Greenpeace University Menyambut Angkatan Kedua Pemimpin Lingkungan Masa Depan

Siaran Pers - 23 Juni, 2010
Greenpeace University (GPU), satu inisiatif yang mempelopori pencarian calon pemimpin lingkungan muda, menyambut kedatangan angkatan baru pelajar-aktivis pada minggu ini. Program ini, yang memasuki tahun kedua bersamaan dengan 10 tahun keberadaan Greenpeace di Asia Tenggara, akan melibatkan sembilan orang environmentalis muda dari Indonesia dan Malaysia untuk menjalani program pelatihan aktivis lingkungan intensif yang meliputi praktik langsung maupun program belajar di dalam kelas.

Pelajar Greenpeace university dan mentor

"Semakin parahnya krisis lingkungan, terutama perubahan iklim, akan secara langsung berdampak pada generasi muda, khususnya mereka yang hidup di wilayah-wilayah yang rentan. Greenpeace University bertujuan untuk melatih pemimpin muda menjadi agen perubah yang dibutuhkan dunia untuk mengimbangi dan menyelesaikan tantangan-tantangan ini secara efektif," kata Von Hernandez, Direktur Eksekutif Greenpeace Asia Tenggara. 

"Tahun ini, ketika Greenpeace akan merayakan sepuluh tahun keberadaannya di kawasan ini, kami diingatkan bahwa keberhasilan kami sebagian juga berasal dari kekuatan gerakan lingkungan di negara-negara dimana kami beroperasi. Dengan menjalankan GPU setidaknya kami bisa membantu memperkuat gerakan ini dan membagi pengetahuan dan keahlian yang dimiliki Greenpeace yang berasal dari akumulasi 40 tahun pengalaman melakukan kampanye secara internasional," tambahnya.

Program GPU memperkenalkan pelajarnya pada keunikan Greenpeace dalam melakukan advokasi lingkungan yang meliputi kampanye, riset, komunikasi dan penggalangan dana, termasuk juga aksi langsung tanpa kekerasan (Non-Violent Direct Action) yang merupakan inti dari gerakan Greenpeace. Program dirancang sedemikian rupa, menggabungkan teori dan praktik, serta kombinasi berbagai narasumber internal maupun dari luar Greenpeace, belajar dari pengalaman langsung melalui berbagai workshop serta penempatan kerja secara nyata dimana pelajar akan menjadi aktivis-magang di dalam kampanye Greenpeace yang sebenarnya. Pelajar juga akan diminta untuk mengembangkan dan atau berpartisipasi di dalam pekerjaan yang akan membantu pengembangan kampanye lingkungan di Asia Tenggara.

Angkatan tahun lalu terdiri dari 6 pelajar Indonesia. Sebagai bagian dari program, peserta mengambil bagian dalam banyak kegiatan Greenpeace, seperti gerakan tcktcktck dalam rangka pertemuan iklim PBB di Bangkok, September 2009 dan Kamp Pelindung Iklim di Riau pada bulan berikutnya. Pelajar juga memproduksi artikel advokasi yang dimuat dalam penerbitan nasional.

Usia pelajar GPU angkatan 2010 antara 19 dan 29 tahun dan berasal dari Jawa, Sumatera, Kalimantan dan Malaysia. Dua peserta sudah bekerja di LSM lingkungan di Indonesia. Lima orang di antaranya perempuan. Sebagaimana tahun lalu, para pelajar diharapkan bisa berpartisipasi dalam kampanye Greenpeace yang sebenarnya.

"Ada banyak pemimpin lingkungan di Asia Tenggara, tetapi skala krisis lingkungan yang kita hadapi sedemikian hebatnya sehingga perlu lebih banyak lagi pegiat lingkungan yang berkomitmen dan punya keahlian. Kami juga ingin memastikan bahwa tradisi ini terus berlanjut dan berlipatganda pada generasi berikutnya. Banyak, jika tidak semua, kemajuan dalam perlindungan lingkungan di berbagai negara di kawasan tersebut dicapai melalui gerakan tanpa henti dari orang-orang yang cukup peduli untuk memberikan waktu dan tenaganya untuk membuat dunia yang lebih baik. Melalui GPU, kami berharap dapat memelihara komitmen dan semangat tersebut sehingga kaum muda akan juga mengambil peran untuk secara aktif mencari dan menciptakan solusi bagi planet yang lestari dan damai, "kata Hernandez menyimpulkan. 

Greenpeace adalah organisasi kampanye global yang independen, yang beraksi untuk mengubah sikap dan perilaku, menjaga dan melindungi lingkungan, dan mempromosikan perdamaian.

Other contacts: Von Hernandez, Executive Director, Greenpeace Southeast Asia (In Manila), tel +63 9175263050 Hikmat Soeritanuwijaya, Media Campaigner - Greenpeace Southeast Asia, tel: 0818930271