{"id":1436,"date":"2016-11-25T23:34:00","date_gmt":"2016-11-25T16:34:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/1436\/black-friday-ambil-nafas-dan-rehat-dulu-bumi-sudah-tak-sanggup-lagi-menangungnya\/"},"modified":"2019-11-06T15:46:36","modified_gmt":"2019-11-06T08:46:36","slug":"black-friday-ambil-nafas-dan-rehat-dulu-bumi-sudah-tak-sanggup-lagi-menangungnya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/1436\/black-friday-ambil-nafas-dan-rehat-dulu-bumi-sudah-tak-sanggup-lagi-menangungnya\/","title":{"rendered":"\u201cBlack Friday\u201d? Ambil nafas dan rehat dulu, bumi sudah tak sanggup lagi menangungnya!"},"content":{"rendered":"<div class=\"post-content\">\n<div>\n\t<span>Black Friday dan Cyber Monday diperkirakan akan menghasilkan miliaran dolar pejualan pakaian dan produk lainnya. Tetapi musim belanja ini juga menghasilkan jumlah sampah yang sangat besar. Ini kabar buruk bagi lingkungan.<\/span><br \/>\n<img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2019\/02\/25ef6fad-25ef6fad-132165_232950.jpg\" alt=\"\"><br \/>\n<span>Jika dulu manusia prasejarah berlarian di tengah hutan untuk mencari buruan, kita berburu diskon pakaian yang seolah nampak seperti \u201cdeal\u201d yang bagus. Fenomena seperti ini tampak di Amerika, setiap tahunnya, di Jumat terakhir bulan November, saat orang berbondong-bondong mengantri sejak pagi hari.<\/span><br \/>\n<span>Black Friday<\/span><span>, diikuti oleh <\/span><span>Cybermonday<\/span><span>, dimaksudkan untuk menandai mulainya musim belanja besar, saat orang mulai membeli hadiah untuk natal. <\/span><span>Keduanya menggunakan diskon besar-besaran dengan \u201cpenawaran khusus\u201d untuk konsumen, yang memicu barang murah jumlah banyak <\/span><span>dan sebagai hasilnya: \u00a0konsumsi berlebih yang tidak perlu. Karena sangat murah, <\/span><span>\u201cfast fashion\u201d adalah salah satu kategori barang yang paling banyak terjual saat <\/span><span>Black Friday<\/span><span>, dengan beragam merek-merek fesyen ternama menjadi promotornya. Meski sangat sulit untuk menolak rayuan \u201c<\/span><span>outfit <\/span><span>kekinian\u201d, penelitian mengenai konsumsi menunjukkan bahwa ritual berbelanja hanya memberi kita ledakan kegembiraan yang sangat singkat, bukan nilai kebahagiaan yang bertahan lama. Di lain pihak, dampak terhadap lingkungan bertahan jauh lebih lama dan sangat nyata.<\/span><br \/>\n<img decoding=\"async\" title=\"Time out for fast fashion illustration \u00a9\u00a0Greenpeace\" src=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2019\/02\/882e0852-882e0852-132109_232785.jpg\" alt=\"Time out for fast fashion illustration \u00a9\u00a0Greenpeace\"><br \/>\n<span>Greenpeace telah menunjukkan bagaimana produksi fesyen membutuhkan air bersih kita yang sangat berharga dalam jumlah yang sangat besar serta mencemari sungai dan laut kita dengan <\/span><span>bahan kimia beracun berbahaya,<\/span><span> bahkan jauh sebelum berada di rak pajangan. Kita juga telah mengkonsumsi dan membuang pakaian dengan jumlah yang sangat tinggi, jauh dari kemampuan bumi kita menanggungnya. Peretail fesyen telah mempercepat perubahan tren sejak 1980an, meningkatkan angka pakaian \u201cpakai-buang\u201d \u2013 <\/span><a href=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2019\/02\/494b03fe-494b03fe-fact-sheet-timeout-for-fast-fashion.pdf\"><span>siklus penggunaan barang-barang konsumsi menjadi 50 persen lebih pendek antara tahun 1992 hingga 2002<\/span><\/a><span>. Laporan terbaru menunjukkan penduduk Hongkong membuang setidaknya 1400 kaos \u00a0per menit.<\/span><br \/>\n<strong>Tren hari ini adalah sampah kemudian hari.<\/strong><br \/>\n<span>Kita diberitahu bahwa pakaian bisa didaur ulang, tetapi pasar barang bekas telah dipenuhi pakaian bekas kita: membludak. Penelitian Greenpeace menemukan bahwa jumlah limbah pakaian bekas yang lengkap dan komprehensif tidak mudah ditemukan. Tetapi, kita tahu pasti bahwa di Uni Eropa sekitar 1,5 hingga 2 juta ton pakaian bekas dihasilkan setiap tahunnya, dengan hanya sekitar 10 hingga 12 persen pakaian berkualitas yang dijual kembali dan hampir seluruh sisanya diekspor ke negara selatan. Beberapa negara di Afrika Timur, yang saat ini mengimpor pakaian bekas dari Eropa dan Amerika, mempertimbangkan untuk melakukan pembatasan guna melindungi pasar lokal mereka.