Kepo hutan: Lindungi hutan dengan keterbukaan informasi

Bagaimana menggunakan peta

Dengan melihat berbagai lapisan peta secara bersamaan, Anda dapat menilai dampak atau ancaman yang diakibatkan masing-masing perusahaan atau sektor industri, termasuk kelapa sawit, bubur kayu, kegiatan tebang pilih dan tambang kepada hutan, lahan gambut dan habitat satwa liar yang terancam punah. Anda dapat melihat kedalaman gambut dan menemukan lokasi dan waktu peringatan titik api kebakaran atau deforestasi.

Peringatan atas kebakaran dan pembukaan hutan aktif diperbaharui mendekati waktu nyata yang akan memberikan gambaran terbaik mengenai perubahan di lapangan dan menunjukkan perusahaan apa yang menguasai konsesi tempat kejadian.

  • Aktifkan dan non-aktifkan lapisan peta menggunakan panel lapisan peta.
  • Klik tanda 'i' untuk mengetahui lebih banyak mengenai data yang ditampilkan pada lapisan dan sumber-sumber pengumpulan data tersebut.
  • Gunakan pencarian di sudut kanan atas untuk melakukan pencarian pemilik konsesi tertentu. Klik panah untuk melakukan pencarian berdasarkan tipe konsesi.
  • Lapisan sawit dan bubur kayu (HTI) memungkinkan Anda melakukan penyaringan terhadap konsesi berdasarkan kelompok pemilik atau afiliasi.
  • Klik garis poligon manapun di dalam lapisan konsesi untuk informasi lebih banyak mengenai konsesi tersebut, seperti pemilik konsesi, grup perusahaan, luas dalam satuan hektar, atau gambut pada berbagai kedalaman.
  • Gunakan keempat lapisan konsesi secara bersamaan untuk mengetahui seberapa banyak luas negara yang telah ditandai untuk pembangunan. Gabungkan dengan data tutupan lahan Kementerian Kehutanan dan peta gambut Kementerian Pertanian untuk melihat konsesi apa saja yang terletak pada hutan primer atau sekunder, atau lahan gambut dengan berbagai kedalaman.
  • Gunakan lapisan GLAD (Global Land Analysis and Discovery) untuk mengawasi secara langsung deforestasi di Kalimantan (data untuk daerah lain di Indonesia akan ditambahkan dalam waktu dekat). Ini merupakan sistem peringatan pertama berbasis Landsat yang mempunyai resolusi 30m2 , jauh lebih tinggi dibandingkan sistem lain yang menggunakan 250m2.
  • Lapisan kebakaran aktif dapat menunjukkan titik api yang dideteksi pada 24, 48 atau 72 jam terakhir, atau dalam satu pekan terakhir. Gabungkan dengan lapisan konsesi untuk melihat perusahaan apa yang menguasai lahan-lahan di mana titik tersebut terdeteksi.
  • Lapisan Arsip Titik Api Indonesia menunjukkan detil yang sama mengenai jangka waktu yang lebih lama, hingga tahun 2013. Anda dapat menentukan rentang waktu dengan menggunakan kalender. Tanggal pertama yang Anda pilih adalah waktu mulai, dan kemudian gerakkan maju untuk menentukan tanggal akhir.
  • Anda juga dapat menggunakan lapisan habitat orangutan dan harimau untuk melihat di mana keberadaan satwa tersebut tumpang tindih dengan konsesi perusahaan.
  • Dengan menggabungkan lapisan konsesi dengan peta gambut dan peringatan pembukaan lahan, Anda dapat melihat di mana pembukaan lahan tampaknya berlangsung pada lahan gambut dan siapa penguasa lahan tersebut.