“Kelahiran kembali” terbentur kenyataan dalam pertemuan iklim PBB

Pembangkit listrik main-main terungkap

Berita - 10 Desember, 2008
Industri nuklir adalah penerima subsidi negara yang besar selama limapuluh tahun – tetapi hanya menjadi sumber energi yang paling tidak aman, paling mahal, dengan kontaminasi dan limbah yang akan bertahan selama ribuan generasi mendatang.

Mickey Mouse climate solutions

Di Poznan, lebih dari 350 organisasi non-pemerintah termasuk Greenpeace, Friends of the Earth dan WWF, memperingatkan para delegasi pertemuan iklim PBB itu, bahwa tenaga nuklir bukan solusi iklim yang aman, bahkan merupakan pilihan yang berbahaya dari investasi pembangkit listrik terbarukan dan upaya efisiensi energi. Mewakili jutaan pendukung dari 48 negara, organisasi-organisasi ini mengumumkan bahwa tenaga nuklir sebagai "solusi muslihat perubahan iklim" dan menyerukan dunia untuk tidak menyertakannya ke dalam Mekanisme Pembangunan Bersih atau Clean Development Mechanism (CDM) dari Protokol Kyoto.

Akibat gagal memperoleh dukungan negara dan kembali gagal menggunakan uang pembayar pajak, industri nuklir sekarang menyatakan dirinya sebagai solusi praktis dari perubahan iklim. Kelompok industri kotor dan hampir rontok ini menginginkan hak istimewa guna mendapatkan jalan untuk mendapat dukungan pendanaan di bawah mekanisme-mekanisme Protokol Kyoto. Jika mereka berhasil, maka negara seperti Perancis dapat membiayai pembangunan sebuah reaktor di negara berkembang lewat perusahaan asal Perancis, kemudian mengklaim "biaya emisi" bagi negara itu sehingga terlepas dari kewajiban memangkas emisi gas rumah kaca mereka.

Proposal untuk menyertakan tenaga nuklir ke dalam CDM Protokol Kyoto saat ini tengah dibahas pada pertemuan iklim di Poznan. Pertemuan ini bersamaan dengan makin maraknya kabar buruk yang menyulitkan industri nuklir mengklaim mereka bahwa tenaga nuklir merupakan sumber energi murah dan bersih. Setelah mendengar kabar membengkaknya biaya pembangunan Reaktor Bertekanan Eropa atau European Pressurised Reactors (EPRs) di Perancis dan Finlandia serta perkiraan biaya pembangunan di Amerika Serikat, Afrika Selatan - yang sampai saat ini merupakan salah satu kandidat menjanjikan sebagai "pembaharu" nuklir -sementara waktu akan mundur.

Ketika Badan Internastional Tenaga Atom atau the International Atomic Energy Agency (IAEA) memaparkan kasus pro-nuklirnya di Poznan minggu lalu, kami berada di sana untuk menantang mereka dengan fakta-fakta. IAEA tidak dapat membela diri kecuali mengatakan bahwa keadaannya akan membaik di masa mendatang! Ini adalah kalimat yang sama yang kita dan orangtua kita dengar selama limapuluh tahun terakhir. IAEA harus berhenti bermimpi - iklim tidak akan menunggu dan kita semua harus secara serius memerangi dampak perubahan iklim.

Untuk menyertakan beberapa fakta ke dalam debat ini, Greenpeace telah mempersiapkan sebuah makalah. Bersama sejumlah organisasi lain, kami menyelenggarakan sebuah side event resmi di Poznan - sebuah sesi khusus yang mengungkapkan fakta di balik tabir "pembaharuan" nuklir. : Pada side event itu Greenpeace memaparkan bahwa tenaga nuklir telah menurun penggunaannya beberapa tahun belakangan ini, karena lebih banyak reaktor yang ditutup ketimbang dibuka. Melonjaknya biaya ditambah krisis finansial baru-baru ini memberi dampak yang buruk pada reputasi industri nuklir pada institusi finansial dan perbankan. Kami senang sekali melihat lebih dari 100 orang dari media dan para anggota delegasi yang datang dan mendapatkan rincian fakta mengenai buruknya kinerja industri nuklir, sesuatu yang selama ini berusaha disembunyikan oleh industri nuklir.

Side event ini sendiri tidak akan menghentikan lobi nuklir yang akan berusaha masuk lewat pintu belakang untuk mendapatkan akses pendanaan mitigasi iklim. Tapi jelas di kubu industri nuklir suasananya sangat tertekan, dan para negosiator dan pers dari seluruh dunia mulai mengerti bahwa euforia "pembaharuan" sudah selesai.

Katakan kepada Presiden Indonesia!

Ayo, bergabung bersama kami untuk mendesak Presiden menetapkan secepatnya moratorium deforestasi!

Dukung Kami

Yup, Greenpeace adalah organisasi kampanye independen. Dukungan finansial dari individu-individu seperti anda adalah tulang punggung untuk kampanye-kampanye Greenpeace

Kategori