<\/span><br \/>\n<span>Seiring dengan meningkatnya volume produk murah berkualitas rendah <\/span><span>fast fashion<\/span><span>, sistem pasar pakaian bekas berada pada jurang kehancuran. <\/span><span>Teknik solusi seperti<\/span><span> <\/span><span>daur ulang rantai tertutup \u2013 dengan membuat kain baru dari pakaian bekas \u2013 jauh dari kenyataan. Meskipun saat ini banyak ketertarikan dari merek fesyen dan desainer juga banyaknya riset yang menjanjikan, tidak ada teknologi komersial yang memungkinkan untuk saat ini. Ini artinya, saat ini, setiap tekstil yang kita beli akan berakhir di sebagai sampah, dibakar di mesin insinerator atau di buang di TPA.<\/span><br \/>\n<span><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" title=\"The rise of fast fashion \u00a9 Greenpeace\" src=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2019\/02\/8e3abc05-8e3abc05-fast-fashion-the-rise.jpg\" alt=\"The rise of fast fashion \u00a9 Greenpeace\" width=\"600\" height=\"848\"><\/span><br \/>\n<span>Solusi satu-satunya adalah dengan mengurangi tinggkat konsumsi kita. Ini secara sederhana bisa dilakukan dengan rehat belanja selama <\/span><span>Black Friday<\/span><span> dan berpartisipasi dalam kampanye global \u201cBuy Nothing Day\u201d. Hari simbolis ini mengundang orang untuk berhenti berbelanja untuk sehari dan merefleksikan apa yang benar-benar mereka butuhkan.<\/span><br \/>\n<span>Greenpeace mendukung pesan \u201cBuy Nothing Day\u201d dan menyatakan \u201cWaktu habis untuk <\/span><span>Fast Fashion<\/span><span>\u201d. Ini adalah waktunya untuk menyingkirkan mentalitas \u201ctinggal buang\u201d dan memikirkan ulang apa yang benar-benar kita butuhkan untuk busana kita, dari pada mengantri untuk setelan murah terbaru. Kita bisa memakai pakaian kita lebih lama, menjaga, memperbaiki, mendesain ulang dan memberi nyawa baru dengan bertukar pakaian dengan teman. Ini saatnya bagi merek-merek fesyen untuk menemukan kembali jati dirinya dan mendesain pakaian yang benar-benar kita butuhkan\u2013 didesain dengan kualitas yang lebih baik, tahan lama dan bisa digunakan kembali.<\/span><br \/>\n<span>Ini adalah satu-satunya cara untuk membuat fesyen cocok untuk masa depan.<\/span><br \/>\n<span>Happy Buy Nothing Day!<\/span><br \/>\n<em>Dr. Kirsten Brodde adalah kepala kampanye global Detox my Fashion\u00a0di Greenpeace Jerman<\/em><br \/>\n\u00a0\n<\/div>\n<\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Black Friday dan Cyber Monday diperkirakan akan menghasilkan miliaran dolar pejualan pakaian dan produk lainnya. Tetapi musim belanja ini juga menghasilkan jumlah sampah yang sangat besar. Ini kabar buruk bagi lingkungan.<\/p>\n","protected":false},"author":49,"featured_media":1437,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ep_exclude_from_search":false,"p4_og_title":"","p4_og_description":"","p4_og_image":"","p4_og_image_id":"","p4_seo_canonical_url":"","p4_campaign_name":"","p4_local_project":"","p4_basket_name":"","p4_department":"","footnotes":""},"categories":[3],"tags":[7],"p4-page-type":[16],"class_list":["post-1436","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ciptakan-perubahan","tag-detox","p4-page-type-cerita"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.9.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>\u201cBlack Friday\u201d? Ambil nafas dan rehat dulu, bumi sudah tak sanggup lagi menangungnya! - Greenpeace Indonesia<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/1436\/black-friday-ambil-nafas-dan-rehat-dulu-bumi-sudah-tak-sanggup-lagi-menangungnya\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"\u201cBlack Friday\u201d? Ambil nafas dan rehat dulu, bumi sudah tak sanggup lagi menangungnya! - Greenpeace Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Black Friday dan Cyber Monday diperkirakan akan menghasilkan miliaran dolar pejualan pakaian dan produk lainnya. Tetapi musim belanja ini juga menghasilkan jumlah sampah yang sangat besar. Ini kabar buruk bagi lingkungan.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/1436\/black-friday-ambil-nafas-dan-rehat-dulu-bumi-sudah-tak-sanggup-lagi-menangungnya\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Greenpeace Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/GreenpeaceIndonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2016-11-25T16:34:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2019-11-06T08:46:36+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2019\/02\/25ef6fad-25ef6fad-132165_232950.