News & Stories - Page 4 of 13 - Greenpeace Indonesia
Filter posts
Filtered results
-
Refleksi 9 Tahun Pemerintahan Jokowi: Sudahkah berkeadilan bagi seluruh rakyat Indonesia?
Pertumbuhan Ekonomi di atas 7% menjadi janji politik Joko Widodo saat menjadi Presiden RI pada periode pemilu 2014. Namun nyatanya hingga saat ini pertumbuhan ekonomi Indonesia stagnan di kisaran 5%.…
-
Apakah Kehidupan Kota Benar-Benar Membuat Alam ‘Hilang’?
Tanggal 2 Oktober diperingati sebagai Hari Habitat Dunia oleh PBB sekaligus menandai awal Urban October.
-
Belajar Menjaga Bumi dari Petualangan Ajaib dalam Film Anime
Di balik gemerlapnya dunia anime, tersembunyi pesan-pesan mendalam yang mampu menyentuh hati dan membangunkan kesadaran akan pentingnya kepedulian lingkungan. Studio Ghibli, maestro di dunia animasi, telah menciptakan karya-karya luar biasa yang menyemai semangat, cinta dan kepedulian terhadap bumi.
-
Saat Krisis Iklim Makin Genting, Pengakuan Masyarakat Adat Tambah Penting
Masyarakat adat adalah ujung tombak penjaga hutan dan keanekaragaman hayati--benteng pertahanan kita menghadapi krisis iklim.
-
Konvensi ILO 188, Pemutus Lingkar Setan Perbudakan Modern
Dipaksa kerja 20 jam sehari, disiksa, tidak digaji, hingga mati lalu dilarung di laut. Kira-kira begitulah banyak nasib para anak buah kapal (selanjutnya disebut ABK) Indonesia di kapal-kapal ikan asing.…
-
Belajar Keberlanjutan dan Konservasi Lingkungan dari Masyarakat Adat
Dalam hiruk-pikuk peradaban modern, kita sering kali melupakan hubungan keseimbangan antara manusia dan alam. Namun, masyarakat adat mengingatkan kita akan pentingnya harmoni ini.
-
Menuju Pertanian Berkelanjutan di Tengah Gempuran Krisis Iklim
Penggunaan pestisida dan pupuk kimia yang berlebih turut menjadi salah satu faktor penyebab penurunan kualitas lingkungan. Sehingga, sektor pertanian diharuskan melakukan tindakan adaptasi dan mitigasi terhadap kondisi krisis iklim dalam mempertahankan produktivitas pertanian.
-
Industri Perikanan dan Konservasi Berjalan Beriringan, Bisakah?
Lain dulu, lain sekarang. Jika dulu dunia mengenal bangsa-bangsa di nusantara sebagai pelaut yang ulung, sekarang tidak lagi demikian. Di laut industri perikanan kita mengalami segudang masalah.









