Rainbow Warrior Memulai Pelayaran ‘[R]evolusi Energy’ di Thailand

Sumberdaya angin dan matahari adalah solusi atas krisis energi: Greenpeace

Siaran Pers - 4 Juli, 2008
Kapal utama Greenpeace, Rainbow Warrior, berlayar ke Songkhla hari ini dengan misi mendorong pemerintah dan sektor kelistrikan Thailand untuk mendukung porsi lebih besar bagi sumber energi terbarukan guna memerangi perubahan iklim dan mengatasi masalah ketahanan energi di negara tersebut.

Tarian Tradisional Thailand Selatan menyambut kedatangan kapal SV Rainbow Warrior. Kapal Greenpeace berlayar menuju Songkhla hari ini untuk menyerukan kepada pemerintah dan sektor energi di Thailand untuk menyetujui dan mendukung energi terbarukan untuk mengurangi laju global warming dan mengurangi masalah krisis energi di Thailand.

Kapal yang menjadi ikon Greenpeace tersebut memulai pelayaran 21 hari di Thailand, mengusung kampanye 'Hentikan Penggunaan Batubara, Laksanakan [R]evolusi Energi' di Thailand guna mengurangi ketergantungan negara atas batubara dan gas serta merangsang pertumbuhan investasi pada efisiensi energi dan pembangkit tenaga listrik berbasis sumber-sumber terbarukan seperti angin, matahari dan biomassa.

"Yang dibutuhkan saat ini adalah keseriusan mengganti bahan bakar fosil, yang menjadi penyebab perubahan iklim, dan menjajaki potensi sumber-sumber energi terbarukan yang berlimpah di Thailand. Harga batubara meningkat pesat dari 66 dolar AS menjadi 172 dolar AS per ton dalam setahun terakhir. Sekarang waktu yang tepat berinvestasi pada sumberdaya angin dan matahari guna membangun ketahanan energi masyarakat. Upaya menyediakan lebih banyak bantuan dan insentif akan diikuti oleh pasar mengikuti kecenderungan global yang menunjukkan pesatnya pertumbuhan pusat-pusat pembangkit berbasis sumber energi bersih," ujar Tara Buakamsri, Manajer Kampanye, Greenpeace Asia Tenggara.

Peraturan perundangan baru tentang pengukuran penggunaan listrik di Thailand memungkinkan produsen listrik skala sangat kecil (very small power producers - VSPP), penduduk dan desa-desa untuk memiliki dan mengelola pembangkit listrik dari turbin angin atau sumber terbarukan lainnya, serta menjual kelebihan pasokan listik kembali ke dalam jaringan utama (grid). Strategi ini diperkirakan akan memberi sumbangan nyata pengghapusan kemiskinan dan pengangguran di masyarakat Thailand dengan cara menyediakan sumber nafkah dan penghidupan dari pembangkit listrik dengan sumber energi bersih.

Saat ini VSPP dapat menjual hingga 10 MW daya listrik kepada Kantor Listrik Propinsi dan Perkotaan. Para pengembang turbin angin mendapatkan subsidi sejumlah 6.10 baht (XX rupiah) per kWh yang membuat investasi pada tenaga angin menjadi lebih menarik.

"Energi terbarukan bukan hanya menjadi jalan keluar solusi perubahan iklim, tetapi memungkinkan masyarakat untuk berpartisipasi dalam pengembangan sumber-sumber energi negara ini. Masyarakat Thailand layak mendapatkan sumber energi bersih yang yang memberikan stabilitas ekonomi," ujar Mike Fincken, Kapten Rainbow Warrior. "Dengan pengembangan energi terbarukan, dunia dapat melepaskan diri dari kecanduannya akan batubara."

Batubara merupakan bahan bakar fosil yang paling kotor dan memiliki kandungan karbon tertinggi, menghasilkan 29% lebih banyak karbon per unit dibandungkan dengan minyak bumi serta 80% lebih banyak karbon dibandingkan dengan gas alam. Batubara adalah salah satu faktor penyebab utama perubahan iklim. Membakar batubara berarti melepaskan secara massif bahan beracun seperti merkuri dan arsenik yang berdampak fatal terhadap kesehatan manusia dan menimbulkan kerugian pada pembangunan ekonomi serta masyarakat

Setelah Songkhla, pelayaran "Hentikan Penggunaan Batubar, Laksanakan [R]evolusi Energi' oleh Rainbow Warrior akan berlanjut di Thapsake dan Bangkok guna menyampaikan pesan mendesaknya kebutuhan akan solusi permasalahan perubahan iklim serta menyampaikan pentingnya bagi pemerintah Thailand untuk mengambil tindakan tegas dan segera dalam memerangi perubahan iklim.

Greenpeace adalah organisasi kampanye yang independen, yang menggunakan konfrontasi kreatif dan tanpa kekerasan untuk mengungkap masalah lingkungan hidup, dan mendorong solusi yang diperlukan untuk masa depan yang hijau dan damai.