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"315\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Greenpeace Indonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@GreenpeaceID\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@GreenpeaceID\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Greenpeace Indonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/1436\/black-friday-ambil-nafas-dan-rehat-dulu-bumi-sudah-tak-sanggup-lagi-menangungnya\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/1436\/black-friday-ambil-nafas-dan-rehat-dulu-bumi-sudah-tak-sanggup-lagi-menangungnya\/\"},\"author\":{\"name\":\"Greenpeace Indonesia\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/1164768f1dbd90104f013ef8c87ab6fe\"},\"headline\":\"\u201cBlack Friday\u201d? Ambil nafas dan rehat dulu, bumi sudah tak sanggup lagi menangungnya!\",\"datePublished\":\"2016-11-25T16:34:00+00:00\",\"dateModified\":\"2019-11-06T08:46:36+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/1436\/black-friday-ambil-nafas-dan-rehat-dulu-bumi-sudah-tak-sanggup-lagi-menangungnya\/\"},\"wordCount\":621,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization\"},\"keywords\":[\"Detox\"],\"articleSection\":[\"Ciptakan Perubahan\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/1436\/black-friday-ambil-nafas-dan-rehat-dulu-bumi-sudah-tak-sanggup-lagi-menangungnya\/\",\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/1436\/black-friday-ambil-nafas-dan-rehat-dulu-bumi-sudah-tak-sanggup-lagi-menangungnya\/\",\"name\":\"\u201cBlack Friday\u201d? Ambil nafas dan rehat dulu, bumi sudah tak sanggup lagi menangungnya! - Greenpeace Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#website\"},\"datePublished\":\"2016-11-25T16:34:00+00:00\",\"dateModified\":\"2019-11-06T08:46:36+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/1436\/black-friday-ambil-nafas-dan-rehat-dulu-bumi-sudah-tak-sanggup-lagi-menangungnya\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/1436\/black-friday-ambil-nafas-dan-rehat-dulu-bumi-sudah-tak-sanggup-lagi-menangungnya\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/1436\/black-friday-ambil-nafas-dan-rehat-dulu-bumi-sudah-tak-sanggup-lagi-menangungnya\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"\u201cBlack Friday\u201d? Ambil nafas dan rehat dulu, bumi sudah tak sanggup lagi menangungnya!\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/\",\"name\":\"Greenpeace Indonesia\",\"description\":\"Greenpeace\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization\",\"name\":\"Greenpeace Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2023\/11\/23919a5e-gp_avatar_whiteongreen.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2023\/11\/23919a5e-gp_avatar_whiteongreen.png\",\"width\":500,\"height\":500,\"caption\":\"Greenpeace Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/GreenpeaceIndonesia\",\"https:\/\/twitter.com\/GreenpeaceID\",\"https:\/\/www.instagram.com\/greenpeaceid\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/1164768f1dbd90104f013ef8c87ab6fe\",\"name\":\"Greenpeace Indonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0b621795ab905587cb02426280d3c16c53673fcde62d083b6bfb0d91fc07adce?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0b621795ab905587cb02426280d3c16c53673fcde62d083b6bfb0d91fc07adce?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Greenpeace Indonesia\"},\"sameAs\":[\"http:\/\/www.greenpeace.or.id\"],\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/author\/greenpeace-indonesia\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"\u201cBlack Friday\u201d? Ambil nafas dan rehat dulu, bumi sudah tak sanggup lagi menangungnya! - Greenpeace Indonesia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/1436\/black-friday-ambil-nafas-dan-rehat-dulu-bumi-sudah-tak-sanggup-lagi-menangungnya\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"\u201cBlack Friday\u201d? Ambil nafas dan rehat dulu, bumi sudah tak sanggup lagi menangungnya! - Greenpeace Indonesia","og_description":"Black Friday dan Cyber Monday diperkirakan akan menghasilkan miliaran dolar pejualan pakaian dan produk lainnya. Tetapi musim belanja ini juga menghasilkan jumlah sampah yang sangat besar. Ini kabar buruk bagi lingkungan.","og_url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/1436\/black-friday-ambil-nafas-dan-rehat-dulu-bumi-sudah-tak-sanggup-lagi-menangungnya\/","og_site_name":"Greenpeace Indonesia","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/GreenpeaceIndonesia","article_published_time":"2016-11-25T16:34:00+00:00","article_modified_time":"2019-11-06T08:46:36+00:00","og_image":[{"width":600,"height":315,"url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2019\/02\/25ef6fad-25ef6fad-132165_232950.