Thailand Oil Spill

Pantai Ao Phra di Ko Samed sebuah kawasan konservasi laut dan daerah tujuan wisata di Thailand. Daerah itu sekarang menghitam saat pipa bawah laut milik perusahaan minyak Thailand, PTTGC Public Company Limited bocor dan menumpahkan 50.000 liter minyak mentah ke laut.

Malapetaka ini tidak hanya mendatangkan kerugian bagi sektor pariwisata, minyak yang tumpah beresiko menyebar dengan cepat dan berdampak pada industri perikanan.  Kawasan ini adalah pemukiman nelayan yang bergantung pada laut sebagai sumber penghasilan mereka.

Teluk Thailand adalah sumber makanan di negara ini berada di bawah ancaman tumpahan minyak dalam kurun waktu yang cukup lama.  Selama 30 tahun terakhir telah terjadi 200 kasus tumpahan minyak di sana. Industri ekstraktif terus menerus mengancam laut dan sumber daya di dalamnya dan menjadi penyebab utama dari pemanasan global.

Thailand Oil Spill

Greenpeace dengan tegas meminta pertanggungjawaban dan kompensasi dari PTT GC untuk membersihkan tumpahan minyak serta penanggulangan dampak tumpahan minyak terhadap lingkungan, industri pariwisata dan nelayan lokal. PTT GC juga harus transparan sehubungan dengan proses pembersihan dan secara terbuka menyebutkan zat-zat kimia yang digunakan untuk membersihkan minyak mentah dari permukaan laut.

Mengejar tetes minyak terakhir adalah tindakan gila yang tidak masuk akal ketika langkah-langkah untuk memangkas permintaan minyak dan beralih ke energi bersih sudah tersedia sekarang. Generasi masa depan tak akan pernah menikmati dan mengalami keindahan laut dan pesonanya jika kita tidak beraksi sekarang!

Thailand Oil Spill

Thailand Oil Spill