Tim Mata Harimau Menyerahkan Fakta Perusakan Hutan Kepada Pemerintah

Tim Mata Harimau menyerahkan fakta perusakan hutan tersebut dilakukan oleh aktivis berkostum dan mengendarai motor bercorak harimau kepada Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono, Menteri Kehutanan, Menteri Lingkungan Hidup dan Satgas Pemberantasan Mafia Hukum di kantor mereka masing-masing.

Tim Mata Harimau berada di depan kantor Grup Sinar Mas dimana salah satu anak perusahaan mereka APP (Asia Pulp and Paper) masih terus menghancurkan hutan dan Habitat Harimau. Tim Mata Harimau ( Greenpeace, Walhi, KKI Warsi dan WBH) mendesak pemerintah untuk memperpanjang moratorium untuk melindungi lahan gambut semua, meninjau semua izin yang ada, dan menuntut industri yang mengadopsi kebijakan nol deforestasi.