Surat Terbuka untuk Barack Obama

Berita - 17 Desember, 2009
Kumi Naidoo, Direktur eksekutif Greenpeace Internasional, menuliskan surat terbuka untuk Barack Obama menjelang kedatangannya di Kopenhagen pada pertemuan perubahaan iklim COP15.

Kumi Naidoo

Mr. Barack Obama

Presiden Amerika Serikat

17 Desember 2009

Dear Mr. Presiden,

Sekarang adalah saatnya untuk memberikan harapan ketimbang suara. Saat Anda datang untuk Pertemuan Iklim PBB di Kopenhagen, saya merasa terpaksa untuk mengekspresikan harapan dan semangat saya untuk peranan yang Anda akan mainkan bersama para pemimpin negara lainnya dalam mencapai kesepakatan demi menghindari bencana perubahan iklim: Peranan yang Anda harus mainkan demi menjaga harapan tetap hidup untuk jutaan orang di seluruh dunia.

Nama saya adalah Kumi Naidoo, saya adalah Direktur Eksekutif Greenpeace, saya juga mengepalai Global Coalition for Climate Action (www.tcktcktck.org) dan mengabdi sebagai wakil kepala Global Call to Action Against Poverty (www.whiteband.org). Tetapi seperti semua orang, juga Anda, saya adalah warga masyarakat dunia. Saya juga adalah anak Benua Afrika.

Seperti juga banyak orang di seluruh dunia, saya sangat bersemangat di masa kampanye Presiden Anda. Saya mempunyai harapan besar saat saya mendengarkan Anda berbicara mengenai bahaya pemanasan global, dan mengenai janji ekonomi energi bersih. Saya juga bahagia mendengar janji bahwa Amerika Serikat akan kembali kepada hubungan multilateral. Setelah sekian tahun pengingkaran dan tidak bertindaknya pemerintahan Bush, Anda mengembalikan harapan saya bahwa perjanjian iklim yang adil, ambisius dan mengikat masih dimungkinkan untuk tercapai. Harapan saya sebuah perjanjian yang akan menghancurkan ancaman bencana perubahan iklim bisa dicapai. Saya percaya dan masih percaya Anda bisa menjadi pemimpin yang memastikan itu terjadi.

Semasa kecil saya tumbuh di bawah apartheid, saya belajar bahwa seorang pemimpin dimungkinkan mencari perubahan demi menjaga harapan tetap hidup. Saya juga belar bahwa cepat atau lambat pemimpin transformatif harus mengambil keputusan sulit. Besok Anda akan menghadapi keputusan seperti itu. Pilihan Anda dapat mengubah jalannya sejarah.

Seperti Anda ketahui dengan baik, tidak ada wilayah atau negara yang kebal akan dampak perubahan iklim. Mencairnya es, terbakarnya hutan dan keasaman laut telah terdokumentasikan dengan baik oleh ilmuwan sebagai dampak ekologis dari perubahan iklim. Tetapi sangat sering, kita kehilangan perhatian pada hubungan kuat antara lingkungan dan bagaimana masyarakat terpengaruhi. Perkiraan saat ini sekitar 300.000 orang, terutama dari golongan miskin dan tidak punya saluran politik, mati setia tahunnya di bumi yang makin panas ini.

Air, makanan dan tanah layak huni semakin langka, mengakibatkan umat manusia menderita dan melipatgandakan tensi politik. Angka terakhir memperlihatkan bahwa jika kita tidak bertindak sekarang, satu miliar orang akan menderita dampak perubahan iklim pada pertengahan abad ini.

Hal itu tidak terelakkan lagi akan mengarah kepada konflik dan masalah keamanan. Sesuatu dimana bumi yang tidak stabil ini tidak bisa mengatasinya. Saat ini dampak perubahan iklim, seperti mengeringnya Danau Chad, salah satu laut di dalam daratan terbesar dunia, telah memicu tragedi di Darfur, dimana kelangkaan air dan persaingan memperebutkan lahan telah menelan jutaan korban jiwa. Betul, perubahan iklim diperdebatkan sebagai salah satu ancaman terhadap perdamaian. Harga yang harus dibayar oleh tidak bertindak adalah nyawa manusia, dan Anda tahu pasti bahwa perempuan dan anak-anak, seperti biasa, akan terkena dampak paling parah.

