Pernyataan Greenpeace tentang biofuels

Berita - 15 Januari, 2008
Juru bicara Iklim dan energy Greenpeace Asia Tenggara Jasper Inventor :

 “Walaupun Biofuel,  dikatakan sebagai altenatif dari bahan bakar fosil, bukan berarti dapat mengurangi dari dampak perubahaan iklim, mengurangi harga minyak bumi dan keamanan energi, Biofuel bukanlah satu-satunya jawaban untuk mengurangi masalah energi dan lingkungan. Karena dengan Tidak terkontrolnya pemakaian biofuels dapat merugikan lingkungan.  Ini  telah menjadi perhatian penting berdasarkan dari dampak  lingkungan dan sosial dari meningkatnya permintaan atas biofuel,  Sangat jelas terlihat adanya indikasi tersebut bahwa sumber energi sangat erat hubungannya dengan tindakan lain seperti politik dan sosial yang  berkelanjutan.

“Greenpeace memahami bahwa biofuel  dapat berkontribusi dalam mengurangi  emisi gas rumah kaca dari sisi transportasi. Greenpeace mendorong ini harus mempunyai batasan dalam pengembangannya dari kinerja  pertanian yang berkelanjutan , Yang  langsung ataupun tidak langsung memimpin dalam perusakan ekosistem alam  yang ada. Selanjutnya, Biofuel  jangan sampai menghalangi  kemampuan dari setiap negara untuk memenuhi kebutuhan pangan dan kedaulatannya.

“Hasil biofuel mempunyai  dampak pada pengelolaan lahan. Pengembangan dari penanaman biofuel seharusnya tidak merusak dari hutan alam yang tersisa seperti  yang sedang  terjadi dan suatu trend tidak dapat di terima seperti di Indonesia. Selain itu, keberadaan tanah pertanian adalah sumber daya yang  terbatas dan permintaan  untuk hasil bioenergi  tidak dapat di acuhkan semakin meningkatnya persaingan antara lahan untuk kebutuhan pangan dan non-pangan. Hasil bioenergy  tidak dapat bersaing dengan pangan di suatu Negara dimana pertanian sangat dibutuhkan untuk kelangsungan ketersediaan bahan pangan. Merubah keanekaragaman hayati dan kebutuhan pangan yang  sangat di butuhkan di negara berkembang  dengan dalih untuk memberi bahan bakar mobil ini adalah suatu pertanyaan yang sangat serius.

 “Perencanaan dari pemerintah untuk meninjau ulang  peraturan tentang biofuel ini adalah langkah yang sangat menggembirakan karena dapat mempertegas langkah-langkah regulasi tentang pengembangan biofuel. Sejauh ini pemerintah, semestinya tidak menlupakan dari pentinganya Program Energi terbarukan/ Renewable Energy (RE) dimana sangat jelas membuktikan lebih baik dan dapat bertahan lama solusi tanpa penyesalan untuk melindungi keamanan energy dan melindungi dari dampak perubahan iklim. Dengan keuntungan untuk solusi krisis energy , tidak ada penyesalaan bila akhirnya bila para majelis tinggi menerima program energy terbarukan.