News & Stories - Page 5 of 12 - Greenpeace Indonesia
Filter posts
Filtered results
-
Dari Hutan Desa Pertama di Papua, Anak Muda Adat Serukan Penyelamatan Hutan
Selama tiga hari, peserta Forest Defender Camp mengikuti serangkaian diskusi, lokakarya, hingga belajar melakukan pemetaan partisipatif wilayah adat. Mereka bermalam di dalam hutan desa milik masyarakat adat Knasaimos, di rumah-rumah pondok yang dibangun dari kayu dan beratap anyaman daun sagu.
-
Blak-blakan Fatia Soal Hutan Papua
Pelaporan yang dilakukan Luhut Binsar Panjaitan terhadap aktivis mencoba mengaburkan tentang permasalahan sebenarnya yaitu isu Papua yang coba disuarakan Fatia dan Haris.
-
PTUN Jakarta Tolak Gugatan Perusahaan Sawit, Perjuangan Suku Awyu Menang
Putusan PTUN Jakarta menyelamatkan 65 ribu hektare hutan hujan asli dari potensi deforestasi. KLHK harus segera mengakui hutan adat.
-
Greenpeace dan Tim 9 Temui ASEAN untuk Dorong Perbaikan Pelindungan Awak Kapal Perikanan Migran
Pembahasan utama dari pertemuan itu memperluas gerak masyarakat sipil untuk berkontribusi pada implementasi Deklarasi ASEAN untuk Penempatan dan Pelindungan Nelayan Migran.
-
Jepang mengumumkan tanggal pelepasan air radioaktif Fukushima
Tokyo – Greenpeace Jepang mengkritik pengumuman pemerintah Jepang mengenai tanggal mulai pembuangan air radioaktif dari stasiun nuklir Fukushima Daiichi ke Samudera Pasifik.
-
Parfum Inovatif Untuk Kelestarian Lingkungan
Greenpeace Indonesia meluncurkan sebuah produk parfum inovatif “Our Earth” yang terinspirasi dari bau berbagai jenis pencemaran. Koleksi eksklusif parfum Our Earth ini dibuat 100 persen dari bahan-bahan alami. Selama proses pembuatannya tidak ada sedikit pun tindakan yang merusak
-
Greenpeace Indonesia Dorong KPU Angkat Isu Krisis Iklim di Pemilu 2024
Isu krisis iklim sudah menjadi masalah dan perhatian global, termasuk dalam pemilu di beberapa negara demokrasi.
-
Tertipu dan Terjegal Sistem: Hikayat Syamsul dan ‘Neraka’ di Laut Argentina
Tiap tanggal 30 Juli, dunia memperingati Hari Menentang Perdagangan Orang Sedunia. Hari yang tepat untuk kembali berterima kasih pada orang-orang yang bekerja di sepanjang rantai pangan, salah satunya industri makanan laut, yang beberapa di antaranya menjadi korban perdagangan orang.