Kaum miskin dan tidak punya suara politik akan menjadi pihak yang paling menderita; mereka akan terpukul secara cepat dan keras. Sebuah ketidak adilan yang menyakitkan saya. Mereka adalah pihak yang paling tidak menyebabkan perubahan iklim.

Di negara Anda, Anda telah melakukan langkah penting untuk memperbaiki keadaan dengan mengeluarkan kebijakan yang secara simultan akan membatasi polisi gas rumahkaca dan memberi rakyat Amerika pekerjaan. Dari jauh, sepertinya ambisi dari rencana ini telah ditentang oleh perusahaan-perusahaan minyak dan energi fosil yang sangat kuat. Hingga saat ini, para negosiator Anda hanya menyetujui pengurangan emisi Amerika Serikat 3 persen dari level 1990 pada 2020 nanti - secara berbahaya sangat jauh dibawah rekomendasi Intergovernmental Panel on Climate Change yakni 20-25% yang diperlukan untuk menghindari bencana perubahan iklim. Amerika juga gagal untuk menyajikan bantuan finansial jangka panjang. Bantuan uang jangka panjang sangat dibutuhkan negara-negara maju untuk mengantisipasi dampak perubahan iklim yang saat ini sudah mereka alami dan akan mereka alami. Mereka butuh uang lebih banyak untuk berinvestasi di sumber energi bersih sebagai modal pembangunan ekonomi mereka.

Saya merasa bertanggung jawab untuk menginformasikan Anda bahwa kurangnya ambisi seperti ini sangat mematahkan semangat banyak orang yang terbangkitkan oleh janji Anda dan berharap Anda untuk bergabung kembali dengan komunitas internasional untuk menangani masalah ini.

Saya sangat berharap, seperti yang sudah Anda demonstrasikan, bahwa segalanya itu mungkin. Prospek kepemimpinan personal Anda pada negosiasi membuat saya masih punya 'secercah harapan' bahwa Anda akan menunjukkan keberanian dan visi untuk membuat sejarah.

Ini bukan krisis politik sederhana: ini krisis moral. Saya ingin terus percaya pada Anda, tuan Presiden. Saya berharap pada rasa kemanusiaan Anda - tolong jangan hukum masyarakat yang berada di negara kepulauan dengan permukaan tanah rendah dan negara-negara paling rentan di dunia. Jangan biarkan mereka hilang dari peta.

Anda telah memberikan harapan kepada masyarakat bahwa kita akhirnya akan menyelesaikan krisis. Anda punya kesempatan untuk mengubah harapan itu menjadi aksi dan menjadi kenyataan.

Bagi mereka yang berasal dari negara-negara rentan ancaman bahaya sudah di depan mata, tetapi mari kita perjelas, bahwa seluruh 6,8 miliar penduduk dunia akan menderita dari konsekuensi perubahan iklim. Mereka butuh pemimpin dengan keberanian dan visi untuk bertindak. Saya berdoa bahwa Andalah pemimpin itu.

Saya akhiri dengan mengingatkan Anda akan kata-kata yang sering Anda ucapkan di masa kampanye. Anda sering mengutip kata-kata kuat dari Martin Luther King: "Sekarang adalah sangat penting."

Sayangnya, menurut ilmu pengetahuan masa sekarang menjadi jauh lebih penting. Saya dengan rendah hati meminta Anda untuk menolak kepentingan-kepentingan jarak pendek, kepentingan politik dan kompromi.

Dengarkanlah panggilan sejarah. Dengarkan suara mereka yang sedang terancam. Dengarkan suara generasi masa depan, anak-anak dan cucu kita. Anak-anak Anda. Cucu-cucu Anda yang belum terlahir. Kemudian, lakukan sesuatu yang Anda tahu itu sangat perlu.

salam,

Kumi Naidoo

Direktur Eksekutif

Greenpeace Internasional

Dukung Kami

Greenpeace adalah organisasi kampanye independen. Dukungan finansial dari individu-individu seperti anda adalah tulang punggung untuk kampanye-kampanye Greenpeace