{"id":1011,"date":"2018-10-29T00:00:00","date_gmt":"2018-10-28T17:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/1011\/coca-cola-nestle-danone-mars-pepsi-dan-unilever-menandatangani-komitmen-plastik-global-tetapi-masih-belum-memprioritaskan-pengurangan\/"},"modified":"2021-12-01T19:31:32","modified_gmt":"2021-12-01T12:31:32","slug":"coca-cola-nestle-danone-mars-pepsi-dan-unilever-menandatangani-komitmen-plastik-global-tetapi-masih-belum-memprioritaskan-pengurangan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/1011\/coca-cola-nestle-danone-mars-pepsi-dan-unilever-menandatangani-komitmen-plastik-global-tetapi-masih-belum-memprioritaskan-pengurangan\/","title":{"rendered":"Coca-Cola, Nestl\u00e9, Danone, Mars, Pepsi, dan Unilever Menandatangani Komitmen Plastik Global Tetapi Masih Belum Memprioritaskan Pengurangan"},"content":{"rendered":"<p>Bali, Indonesia, 29 Oktober. Greenpeace menyambut dengan hati-hati Komitmen Global Ekonomi Plastik Baru yang diumumkan hari ini oleh Yayasan Ellen MacArthur (EMF), karena komitmen tersebut memungkinkan fleksibilitas yang terlalu banyak. Coca-Cola, Danone, Mars, Pepsi, dan Unilever termasuk di antara lebih dari 200 penandatangan yang berjanji untuk mengatasi polusi plastik, meskipun demikian Greenpeace, anggota gerakan Break Free From Plastic (BFFP), mendesak perusahaan-perusahaan ini untuk menunjukkan tindakan nyata yang berfokus pada pengurangan.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-1935 size-large\" src=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2019\/02\/6009fa33-gp0strlfw-1024x683.jpg\" alt=\"One Island One Voice Campaign in Bali. \u00a9 Agung Parameswara\" width=\"1024\" height=\"683\" srcset=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2019\/02\/6009fa33-gp0strlfw-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2019\/02\/6009fa33-gp0strlfw-300x200.jpg 300w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2019\/02\/6009fa33-gp0strlfw-768x512.jpg 768w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2019\/02\/6009fa33-gp0strlfw-510x340.jpg 510w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2019\/02\/6009fa33-gp0strlfw.jpg 1200w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/p>\n<p>Sebagai tanggapan atas pengumuman EMF hari ini, Global Plastic Project Leader Greenpeace Indonesia Ahmad Ashov mengatakan:<\/p>\n<p>\u201cMeskipun unsur-unsur Komitmen Global EMF bergerak ke arah yang benar, masalahnya adalah bahwa perusahaan diberi fleksibilitas untuk terus mengutamakan daur ulang ketimbang pengurangan (reduce) dan penggunaan kembali (reuse). Korporasi tidak diharuskan menetapkan target yang konkret untuk mengurangi jumlah plastik sekali pakai yang mereka gunakan. Mereka dapat melanjutkan business as usual setelah menandatangani komitmen ini.\u201d<\/p>\n<p>\u201cLaporan terbaru kami <a href=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/international\/publication\/19007\/a-crisis-of-convenience-the-corporations-behind-the-plastics-pollution-pandemic\/\">\u2018A Crisis of Convenience\u2019<\/a>,mengungkapkan bahwa rencana sebelas perusahaan barang konsumer terbesar saat ini memungkinkan mereka untuk meningkatkan penggunaan plastik sekali pakai dan tidak ada yang menetapkan target penghapusan atau pengurangan yang jelas.\u201d<\/p>\n<p>\u201cJika kita terus berjalan di jalur sekarang ini, produksi plastik global akan berlipat ganda dalam dua puluh tahun dan meningkat empat kali lipat pada tahun 2050<sup>[1]<\/sup>. Kecuali perusahaan dimintai pertanggungjawaban terhadap target pengurangan yang ambisius dan wajib, kita tidak akan dapat mengatasi masalah pada sumbernya dan upaya seperti komitmen EMF ini tidak akan berkontribusi banyak.\u201d<\/p>\n<p>Greenpeace menyerukan kepada perusahaan-perusahaan seperti Nestle, Unilever, Coca-Cola dan Pepsi untuk menunjukkan kepemimpinan yang sebenarnya dan melakukan semua tindakan berikut:<\/p>\n<ul>\n<li>Menentukan target yang ambisius dan bertanggung jawab untuk mengurangi plastik sekali pakai<\/li>\n<\/ul>\n<ul>\n<li>Segera bertindak untuk menghilangkan kemasan plastik yang berlebihan dan bermasalah<\/li>\n<\/ul>\n<ul>\n<li>Memprioritaskan investasi dalam penggunaan kembali (reuse) dan sistem pengiriman alternatif<\/li>\n<\/ul>\n<ul>\n<li>Menerapkan transparansi dan melaporkan jejak plastik mereka setiap tahun<\/li>\n<\/ul>\n<h3>Foto dan Video:<\/h3>\n<p><a href=\"https:\/\/media.greenpeace.org\/collection\/27MZIFJWMJGLA\">https:\/\/media.greenpeace.org\/collection\/27MZIFJWMJGLA<\/a><\/p>\n<p>Link tersebut berisi dokumentasi aksi proyeksi pesan kampanye di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Suwung-Denpasar, pada Jumat (26 Oktober 2018) malam, dengan pesan \u201cStop Single-use Plastic\u201d serta human banner photo op Break Free From Plastic di Pantai Werdhapura-Sanur, pada Minggu (28 Oktober 2018) pagi, dengan pesan \u201cClean Up Your Act\u201d.