Solar Generation Serukan Revolusi Energi di Hari Bumi

Berita - 22 April, 2009
22 April 2009, Jakarta – Kelompok pemuda Greenpeace, Solar Generation, menyerukan revolusi penggunaan dan produksi energi di Indonesia, dengan mengadakan kampanye “Smart Power” di Bandung hari ini.

Dalam memperingati hari bumi, Kelompok pemuda Greenpeace, Solar Generation, menyerukan revolusi penggunaan dan produksi energi di Indonesia, dengan mengadakan kampanye “Smart Power” di SMP 52 Bandung.

"Kami berada di sini sebagai perwakilan generasi muda Indonesia, berusaha menggugah pemerintah, industri dan generasi muda untuk bersatu padu mengatasi masalah perubahan iklim. Kaum muda adalah pihak yang akan merasakan langsung dampak perubahan iklim di masa mendatang, jika tidak segera dilakukan langkah-langkah untuk mengubah investasi dari bahan bakar berpolusi macam bensin dan batu bara, menjadi sumber-sumber energi yang bersih dan terbaharui seperti panas bumi, tenaga angin, serta matahari. Selain itu sangat penting dilakukan implementasi program penghematan energi besar-besaran di seluruh negeri, agar tidak menambah lagi emisi gas rumah kaca Indonesia yang sudah sangat tinggi akibat pembabatan hutan," jelas Galih, Koordinator Solar Generation Indonesia.

Solar Generation juga memanfaatkan acara ini untuk meluncurkan inisiatif dalam merancang mata pelajaran lingkungan pada kurikulum Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas. Melalui proyek ini, Solar Generation bertujuan meningkatkan kesadaran generasi muda untuk melakukan sesuatu, dengan memperkenalkan program-program efisiensi energi di sekolah-sekolah

Greenpeace telah mendesak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk melakukan langkah konkret mengatasi masalah perubahan iklim dengan cara mengurangi emisi gas rumah kaca Indonesia, yang sebagian besar dihasilkan oleh pembabatan hutan. Tetapi dengan semakin besarnya emisi yang dihasilkan dari penggunaan pembangkit tenaga berbasis batu bara, Solar Generation mengkhawatirkan dalam waktu dekat Indonesia akan memecahkan rekornya sendiri sebagai negara terbesar ketiga penghasil emisi gas rumah kaca.

Tahun ini adalah tahun yang sangat penting. Karena tahun ini adalah tahun pemilihan umum untuk Indonesia, dimana pemilihan legislatif berakhir April, pemilihan presiden pada September, dan langkah-langkah penting akan terus dilakukan untuk mengatasi krisis finansial global. Yang paling penting, tahun ini komunitas internasional akan melakukan pertemuan di Copenhagen, Denmark, dimana harus ada kesepakatan terhadap aksi segera dan dramatis untuk mengatasi ancaman perubahan iklim dan menentukan arah kepada masa depan yang lebih berkelanjutan. Kepemimpinan kuat dari negara-negara berkembang seperti Indonesia, serta kerja sama dari negara-negara maju sangat penting untuk menghasilkan kesepakatan di Copenhagen. Untuk itu Solar Generation mendesak Presiden Yudhoyono untuk mengambil kepemimpinan itu.

"Greenpeace dan Solar Generation menghimbau generasi muda Indonesia untuk menyerukan efisiensi energi dan industri energi terbaharui, untuk menciptakan model pembangunan baru pemenuhan kebutuhan energi, menghentikan penggunaan batu bara, dan menciptakan jutaan lapangan kerja hijau baru tanpa mengorbankan kesehatan manusia dan lingkungan," demikian kesimpulan Arif Fiyanto, Jurukampanye Iklim dan Energi Greenpeace Asia Tenggara.

Greenpeace adalah organisasi kampanye global yang independen, yang beraksi untuk mengubah perilaku dan sikap, untuk melindungi dan melestarikan lingkungan, serta mempromosikan perdamaian.

Dukung Kami!

Greenpeace adalah organisasi kampanye independen. Dukungan finansial dari individu-individu seperti anda adalah tulang punggung untuk kampanye-kampanye Greenpeace

Kategori