RAUNG DAN UMBA DAFTAR KE KPU

Pemilu Presiden, pesta demokrasi yang sedang kita bangun bersama untuk negeri ini, akan hadir dalam waktu tidak terlalu lama lagi. Selama 20 tahun lebih saya berkecimpung di dunia aktivis, saya telah banyak menyaksikan bagaimana di masa lalu, di masa Orde Baru, pemilu hanya menjadi alat stempel penguasa untuk melanjutkan kekuasaan mereka, dan kita tidak dapat bersuara. Untungnya kini, zaman telah berubah, cahaya telah bersinar kembali, dan kekuatan suara masyarakat bersama telah mengubah bagaimana demokrasi Indonesia berjalan dari waktu ke waktu, dimana sekarang waktunya kita untuk ikut ambil bagian menentukan masa depan kita sendiri.

Jumat kemarin, Greenpeace mengantarkan Raung si Harimau dan Umba si Lumba-lumba ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk mendaftarkan diri menjadi Capres dan Cawapres. Mereka adalah pasangan Capres dan Cawapres pertama yang mendaftar ke KPU, dan yang telah berkomitmen 100% untuk Lingkungan Indonesia. Raung si Harimau bercerita bagaimana ia telah lelah menghirup asap kebakaran hutan setiap tahun, dan khawatir menyaksikan bagaimana nasib keluarganya kian terancam musnah akibat perusakan hutan Indonesia, ia ingin membuat perubahan bagi lingkungan dengan berjuang menuju RI-1. Sedangkan Umba si Lumba-lumba meskipun wajahnya selalu ceria, namun ia sebenarnya marah menyaksikan keindahan lautan Indonesia rumahnya, terus menerus dirusak oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, kebijakan yang tidak berpihak pada perlindungan laut, dan juga serbuan kapal-kapal asing yang menangkap ikan teman-temannya secara berlebihan tanpa memberikan mereka waktu berkembang.  Karena itulah mereka bersatu menjadi pasangan Capres dan Cawapres.

RAUNG DAN UMBA DAFTAR KE KPU

Mereka menginginkan Lingkungan menjadi perhatian utama selain masalah Ekonomi, Pendidikan, dan Kesehatan yang kerap dijanjikan para Capres  lain. Padahal kata Raung, kalau kita mau berpikir sejenak, menempatkan perlindungan lingkungan sebagai yang utama akan membuat roda ekonomi Indonesia menjadi berkelanjutan, memastikan sumber daya terjaga sehingga proses produksi dapat terus berjalan. Lingkungan yang terlindungi akan menghilangkan polusi, pencemaran, dan akan menjaga kesehatan masyarakat dengan sendirinya. Perlindungan lingkungan juga pastinya akan memajukan pendidikan, karena akan selalu ada ilmu baru yang bisa kita pelajari dari hutan, sungai dan lautan Indonesia yang belum banyak diketahui. Ini jelas lebih baik daripada kita mempelajari sesuatu yang terlanjur punah akibat rusaknya lingkungan.    

Saya sangat setuju dan mendukung 100%  visi misi Raung dan Umba. Masa depan Indonesia dapat  berujung pada konflik dan bencana lingkungan yang lebih buruk atau kita bisa membuatnya menjadi lebih baik  dengan memilih menyelamatkan hutan dari kehancuran, memilih menyelamatkan laut dari pencurian ikan dan penangkapan merusak, menyelamatkan sungai dari pencemaran dan juga dapat menyelamatkan iklim sekaligus mendorong penggunaan energi terbarukan. 

Tahun ini adalah saatnya kita berpikir jauh ke depan dan bersuara lantang untuk lingkungan. Inilah kesempatan kamu semua untuk menguji komitmen calon Presidenmu pada lingkungan, untuk membalik krisis, dan menyelamatkan masa depan kita semua. Gunakan media sosialmua untuk sebarkan visi misi Raung dan Umba. Siapapun calon presidenmu, pastikan ia berkomitmen 100% untuk lingkungan.

    100% untuk melindungi hutan dan gambut Indonesia

    100% untuk air bebas toksik

    100% untuk laut sehat dan terlindungi

    100% untuk perlindungan iklim dan pengembangan energi terbarukan

Mari gabung bersama kami di www.100persenindonesia.org, mari bersuara bersama Raung dan Umba.