"Turn The Tide" Rainbow Warrior di Indonesia

Berita - 11 Oktober, 2010
Jakarta - “Balikkan Arus” Greenpeace hari ini menyerukan kepada pemerintah Indonesia untuk mengatasi krisis lingkungan dengan mengadopsi alur pembangunan hijau demi mencegah dampak buruk perubahan iklim serta membantu negara ini melakukan pembangunan dan meraih kesejahteraan tanpa harus menghancurkan warisan kekayaan alamnya.

Dalam rangkaian tur Asia Tenggara “Turn The Tide”. Kapal legendaris Greenpeace “Rainbow Warrior akan merapat di pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta pada Rabu, 13 Oktober 2010.

Hutan Indonesia

Rainbow Warrior datang ke Indonesia membawa pesan dan harapan kepada para pemimpin negara-negara di Asia Tenggara untuk melakukan aksi nyata. Asia Tenggara adalah salah satu kawasan yang paling rentan, tetapi paling tidak siap menghadapi perubahan iklim. Sebenarnya semua solusi ada di tangan kita dan Indonesia adalah contoh terbaik bagi Asia Tenggara bahkan dunia karena telah berkomitmen untuk mengurangi emisi karbon.

Menghentikan perusakan hutan Indonesia adalah cara paling cepat dan efektif dalam mengurangi emisi karbon global sekaligus memastikan keselamatan dan masa depan ribuan spesies dan seluruh warganegara Indonesia dan dunia. Bersama-sama dengan meningkatkan penggunaan energi terbarukan dikombinasikan dengan efisiensi energi, Indonesia bisa memimpin negara-negara berkembang lain dalam cara membangun dan memenuhi permintaan energi tanpa atau dengan sedikit dampak negatif terhadap iklim dan masyarakat lokal. Dan untuk menjamin generasi mendatang, langkah berikutnya bagi Indonesia adalah dengan menerapkan pembangunan bersih, hijau dan berkelanjutan.

Lebih dari tiga pekan sudah Rainbow Warrior bekerja sama dengan gerakan masyarakat di 5 propinsi di Thailand untuk menyerukan solusi energi terbarukan dan memberi contoh model pembangunan yang menghargai nyawa manusia, kehidupan dan ekosistem alam.

Indonesia dengan hutan tropis terbesar ketiga di dunia merupakan rumah bagi keanekaragaman hayati yang menempati urutan kedua terkaya di dunia. Para ahli sepakat bahwa hutan di Indonesia punya nilai yang sangat penting untuk menstabilkan iklim dunia.  

Rainbow warrior di Asia tenggara dengan misi  “Turn the Tide” ini juga menandai 10 tahun keberadaan Greenpeace di kawasan Asia Tenggara untuk bersama menyelamatkan hutan, melakukan revolusi energi, membangun pertanian yang berkelanjutan dan menghentikan polusi air.