Direktur Eksekutif Greenpeace Asia Tenggara: Yeb Sano

Halaman - 2 Februari, 2016
Mengenal Direktur Eksekutif Greenpeace Asia Tenggara, Yeb Saño

8/9 2014, Svalbard.UN climate commissioner Yeb Saño from the Philippines is sailing with Greenpeace to the Arctic Ocean to put the spotlight on climate change around the time of the sea ice minimum. 

Naderev ‘Yeb’ Madla Saño bergabung dengan Greenpeace Asia Tenggara sebagai Direktur Eksekutif sejak Januari 2016. Sejak 1997 Yeb telah mendedikasikan dirinya untuk bekerja dalam kampanye dan program untuk mengatasi perubahan iklim. Dia memiliki pengalaman yang luas baik dalam pekerjaan publik, maupun lembaga non-pemerintah. 

Yeb dikenal sebagai Kepala Negosiator Filipina untuk the United Nations Framework Convention on Climate Change (UNFCCC). Pidato berapi-api yang dia sampaikan di Warsawa pada 2013 terkait dampak perubahan iklim dan Topan Haiyan telah menyentuh hati dan pikiran di seluruh dunia.

Sebelum bertugas sebagai Kepala Delegasi Perubahan Iklim Filipina untuk PBB, Yeb adalah Direktur Program Perubahan Iklim, WWF-Filipina. Selama lebih dari 14 tahun dia telah memimpin strategi strategi lokal dan internasional untuk memerangi perubahan iklim, meningkatkan keanekaragaman hayati, melindungi sumber daya pesisir dan laut, serta meningkatkan tata kelola pemerintahan lokal. Dia juga pernah menjabat sebagai Direktur Nasional untuk kampanye Earth Hour di Filipina pada 2008-2010.

Sebagai Duta Spiritual untuk OurVoices, dia memimpin panggilan kepada orang-orang beriman dan berkeyakinan (faith groups) di seluruh dunia untuk terlibat dalam masalah perubahan iklim. Dia juga pernah menjadi Pemimpin Peziarah bagi The People’s Pilgrimage dalam sebuah perjalanan khusus yang menyoroti  masyarakat yang berjuang menghadapi dampak-dampak perubahan iklim. Puncak dari ziarah tersebut adalah berjalan kaki sepanjang 1.500 kilometer dari Roma ke Paris yang dilakukan sejak September 2015 hingga Desember 2015 menjelang dilangsungkannya COP 22 di Paris.

Posisi penting lain yang pernah dijalani Yeb adalah sebagai Duta Global dari Seize Your Power Campaign, dan Duta untuk Save the Arctic Movement. Dia juga menjabat sebagai Anggota Dewan bagi Trustee for the Turtle Conservation Society of the Philippines, dan Anggota Dewan Eksekutif Inclusive Mobility Network of the Philippines. Selain itu posisi sebagai Philippine Movement for Climate Justice and the Global Catholic Climate Movement juga pernah dijalaninya.

Yeb memiliki gelar sarjana di bidang filsafat, komputer, dan pengembangan masyarakat. Dia juga pernah menjadi Fellow di Oxford Climate Policy Centre yang berbasis di Universitas Oxford di bawah European Capacity Building Initiative.

Yeb menikah dengan Atty. Eunice Agsaoay, seorang pengacara di bidang lingkungan, komunitas, dan pendidikan. Mereka dianugerahi seorang putra berusia 12 tahun, bernama Yanni, dan Amira, putri berusia delapan tahun. Dia gemar menyelam, bermain sepakbola, fotografi burung, pelukis, aktivis perdamaian dan advokat bagi pemberdayaan masyarakat.

Kategori