Hari ini mari kita rayakan keindahan lautan yang luar biasa, sambil meyampaikan rasa kagum kepada lautan dan samudera raya yang menyelimuti planet kita. Lautan kita adalah paru-paru yang sesungguhnya bagi planet kita, yang menyediakan hampir sebagian besar oksigen yang kita hirup sehari-hari. Laut memiliki peranan yang sangat penting dalam mengontrol iklim di bumi dengan menyerap karbon dari atmosfer dalam jumlah yang sangat besar. Laut juga memindahkan panas dari daerah ekuator menuju ke kutub. Tanpa peran laut, maka hampir keseluruhan planet Bumi akan menjadi terlalu dingin bagi manusia untuk hidup.

Gagasan Hari Laut Sedunia diperkenalkan pada tahun 1992 pada saat Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Bumi di Rio de Janeiro, Brasil.  Pada tahun 2008 Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) kemudian menetapkannya secara resmi menjadi Hari Laut Sedunia, dan sejak itu setiap tanggal 8 Juni, setiap tahun, jutaan orang di seluruh dunia bersama-sama merayakan pentingnya keberadaan laut bagi keberlangsungan hidup kita sambil melakukan berbagai aksi bersama di seluruh dunia. Tahun ini peringatanHari Laut mengambil tema “Bersama-sama kita punya kekuatan untuk melindungi lautan”. Hari inimenjadi kesempatan global untuk meningkatan kesadaran perlunya aksi nyata baik secara individu maupun bersama komunitas untuk menjadi bagian dari solusi demi masyarakat dunia yang berkelanjutan dan  bagi laut yang lebih sehat.

Laut tidak memisahkan kita, namun justru menghubungkan kita semua. Dimana pun kita tinggal, mulai dari Banda Aceh hingga Bandar Lampung, dari Balikpapan hingga Pontianak, dari Gorontalo hingga Makassar, atau dari Sorong hingga Jayapura atau Merauke, kita sangat tergantung pada laut yang sehat untuk tetap dapat hidup. Pola hidup dan cara konsumsi kita telah menghasilkan ancaman serius bagi laut seperti pencemaran, over-fishing, dan perubahan iklim. Namun demikian, kita juga dapat mengatasi masalah-masalah tersebut dan menjadi solusi bagi lautan kita.

 

Laut juga merupakan sumber pangan penting dunia. Ikan merupakan sumber protein utama bagi lebih dari satu miliar penduduk dunia, dan sekitar 15 persen protein hewani yang dikonsumsi dunia berasal dari ikan. Menurut badan pangan dan pertanian dunia (FAO), lautan menghasilkan 100 juta ton ikan setiap tahun, namun jumlah tersebut menurun drastis setiap tahun, karena persediaan ikan yang terus menurun. Kita telah mengkonsumsi ikan melampaui kemampuan ikan-ikan tersebut berkembang biak secara berkelanjutan

Laut juga menjadi sarana transportasi antar kota, antar pulau bahkan antar benua. Sebagian besar kepulauan kita adalah pulau-pulau kecil, dimana lautan menjadi penghubung utama di sana. Namun tingkat lalu lintas laut yang semakin padat telah berdampak negatif bagi laut. Kapal-kapal termasuk kapal tanker minyak sering membuang limbah dan mencemari lingkungan laut.

Ayo Lakukan Sesuatu

Kita perlu membangun gerakan bersama melindungi lautan sebelum terlambat. Di hari lautan sedunia ini kita perlu mengingatkkan setiap orang betapa vitalnya lautan bagi keberlangsungan (survival) kita di planet ini. Laut mati, maka planet pun akan mati. Kita masing-masing dapat melakukan sesuatu untuk melindungi lautan, dan ada banyak cara yang dapat dilakukan baik secara individu maupun secara berkelompok. Salah satu hal yang paling praktis yang dapat kita lakukan adalah menghentikan sampah masuk ke lautan. Sampah merupakan salah satu masalah besar bagi lautan, dan berikut ini adalah cara-cara praktis yang dapat kamu lakukan agar pantai dan laut kita bebas sampah.

Pikirkan tentang bagaimana makanan kita diproduksi. Cara-cara makanan diproduksi dan ditransport telah menjadi kontributor utama dari pencemaran laut dan perubahan iklim.Mari dorong dan promosikan makanan organik dan termasuk mengembangkan makanan lokal. Pangan lokal dan organik akan menjadi alternatif untuk menghilangkan kebutuhan energi transportasi untuk mengirim makanan tersebut dari tempat lain yang jauh. Pangan lokal juga mendorong sistem produksi pangan yang terdesentralisasi sehingga dapat mengurangi penggunaan lahan secara besar-besaran dan intensif, yang dapat merusak alam dan hutan. Sebagian besar makanan laut yang kita konsumsi juga berasal dari spesies-spesies laut yang terancam punah. Cari tahu dan pastikan kamu tidak mengkonsumsinya lagi.

Dukunglah upaya konservasi laut. Lakukanlah aksi untuk terbangunnya jaringan suaka dan cagar alam laut. Desak pemimpin kita dan pemerintah sedunia untuk bersepakat menyisihkan lebih dari 40% laut untuk cagar alam. Cagar Alam Laut adalah kawasan laut yang dilindungi dan dimana eksploitasi terhadap seluruh sumber daya laut dicegah, dan untuk memastikan bahwa terdapat kawasan yang cukup untuk sumberdaya perikanan dapat memulihkan dirinya.

Kamu berperan menentukan masa depan laut Indonesia dan dunia. Pastikan calon pemimpin berkomitmen pada 100% laut sehat dan mendukung suaka laut global. Dukung petisi tersebut disini. Terima kasih.

Bacaan relevan lain:

  1. Ekosistem Laut Kita Dalam Ancaman
  2. Selamat Hari Lautan Sedunia, Selamatkan Kekayaan Laut Indonesia!
  3. Selamat Hari Penyu Sedunia             
  4. Minyak Kotor Mengancam Laut Kita
  5. Suara Huhate untuk Calon Presiden Baru