan dan Harimau ...
Menyinari Borobudur
Indahnya Energi Terbar...
Climate Rescue Station...
Energi Terbarukan Meny...
Pastikan Masyarakat Me...
Perusakan Hutan Lahan ...
Danau Sembuluh yang Te...
Mata Harimau berada di...
Kebakaran Lahan Gambut...
Mata Harimau tiba di P...
Enggang dan Harimau Me...
Hutan, Kearifan Lokal ...
Panggilan “Meratus” un...
Kehancuran Habitat Eng...
Kepak Sayap Enggang - ...
“Piknik” Beracun ke Cu...
Mata Harimau akan Kemb...
Aksi KFC
Kumi Naidoo Temui Pres...
'Artie' Kemasan KFC Ke...
Harimau Sumatra Memint...
Melukis Diatas Sungai ...
Ratusan “Korban Fukush...
Mengungkap Kayu Illega...
Belantara Budaya : Mel...
Mata Harimau mengaum d...
Tim Mata Harimau di Jambi
Pagar konsesi perkebun...
Tim Mata Harimau berku...
Kondisi Hutan Bukit Ti...
Hutan Indonesia yang T...
Inisiatif Energi Terba...
Anugerah gergaji emas...
Turn The Tide, 72 Jam ...
Pecinta Lingkungan Mem...
Greenpeace Desak Ameri...
Hentikan Ketergantunga...
Kumi Naidoo
Masyarakat Sipil Indon...
Konsesi Sinar Mas Di K...
Restorasi Semenanjung ...
Pilih Hutan untuk Masa...
Hasil Temuan dari Perj...
Aksi Kamu!
Water Patrol
Donasikan Tweet Anda
Bekerja di Greenpeace
Regional Data Analyst ...
Chief Operating Officer
Direct Dialogue Campai...
Bekerja di Kapal Green...
Volunteer
Ruang Pers
Siaran Pers
Unique Papua flotilla ...
Perahu Nelayan Sambut ...
Rainbow Warrior Terbar...
Warga Batang Desak Hat...
Greenpeace Demands RSP...
Greenpeace Mendesak RS...
Panggilan global untuk...
Aksi Jalan Mundur untu...
Polluting Paradise: Bi...
Meracuni Surga: Merek-...
Greenpeace Sampaikan P...
Moratorium Hutan: Berl...
PLTU Batang Akan Lepas...
Batang Coal-fired Powe...
Donasi
Majalah Supporter
Masuk
Baru di sini?
Daftar!
Beranda
Ruang Pers
Laporan
Ringkasan Laporan 'Bagaimana Sinar Mas Meluluhkan Bumi'
Tweet
Tweet
Email
Berbagi
Ringkasan Laporan 'Bagaimana Sinar Mas Meluluhkan Bumi'
Pada halaman ini
Laporan - 6 Juli, 2010
Laporan Investigasi terbaru dari Greenpeace 'Bagaimana Sinar Mas Meluluhkan Bumi'. Memperlihatkan bagaimana perusahaan ternama seperti Walmart, Auchan dan KFC turut menyumbang dalam pecepatan perubahan iklim, kepunahan satwa sepert macan sumatra dan orang-utan
zoom
Raksasa Pulp and Paper Terus Merusak
Download document
Num. pages:
4
Kategori
hutan
Tag
kfc
,
hutan
,
app
,
sinar mas
,
kertas
,
walmart
Berikutnya
Sebelumnya
Ruang Pers
Kontak Pres
Hub
Siaran Pers
Hub
Foto-foto terbaru
External link
Laporan
Hub
Greenpeace di berita
External link
Foto-foto Terbaru
Siaran Pers Terbaru
Unique Papua flotilla welcomes Greenpeace ship, Rainbow Warrior, in...
Siaran Pers
Perahu Nelayan Sambut Kapal Greenpeace Rainbow Warrior di Indonesia
Siaran Pers
Rainbow Warrior Terbaru Akan Kunjungi Indonesia Untuk Pertama Kalinya
Siaran Pers
Warga Batang Desak Hatta Rajasa Batalkan Proyek MP3EI PLTU Batubara Batang
Siaran Pers
Greenpeace Demands RSPO Strengthen Standards, Expel Rogue Forest...
Siaran Pers
Laporan terbaru
Toxic Threads: Meracuni Surga
Laporan
Surat Niat Indonesia-Norwegia Untuk Menurunkan Emisi Gas Rumah Kaca...
Laporan
Bahan Beracun Lepas Kendali
Laporan
The Indonesia - Norway Agreement to reduce greenhouse gas emissions...
Laporan
Laporan Keterkaitan Perusahaan Sawit India Dalam Kerusakan Hutan Indonesia
Laporan