<\/p>\n<h3>Catatan:<\/h3>\n<ol>\n<li><a href=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2019\/02\/47e650e9-47e650e9-wef_the_new_plastics_economy.pdf\">https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2019\/02\/47e650e9-47e650e9-wef_the_new_plastics_economy.pdf<\/a><\/li>\n<\/ol>\n<h3>Kontak Media:<\/h3>\n<ul>\n<li><strong>Ahmad Ashov<\/strong>, Global Plastics Project Leader Greenpeace Indonesia, telp +62 811-1757-246, <a href=\"mailto:aashovbi@greenpeace.org\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">aashovbi@greenpeace.org<\/a>.<\/li>\n<li><strong>Ester Meryana<\/strong>, Jurukampanye Media Greenpeace Indonesia, telp telp +62 811-1924-090 <a href=\"mailto:emeryana@greenpeace.org\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">emeryana@greenpeace.org<\/a>.<\/li>\n<\/ul>\n<div class=\"EmptyMessage\">Block content is empty. Check the block&#8217;s settings or remove it.<\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Meskipun unsur-unsur Komitmen Global EMF bergerak ke arah yang benar, masalahnya adalah bahwa perusahaan diberi fleksibilitas untuk terus mengutamakan daur ulang ketimbang pengurangan.<\/p>\n","protected":false},"author":49,"featured_media":1935,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ep_exclude_from_search":false,"p4_og_title":"","p4_og_description":"","p4_og_image":"","p4_og_image_id":"","p4_seo_canonical_url":"","p4_campaign_name":"","p4_local_project":"","p4_basket_name":"","p4_department":"","footnotes":""},"categories":[3],"tags":[23],"p4-page-type":[14],"class_list":["post-1011","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ciptakan-perubahan","tag-pantang-plastik","p4-page-type-siaran-pers"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.9.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Coca-Cola, Nestl\u00e9, Danone, Mars, Pepsi, dan Unilever Menandatangani Komitmen Plastik Global Tetapi Masih Belum Memprioritaskan Pengurangan - Greenpeace Indonesia<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/1011\/coca-cola-nestle-danone-mars-pepsi-dan-unilever-menandatangani-komitmen-plastik-global-tetapi-masih-belum-memprioritaskan-pengurangan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Coca-Cola, Nestl\u00e9, Danone, Mars, Pepsi, dan Unilever Menandatangani Komitmen Plastik Global Tetapi Masih Belum Memprioritaskan Pengurangan - Greenpeace Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Meskipun unsur-unsur Komitmen Global EMF bergerak ke arah yang benar, masalahnya adalah bahwa perusahaan diberi fleksibilitas untuk terus mengutamakan daur ulang ketimbang pengurangan.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/1011\/coca-cola-nestle-danone-mars-pepsi-dan-unilever-menandatangani-komitmen-plastik-global-tetapi-masih-belum-memprioritaskan-pengurangan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Greenpeace Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/GreenpeaceIndonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2018-10-28T17:00:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2021-12-01T12:31:32+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2019\/02\/6009fa33-gp0strlfw.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Greenpeace Indonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@GreenpeaceID\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@GreenpeaceID\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Greenpeace Indonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/1011\/coca-cola-nestle-danone-mars-pepsi-dan-unilever-menandatangani-komitmen-plastik-global-tetapi-masih-belum-memprioritaskan-pengurangan\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/1011\/coca-cola-nestle-danone-mars-pepsi-dan-unilever-menandatangani-komitmen-plastik-global-tetapi-masih-belum-memprioritaskan-pengurangan\/\"},\"author\":{\"name\":\"Greenpeace Indonesia\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/1164768f1dbd90104f013ef8c87ab6fe\"},\"headline\":\"Coca-Cola, Nestl\u00e9, Danone, Mars, Pepsi, dan Unilever Menandatangani Komitmen Plastik Global Tetapi Masih Belum Memprioritaskan