Penipuan Karbon Hutan

Proyek Noel Kempff di Bolivia -- Bagaimana perusahaan minyak bumi dan batubara melakukan penipuan kompensasi pada hutan untuk menyelamatkan iklim

Berita - 21 Oktober, 2009
Perusahaan batubara dan minyak bumi menggunakan kompensasi pada hutan untuk mencoba dan mencurangi masalah iklim. Laporan terbaru kami, Carbon Scam (penipuan karbon) menyelidiki bagaimana American Electric Power, BP dan Pacificorp – semua pemilik saham dalam proyek aksi terhadap iklim Noel Kempff di Bolivia – menggunakan proyek perlindungan hutan untuk mencoba dan menghindari kewajiban mereka untuk mengurangi emisi karbon.

Hutan harus kita lindungi dari para penipu yang hanya memikirkan kepentingan mereka sendiri

'Carbon Scam' (Penipuan karbon) menunjukkan bagaimana perkiraan penurunan penyimpanan karbon mendekati 90% dari yang diklaim; bagaimana laju deforestasi di Bolivia sebenarnya meningkat sejak proyek dimulai; dan bagaimana keuntungan yang dijanjikan kepada masyarakat lokal sebenarnya tidak ada.

Apa itu Noel Kempff?

Tahun 1997, tiga perusahaan raksasa di atas membuat kesepakatan dengan pemerintah Bolivia untuk berinvestasi sebanyak jutaan dollar dalam rangka perlindungan dan perluasan taman nasional Noel Kempff. Imbalannya, mereka akan menerima kredit karbon dalam jual beli di pasar karbon secara sukarela (voluntary carbon market) untuk mendapatkan kompensasi pada emisi CO2 mereka.

Industri memanfaatkan Noel Kempff sebagai topeng untuk skema kompensasi pada hutan (forest offset) dibawah REDD (Reduced Emissions from Deforestation and Degradation). Perlindungan hutan dengan skema REDD sebagai medianya, akan dimasukkan dalam negosiasi kesepakatan iklim global di konferensi PBB untuk Perubahan iklim di Copenhagen Desember mendatang.

Apa itu proyek REDD Sub-Nasional?

Perusakan hutan tropis bertanggung jawab akan 20% emisi karbon global. Perlindungan hutan tropis harus menjadi bagian penting dalam kesepakatan untuk menyelamatkan iklim. Banyak terjadi perdebatan akan bentuk perlindungan ini. Solusi "Hutan untuk Iklim" dari Greenpeace menunjukkan cara untuk mencapai tindak perlindungan iklim dan hutan.

Namun, bentuk lain dari REDD yang sedang diajukan dapat mengancam perlindungan iklim. Kompensasi Sub-national  adalah masalah tersendiri - skema ini memberi jalan untuk perusahaan, terutama perusahaan minyak bumi dan batubara, untuk "membeli" sedikit bagian dari hutan untuk dilindungi dengan imbalan hak kredit karbon di masa depan yang sepadan dengan bagian hutan tersebut.

Ada permasalahan nyata dalam pendekatan ini. Kesalahan dalam laporan sangatlah umum namun akan lebih sulit untuk mengukur karbon di hutan, terutama untuk area yang kecil, dibandingkan dari sumber emisi industri seperti cerobong asap. Resiko berat lainnya, peningkatan melalui laporan yang tidak akurat merupakan kebocoran, dimana deforestasi akan berhenti di lokasi area yang dilindungi, hanya akan memindahkan deforestasi ke area yang belum terlindungi. Terlebih lagi, tanpa rencana komprehensif untuk mengurangi emisi, akan sulit untuk mengetahui jangka waktu proyek atau bisa tidaknya merepresentasikan bertambahnya simpanan karbon.

Noel Kempff - dicanangkan besar-besaran oleh industri sebagai cerita sukses untuk forest offset sub-nasional - gagal dari segala aspeknya.

Dimana letak penipuannya?

Sejak proyek ini dimulai tahun 1997, estimasi penurunan emisi CO2 jatuh drastis sebanyak lebih dari 90%, dari 55 juta ton "menjadi" 5,8 juta ton. Bila estimasi awal yang tidak akurat digunakan dalam perdagangan karbon, maka bisa saja terjadi LONJAKAN BESAR dalam pelepasan emisi karbon. Perusahaan dapat saja mengklaim telah mereduksi emisi namun terus melepaskan sejumlah emisi yang seharusnya dikompensasikan.

Kecacatan dalam penghitungan emisi menjadi alasan yang cukup untuk menghindari skema kompensasi secara sub-nasional ini.  Bukti-bukti bahwa proyek ini telah gagal melakukan perlindungan terhadap:

1. "Kebocoran"-Perusahaan berjanji akan secara efektif memantau kebocoran namun dalam konteks presentasi keseluruhan deforestasi, terjadi peningkatan laju di Bolivia. Bahkan tingkat kebocoran proyek ini diperkirakaan sebesar 42-60%.

2. "Tambahan" -  Perubahan-perubahan dalam hukum Bolivia menunjukkan bahwa Noel Kempff akan tetap terlindungi tanpa adanya campur tangan perusahaan, hal ini menunjukkan kemungkinan tambahan simpanan CO2 tidak terjadi.

3. "Ketetapan" - Proyek ini juga memiliki resiko kebakaran hutan, hama, penyakit dan dinamika politik. Seluruh faktor ini dapat mengancam perlindungan hutan yang berarti simpanan karbon yang mengkompensasi  emisi perusahaan, masih dapat terlepas.

4. "Keuntungan Masyarakat" - Industri mengklaim proyek ini memberikan keuntungan untuk masyarakat melalui berbagai cara, namun pada kenyataannya berbeda dengan pengakuan beberapa anggota masyarakat, "Kenyataannya proyek Noel Kempff tidak memberikan keuntungan apa-apa", kata Pastur Solís Pérez warga masyarakat setempat.

Pemimpin dunia harus mendengarkan kajian ilmiah bukan perusahaan-perusahaan

Kompensasi sub-national akan berakibat buruk terhadap hutan dan iklim. Selagi pemimpin dunia bersiap untuk pertemuan di Copenhagen, mereka harus memetik pelajaran dari Noel Kempff. Bukan suatu hal baru, bila perusahaan pencemar akan membayar lebih murah untuk perlindungan hutan dibandingkan dengan menurunkan tingkat emisi mereka, mereka melobi secara keras untuk kompensasi Sub-national. Perusahaan-perusahaan ini mungkin bisa membuat bingung politisi, namun iklim tidak akan bisa ditipu.

Dunia perlu melihat kesepakatan Copenhagen yang menyelamatkan iklim. Termasuk didalamnya hal-hal penting yang menjadi ukuran dalam melindungi hutan yang bukan berada dibawah skema sub-nasional yang hanya akan menguntungkan perusahaan yang telah mencurangi iklim.

Dukung Kami!

Greenpeace adalah organisasi kampanye independen. Dukungan finansial dari individu-individu seperti anda adalah tulang punggung untuk kampanye-kampanye Greenpeace. Greenpeace menolak pendanaan dari pemerintah ataupun perusahaan untuk tetap menjaga independen dalam berkampanye.

Kategori