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Greenpeace Indonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@GreenpeaceID","twitter_site":"@GreenpeaceID","twitter_misc":{"Written by":"Greenpeace Indonesia","Est. reading time":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/1436\/black-friday-ambil-nafas-dan-rehat-dulu-bumi-sudah-tak-sanggup-lagi-menangungnya\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/1436\/black-friday-ambil-nafas-dan-rehat-dulu-bumi-sudah-tak-sanggup-lagi-menangungnya\/"},"author":{"name":"Greenpeace Indonesia","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/1164768f1dbd90104f013ef8c87ab6fe"},"headline":"\u201cBlack Friday\u201d? Ambil nafas dan rehat dulu, bumi sudah tak sanggup lagi menangungnya!","datePublished":"2016-11-25T16:34:00+00:00","dateModified":"2019-11-06T08:46:36+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/1436\/black-friday-ambil-nafas-dan-rehat-dulu-bumi-sudah-tak-sanggup-lagi-menangungnya\/"},"wordCount":621,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization"},"keywords":["Detox"],"articleSection":["Ciptakan Perubahan"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/1436\/black-friday-ambil-nafas-dan-rehat-dulu-bumi-sudah-tak-sanggup-lagi-menangungnya\/","url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/1436\/black-friday-ambil-nafas-dan-rehat-dulu-bumi-sudah-tak-sanggup-lagi-menangungnya\/","name":"\u201cBlack Friday\u201d? Ambil nafas dan rehat dulu, bumi sudah tak sanggup lagi menangungnya! - Greenpeace Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#website"},"datePublished":"2016-11-25T16:34:00+00:00","dateModified":"2019-11-06T08:46:36+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/1436\/black-friday-ambil-nafas-dan-rehat-dulu-bumi-sudah-tak-sanggup-lagi-menangungnya\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/1436\/black-friday-ambil-nafas-dan-rehat-dulu-bumi-sudah-tak-sanggup-lagi-menangungnya\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/1436\/black-friday-ambil-nafas-dan-rehat-dulu-bumi-sudah-tak-sanggup-lagi-menangungnya\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"\u201cBlack Friday\u201d? Ambil nafas dan rehat dulu, bumi sudah tak sanggup lagi menangungnya!"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/","name":"Greenpeace Indonesia","description":"Greenpeace","publisher":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization","name":"Greenpeace Indonesia","url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2023\/11\/23919a5e-gp_avatar_whiteongreen.png","contentUrl":"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2023\/11\/23919a5e-gp_avatar_whiteongreen.png","width":500,"height":500,"caption":"Greenpeace Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/GreenpeaceIndonesia","https:\/\/twitter.com\/GreenpeaceID","https:\/\/www.instagram.com\/greenpeaceid\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/1164768f1dbd90104f013ef8c87ab6fe","name":"Greenpeace Indonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0b621795ab905587cb02426280d3c16c53673fcde62d083b6bfb0d91fc07adce?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0b621795ab905587cb02426280d3c16c53673fcde62d083b6bfb0d91fc07adce?s=96&d=mm&r=g","caption":"Greenpeace Indonesia"},"sameAs":["http:\/\/www.greenpeace.or.id"],"url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/author\/greenpeace-indonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1436","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/49"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1436"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1436\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1441,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1436\/revisions\/1441"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1437"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1436"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1436"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1436"},{"taxonomy":"p4-page-type","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/p4-page-type?post=1436"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}