News & Stories - Page 4 of 8 - Greenpeace Indonesia
-
Menyelamatkan Keanekaragaman Hayati Laut: Krisis Tak Terlihat di Laut Lepas
Meskipun keanekaragaman hayati laut lepas ini tidak terlihat oleh banyak orang, wilayah ini tidak bebas dari bahaya—justru menjadi kawasan yang paling tidak dilindungi.
-
Raksasa Agribisnis Raup Keuntungan di Tengah Krisis
Di tengah krisis pandemi Covid-19 dan perang Rusia-Ukraina, sejumlah perusahaan raksasa agribisnis meraup keuntungan miliaran dolar.
-
Jokowi dan PM Malaysia Sepakat Perangi ‘Diskriminasi’ Kelapa Sawit, Komitmen Hentikan Deforestasi Patut Dipertanyakan
Jakarta, 11 Januari 2022. Presiden Joko Widodo sebaiknya menjelaskan maksud pernyataan ‘memerangi diskriminasi terhadap kelapa sawit’ yang disampaikan seusai pertemuan dengan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim di Istana Bogor pada…
-
Ketika Energi Ekstraktif ‘Mendanai’ Sebuah Perang
“Perubahan iklim yang disebabkan oleh aktivitas manusia dan perang di Ukraina memiliki akar yang sama: bahan bakar fosil dan ketergantungan kita pada mereka,” kata ilmuwan iklim Ukraina, Svitlana Krakovska, ketika…
Filtered results
-
Jangan Mengeruk Untung di Situasi Buntung
Beberapa minggu setelah masyarakat dunia bergulat dengan Covid-19, muncul polemik seputar sampah medis, termasuk pula sampah masker sekali pakai. Tentu sampah ini mengancam kehidupan pesisir termasuk ekosistem laut.
-
8 Film Wajib Tonton Saat Isolasi Diri di Rumah
Selain cerita-cerita luar biasa yang didukung visual yang indah, film-film ini membuat kita belajar lebih banyak mengenai Bumi yang menakjubkan dan mengerti kenapa sangat penting bagi kita untuk terus berjuang untuk masa depan yang adil dan aman bagi semua makhluk.
-
Yuk.. Buat Maskermu Sendiri!
Selain soal langka, masker sekali pakai menimbulkan masalah bagi lingkungan kita. Sampah masker pun mulai membanjiri tempat-tempat yang tidak seharusnya menjadi lokasi pembuangan, seperti di pantai.
-
Lakukan Hal Ini Agar Tetap Ramah Lingkungan saat Mencegah Penyebaran Virus
Sudah beberapa bulan ini publik dihebohkan dengan penyebaran sebuah virus yang menyerang sistem pernapasan manusia, virus COVID-19.. Ini yang harus kamu lakukan!
-
Agar Tragedi Longsornya Sampah di Leuwigajah Tidak Terulang
Lima belas tahun lalu, tepatnya 21 Februari 2005, Indonesia berduka atas kematian 157 jiwa disebabkan longsor sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Leuwigajah, Cimahi, Jawa Barat.
-
Tanggapan Greenpeace Indonesia terhadap Rencana Pemerintah Indonesia Memungut Cukai terhadap Produk Plastik
Jakarta, 19 Februari 2020. Dalam rapat kerja antara Menteri Keuangan Sri Mulyani dengan Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia hari ini, disepakati untuk mengenakan cukai pada produk-produk plastik.…
-
Rencana Terbaru Nestlé Tidak Akan Mengurai Krisis Sampah Plastik
Nestlé baru saja mengumumkan bahwa mereka akan mulai beralih dari plastik baru (virgin plastic) ke plastik daur ulang yang aman bagi produk pangan.
-
Tekan Konsumerisme Untuk Kendalikan Bencana Iklim
Pembelian dan penggunaan pakaian menyumbang sekitar 3% dari produksi emisi karbondioksida (CO2) global atau lebih dari 850 juta ton CO2 per tahun, dari manufaktur, logistik, dan penggunaan seperti mencuci, mengeringkan dan menyeterika.
-
Sampah Kemasan Makanan dan Minuman Mendominasi
Sampah perusahaan produk kebutuhan sehari-hari (fast moving consumer goods atau FMCG) menjadi temuan terbanyak pada kategori sampah bermerek dalam kegiatan audit merek selama tahun 2016-2019.
-
Alasan Mengapa Sekali Pakai Bukan Pilihan yang Berkelanjutan
“Kemasan 100% bisa didaur ulang”, “terbuat dari plastik yang mudah terurai”, dan “kemasan kertas yang berkelanjutan”. Apakah upaya-upaya ini benar-benar diperlukan, dan apakah ini adalah solusi dari krisis polusi plastik?