Pengurangan\",\"datePublished\":\"2018-10-28T17:00:00+00:00\",\"dateModified\":\"2021-12-01T12:31:32+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/1011\/coca-cola-nestle-danone-mars-pepsi-dan-unilever-menandatangani-komitmen-plastik-global-tetapi-masih-belum-memprioritaskan-pengurangan\/\"},\"wordCount\":407,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization\"},\"keywords\":[\"PantangPlastik\"],\"articleSection\":[\"Ciptakan Perubahan\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/1011\/coca-cola-nestle-danone-mars-pepsi-dan-unilever-menandatangani-komitmen-plastik-global-tetapi-masih-belum-memprioritaskan-pengurangan\/\",\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/1011\/coca-cola-nestle-danone-mars-pepsi-dan-unilever-menandatangani-komitmen-plastik-global-tetapi-masih-belum-memprioritaskan-pengurangan\/\",\"name\":\"Coca-Cola, Nestl\u00e9, Danone, Mars, Pepsi, dan Unilever Menandatangani Komitmen Plastik Global Tetapi Masih Belum Memprioritaskan Pengurangan - Greenpeace Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#website\"},\"datePublished\":\"2018-10-28T17:00:00+00:00\",\"dateModified\":\"2021-12-01T12:31:32+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/1011\/coca-cola-nestle-danone-mars-pepsi-dan-unilever-menandatangani-komitmen-plastik-global-tetapi-masih-belum-memprioritaskan-pengurangan\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/1011\/coca-cola-nestle-danone-mars-pepsi-dan-unilever-menandatangani-komitmen-plastik-global-tetapi-masih-belum-memprioritaskan-pengurangan\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/1011\/coca-cola-nestle-danone-mars-pepsi-dan-unilever-menandatangani-komitmen-plastik-global-tetapi-masih-belum-memprioritaskan-pengurangan\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Coca-Cola, Nestl\u00e9, Danone, Mars, Pepsi, dan Unilever Menandatangani Komitmen Plastik Global Tetapi Masih Belum Memprioritaskan Pengurangan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/\",\"name\":\"Greenpeace Indonesia\",\"description\":\"Greenpeace\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization\",\"name\":\"Greenpeace Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2023\/11\/23919a5e-gp_avatar_whiteongreen.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2023\/11\/23919a5e-gp_avatar_whiteongreen.png\",\"width\":500,\"height\":500,\"caption\":\"Greenpeace Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/GreenpeaceIndonesia\",\"https:\/\/twitter.com\/GreenpeaceID\",\"https:\/\/www.instagram.com\/greenpeaceid\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/1164768f1dbd90104f013ef8c87ab6fe\",\"name\":\"Greenpeace Indonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0b621795ab905587cb02426280d3c16c53673fcde62d083b6bfb0d91fc07adce?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0b621795ab905587cb02426280d3c16c53673fcde62d083b6bfb0d91fc07adce?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Greenpeace Indonesia\"},\"sameAs\":[\"http:\/\/www.greenpeace.or.id\"],\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/author\/greenpeace-indonesia\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Coca-Cola, Nestl\u00e9, Danone, Mars, Pepsi, dan Unilever Menandatangani Komitmen Plastik Global Tetapi Masih Belum Memprioritaskan Pengurangan - Greenpeace Indonesia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/1011\/coca-cola-nestle-danone-mars-pepsi-dan-unilever-menandatangani-komitmen-plastik-global-tetapi-masih-belum-memprioritaskan-pengurangan\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Coca-Cola, Nestl\u00e9, Danone, Mars, Pepsi, dan Unilever Menandatangani Komitmen Plastik Global Tetapi Masih Belum Memprioritaskan Pengurangan - Greenpeace Indonesia","og_description":"Meskipun unsur-unsur Komitmen Global EMF bergerak ke arah yang benar, masalahnya adalah bahwa perusahaan diberi fleksibilitas untuk terus mengutamakan daur ulang ketimbang pengurangan.","og_url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/1011\/coca-cola-nestle-danone-mars-pepsi-dan-unilever-menandatangani-komitmen-plastik-global-tetapi-masih-belum-memprioritaskan-pengurangan\/","og_site_name":"Greenpeace Indonesia","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/GreenpeaceIndonesia","article_published_time":"2018-10-28T17:00:00+00:00","article_modified_time":"2021-12-01T12:31:32+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":800,"url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2019\/02\/6009fa33-gp0strlfw.