Minggu siang kemarin, aktivis dan volunteer kami kembali melakukan sebuah aksi yang keren dan berani. Waya dan teman-teman memanjat tugu Selamat Datang yang terletak di tengah bundaran Hotel Indonesia Jakarta dan menurunkan spanduk “Pilih Presiden untuk Lingkungan” di pilar penyangga tugu bersejarah tersebut. Aksi itu menandakan peluncuran kampanye Greenpeace terbaru 100% Indonesia Hijau Damai.

Lewat kampanye 100% Indonesia Hijau Damai, Greenpeace ingin mengajak kamu, menggalang kekuatan suara kita untuk ikutan menentukan masa depan lingkungan hidup kita. Kami sudah melihat sendiri bagaimana kekuatan suara yang besar tidak dapat diremehkan, dan dengan kekuatan suara yang besar tersebut kita ingin menantang sejauh mana komitmen para Calon Presiden (Capres) terhadap masalah-masalah lingkungan hidup Indonesia saat ini.

Kita punya hak atas lingkungan hidup yang sehat. Kita mau udara yang kita hirup bebas polusi dan kita mau melihat sungai-sungai termasuk yang mengalir di tengah kota tidak membawa banjir namun mengalir jernih agar kita bisa bermain di sana. Kita juga mau hutan-hutan tropis kita di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi atau Papua terjaga baik sebagai rumah bagi flora fauna khas nusantara dan sebagai sumber kehidupan bagi penduduk lokal dan masyarakat adat di sekitarnya.

Namun sayang sekali kenyataannya lingkungan kita saat ini berada dalam krisis, dan kalau dibiarkan lebih lama lagi, kerusakannya bisa tidak terpulihkan lagi.  Sekedar untuk menyebut beberapa contoh misalnya: lebih dari 600.000 hektar hutan alam kita hilang setiap tahunnya dan sebagian diantaranya diubah menjadi kebun-kebun monokultur. Sementara itu laut kita mengalami pencemaran serta dieksploitasi secara berlebihan (over fishing). Kalau kamu suka makan sea food, mungkin kamu menyadari ukuran ikan-ikan laut kita sekarang tidak sebesar seperti dulu lagi. Sungai-sungai sumber air bagi pertanian dan air minum kita juga tercemar parah oleh bahan kimia berbahaya. Seperti sungai Citarum di Jawa Barat yang dinobatkan sebagai sungai paling tercemar di seluruh dunia. Padahal sungai itu memasok  40 persen persediaan sumber air baku PDAM buat kebutuhan warga Jakarta sehari-hari. Ngeri gak sih ?

Tapi kita bisa mengubah situasi ini.

Sebentar lagi Indonesia akan menyelenggarakan Pemilihan Presiden, dan ini bisa menjadi kesempatan bagus untuk menguji apakah calon-calon Presiden mau membalik krisis ini menjadi sebuah komitmen untuk menyelamatkan alam bagi kehidupan kita dan bagi generasi mendatang.

Inilah tujuan kampanye 100% Indonesia Hijau Damai ini. Kita mau perubahan yang berarti dan tidak setengah-setengah. 100% adalah simbol bagi kesungguhan usaha dan tekad kita yang tidak setengah-setengah. Dengan kampanye ini kita mau memastikan bahwa kita hanya akan memilih presiden yang mau bekerja keras untuk mengatasi empat isu lingkungan hidup yang paling penting saat ini, yaitu: perubahan iklim, kelestarian hutan, perlindungan laut dan air bebas pencemaran.  Kempat isu lingkungan itulah yang kami gambarkan dalam empat warna di logo 100 persen Indonesia, yaitu: warna kuning untuk iklim, warna hijau untuk hutan, warna biru untuk laut dan warna orange untuk sungai.

Kini saatnya kamu menjadi bagian dari warna-warni 100 persen Indonesia. Ayo gabung bersama ribuan orang yang telah lebih dulu menjadi bagian dalam gerakan ini. Daftarkan namamu dalam petisi 100 Persen Indonesia ini dan jangan lupa ajak semua teman dan keluargamu untuk bergabung lewat media sosial yang kamu punya.

Saya 100% untuk lingkungan. Kamu?