Greenpeace menghadapi perubahan iklim di garis depan penghancuran hutan tropis Indonesia

Bintang Inglourious Basterds Mélanie Laurent bergabung dalam aksi

Siaran Pers - 3 Nopember, 2009
Pagi ini, lima puluh aktivis Greenpeace beraksi untuk mencegah penghancuran hutan tropis Indonesia dan menyerukan kepada para pemimpin dunia untuk mengakhiri deforestasi global yang bertanggung jawab atas seperlima emisi gas rumah kaca (1). Aksi ini bersamaan dengan perundingan di Barcelona, Spanyol untuk putaran akhir sebelum pertemuan iklim PBB yang sangat penting di bulan Desember.

Melanie dan para volunteer Greenpeace saling membantu membendung kanal-kanal yang membuat lahan gambut mengering. Mélanie Laurent aktris Perancis yang membintangi film Inglourious Basterds bergabung dengan Greenpeace 'Climate Defendesrs Camp' Indonesia minggu ini untuk melihat keindahan hutan tropis yang saat ini sedang terancam keberadaannya dan mempengaruhi seluruh iklim dunia.

Aktivis Greenpeace menyelesaikan pembangunan bendungan menyeberangi salah satu kanal yang dibangun untuk mengeringkan tanah gambut dan hutan tropis di Semenanjung Kampar, pulau Sumatera (2). Bendungan yang dibangun Greenpeace untuk mencegah penghancuran hutan dan pelepasan emisi gas rumah kaca dalam jumlah yang lebih besar dan membawa Indonesia menjadi negara ketiga terbesar penghasil karbon setelah Amerika Serikat dan Cina. (3).

Greenpeace dan masyarakat local di desa Teluk Meranti sejak minggu lalu bersama-sama membangun bendungan yang kemudian pada akhir minggu dibantu oleh Mélanie Laurent, bintang dari Inglourious Basterds yang disutradarai oleh Quentin Tarantino. Masyarakat local di sekitar Semenanjung Kampar terinspirasi untuk membendung kanal yang menguras gambut dengan program pembangunan bendungan dari Greenpeace dan masyarakat lokal di Kuala Cinaku, Riau utara akhir 2007. Disana, kanal yang menguras meracuni sungai utama mengancam ekosistem sungai  dan menghancurkan kehidupan masyarakat nelayan yang bergantung terhadap sungai tersebut. Setelah pembendungan pada tahun 2007, populasi udang kembali membaik..

"Penghancuran hutan gambut merupakan salah satu penyebab  utama perubahan iklim. Ini dasar mengapa saya datang langsung ke hadapan penghancuran hutan bersama dengan Greenpeace, menyerukan kepada para pemimpin dunia  untuk mengakhiri deforestasi baik di sini maupun di seluruh dunia. Ini merupakan kunci penting untuk mencegah bencana iklim," tegas Mélanie Laurent berbicara langsung dari tempat pembangunan bendungan.

Greenpeace juga telah membangun 'Pos Pembela Iklim', di jantung hutan tropis Indonesia dan berencana akan terus membangun bendungan di area Kampar Peninsula - yang lahan gambutnya menyimpan 2 milyar ton karbon (4) - minggu-minggu mendatang menjelang pertemuan iklim PBB bulan Desember.

"Kita melakukan aksi untuk menghentikan perubahan iklim di sini di tempat penghancuran hutan terjadi. Untuk menarik mundur dunia dari tebing krisis iklim, kita memerlukan Obama, Merkel, Sarkozy, Brown dan para pemimpin dunia lainnya untuk berkomitmen memotong drastic emisi dari bahan bakar fosil dan menyalurkan dana kritis yang diperlukan untuk mengakhiri deforestasi. (5) Jika mereka gagal, kita akan menghadapi  kepunahan besar untuk spesies, banjir, kekeringan dan kelaparan di masa hidup kita," kata Bustar Maitar, Juru Kampanye hutan Greenpeace Asia Tenggara.

Greenpeace akan meluncurkan rencana Pendanaan Hutan Indonesia pada pertemuan iklim di Barcelona pukul 18.00 CET. Rencana ini menunjukkan bagaimana dana bantuan ini dapat secara pesat mengurangi emisi dari deforestasi. (6)

Iwan Fals, salah satu seniman/penyanyi rock Indonesia yang sangat terkenal menggelar konser siang ini pukul 14.00 WIB di Pusat Seni dan Budaya Salihara sebagai bentuk aksi melindungi hutan yang di mulai dari Kampar Peninsula.

Other contacts: Bustar Maitar, Juru Kampanye Hutan Greenpeace Asia Tenggara +6281344666135 Hikmat Soeritanuwijaya, media campaigner Greenpeace Asia Tenggara +62818930271

Tag