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Greenpeace Indonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@GreenpeaceID","twitter_site":"@GreenpeaceID","twitter_misc":{"Written by":"Greenpeace Indonesia","Est. reading time":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/1011\/coca-cola-nestle-danone-mars-pepsi-dan-unilever-menandatangani-komitmen-plastik-global-tetapi-masih-belum-memprioritaskan-pengurangan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/1011\/coca-cola-nestle-danone-mars-pepsi-dan-unilever-menandatangani-komitmen-plastik-global-tetapi-masih-belum-memprioritaskan-pengurangan\/"},"author":{"name":"Greenpeace Indonesia","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/1164768f1dbd90104f013ef8c87ab6fe"},"headline":"Coca-Cola, Nestl\u00e9, Danone, Mars, Pepsi, dan Unilever Menandatangani Komitmen Plastik Global Tetapi Masih Belum Memprioritaskan Pengurangan","datePublished":"2018-10-28T17:00:00+00:00","dateModified":"2021-12-01T12:31:32+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/1011\/coca-cola-nestle-danone-mars-pepsi-dan-unilever-menandatangani-komitmen-plastik-global-tetapi-masih-belum-memprioritaskan-pengurangan\/"},"wordCount":407,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization"},"keywords":["PantangPlastik"],"articleSection":["Ciptakan Perubahan"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/1011\/coca-cola-nestle-danone-mars-pepsi-dan-unilever-menandatangani-komitmen-plastik-global-tetapi-masih-belum-memprioritaskan-pengurangan\/","url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/1011\/coca-cola-nestle-danone-mars-pepsi-dan-unilever-menandatangani-komitmen-plastik-global-tetapi-masih-belum-memprioritaskan-pengurangan\/","name":"Coca-Cola, Nestl\u00e9, Danone, Mars, Pepsi, dan Unilever Menandatangani Komitmen Plastik Global Tetapi Masih Belum Memprioritaskan Pengurangan - Greenpeace Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#website"},"datePublished":"2018-10-28T17:00:00+00:00","dateModified":"2021-12-01T12:31:32+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/1011\/coca-cola-nestle-danone-mars-pepsi-dan-unilever-menandatangani-komitmen-plastik-global-tetapi-masih-belum-memprioritaskan-pengurangan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/1011\/coca-cola-nestle-danone-mars-pepsi-dan-unilever-menandatangani-komitmen-plastik-global-tetapi-masih-belum-memprioritaskan-pengurangan\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/1011\/coca-cola-nestle-danone-mars-pepsi-dan-unilever-menandatangani-komitmen-plastik-global-tetapi-masih-belum-memprioritaskan-pengurangan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Coca-Cola, Nestl\u00e9, Danone, Mars, Pepsi, dan Unilever Menandatangani Komitmen Plastik Global Tetapi Masih Belum Memprioritaskan Pengurangan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/","name":"Greenpeace Indonesia","description":"Greenpeace","publisher":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization","name":"Greenpeace Indonesia","url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2023\/11\/23919a5e-gp_avatar_whiteongreen.png","contentUrl":"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2023\/11\/23919a5e-gp_avatar_whiteongreen.png","width":500,"height":500,"caption":"Greenpeace Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/GreenpeaceIndonesia","https:\/\/twitter.com\/GreenpeaceID","https:\/\/www.instagram.com\/greenpeaceid\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/1164768f1dbd90104f013ef8c87ab6fe","name":"Greenpeace Indonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0b621795ab905587cb02426280d3c16c53673fcde62d083b6bfb0d91fc07adce?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0b621795ab905587cb02426280d3c16c53673fcde62d083b6bfb0d91fc07adce?s=96&d=mm&r=g","caption":"Greenpeace Indonesia"},"sameAs":["http:\/\/www.greenpeace.or.id"],"url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/author\/greenpeace-indonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1011","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/49"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1011"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1011\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":45749,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1011\/revisions\/45749"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1935"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1011"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1011"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1011"},{"taxonomy":"p4-page-type","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/p4-page-type?post=1011"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}