{"id":1442,"date":"2018-11-19T22:54:00","date_gmt":"2018-11-19T15:54:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/1442\/saya-tidak-bisa-untuk-tidak-menangis-ketika-berpikir-tentang-kehancuran-yang-telah-saya-saksikan-di-negara-saya-indonesia\/"},"modified":"2021-12-01T19:31:31","modified_gmt":"2021-12-01T12:31:31","slug":"saya-tidak-bisa-untuk-tidak-menangis-ketika-berpikir-tentang-kehancuran-yang-telah-saya-saksikan-di-negara-saya-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/1442\/saya-tidak-bisa-untuk-tidak-menangis-ketika-berpikir-tentang-kehancuran-yang-telah-saya-saksikan-di-negara-saya-indonesia\/","title":{"rendered":"Saya Tidak Bisa untuk Tidak Menangis Ketika Berpikir Tentang Kehancuran yang Telah Saya Saksikan di Negara Saya, Indonesia"},"content":{"rendered":"<p>Di mana dulu ada hutan hujan yang hijau dan lebat yang penuh dengan kehidupan, sekarang hanya kesunyian. Di mana orang utan biasa berayun dan burung-burung biasa bernyanyi, sekarang hanya diam. Di mana dulu orang dapat bergantung pada hutan untuk mencari makan dan obat-obatan untuk hidup, sekarang semuanya menghilang.<\/p>\n<div id=\"attachment_1822\" style=\"width: 1034px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-1822\" class=\"wp-image-1822 size-large\" src=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2019\/02\/2655745d-gp0sto5cz-1024x683.jpg\" alt=\"Deforestation in Papua. \u00a9 Ardiles Rante\" width=\"1024\" height=\"683\" srcset=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2019\/02\/2655745d-gp0sto5cz-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2019\/02\/2655745d-gp0sto5cz-300x200.jpg 300w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2019\/02\/2655745d-gp0sto5cz-768x512.jpg 768w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2019\/02\/2655745d-gp0sto5cz-510x340.jpg 510w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2019\/02\/2655745d-gp0sto5cz.jpg 1200w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><p id=\"caption-attachment-1822\" class=\"wp-caption-text\">Seharusnya ada hutan di sini <br \/>\u00a9 Ardiles Rante \/ Greenpeace<\/p><\/div>\n<p>Hutan hujan kita yang berharga dihancurkan untuk membuka jalan bagi perkebunan kelapa sawit, membahayakan spesies dan mengeksploitasi masyarakat kita.<br class=\"kix-line-break\" \/><br class=\"kix-line-break\" \/>Itu sebabnya saya di sini. Saat ini, saya dan lima aktivis lainnya berada di kapal tanker raksasa yang sedang membawa minyak sawit kotor di Samudera Atlantik, yang kemungkinan akan menjadi produk di berbagai rak-rak supermarket Eropa. <a href=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2019\/02\/a9a28773-a9a28773-laporan-greenpeace-final-countdown-bahasa-indonesia-web.pdf\">Wilmar,<\/a> yang memiliki pengiriman ini, adalah pedagang minyak sawit terbesar dan terkotor di dunia.<\/p>\n<img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-19385\" title=\"Action Against The Stolt Tenacity in the Mediterranean Sea \u00a9 Jeremy Sutton-Hibbert\/Greenpeace\" src=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2019\/02\/80250f31-80250f31-1329f250-gp0stsooe_web_size.jpg\" alt=\"Action Against The Stolt Tenacity in the Mediterranean Sea \u00a9 Jeremy Sutton-Hibbert\/Greenpeace\" width=\"100%\" height=\"auto\" \/>\n<p>Apakah saya takut? Tidak.<\/p>\n<p>Ini berisiko, dan menduduki sisi kapal itu sulit, tetapi tidak mengambil tindakan itu justru lebih berisiko bagi bumi kita. Dan saya tidak bisa diam lagi.<\/p>\n<p>Masyarakat Indonesia sakit dan lelah akan kebakaran hutan setiap tahunnya. Kami masih belum pulih mengatasi kebakaran terbesar tahun 2015 yang mencekik ribuan orang di kota-kota dan masyarakat adat hutan kami. Wilmar sudah terlalu lama abai terhadap tentang penggundulan hutan dan pelanggaran hak asasi manusia.<\/p>\n<p>Kapal ini membawa minyak sawit kotor dari sumber perusakan hutan ke rumah setiap orang. Kami telah kehilangan begitu banyak hutan, tetapi ini adalah kesempatan kami untuk menghentikan bulldozer berikutnya sebelum mereka mulai kembali beraksi.<\/p>\n<p>Merek-merek rumah tangga yang sangat dicintai seperti Oreo, menjanjikan pelanggan mereka bahwa mereka hanya akan menggunakan minyak sawit yang bersih. Tetapi mereka justru <a href=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/international\/publication\/19274\/dying-cookie-mondelez-feeding-climate-extinction-crisis\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">tidak menepati janji itu.<\/a><\/p>\n<p>Produsen yang membeli minyak sawit kotor dari Wilmar tidak hanya berkontribusi pada bencana lingkungan dan sosial, mereka juga gagal menepati janji ke pelanggan mereka. Minyak sawit dapat diproduksi tanpa merusak hutan hujan.<\/p>\n<p>Saya mengambil tindakan ini karena perusahaan mengingkari janjinya dan tidak mau memperbaiki kinerjanya. Dengan berada di kapal ini, saya memastikan bahwa Wilmar tidak dapat mengabaikan aksi kami untuk membersihkan tindakan mereka.<\/p>\n<img decoding=\"async\" class=\"size-large wp-image-19387\" title=\"\u00a9 Jeremy Sutton-Hibbert\/Greenpeace\" src=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2019\/02\/b8dc4dab-b8dc4dab-3ee510ad-gp0stsoot_medium_res-1024x683.jpg\" alt=\"\u00a9 Jeremy Sutton-Hibbert\/Greenpeace\" width=\"100%\" height=\"auto\" \/>\n<p>Saya tidak ingin melihat kembali kehancuran \u00a0dan merasa saya tidak melakukan apapun. Kita harus menghentikan mereka sekarang. Jika tidak, kehancuran ini akan terus berlanjut dan menyebar ke bagian dunia yang lainnya. Dan itu bukan sesuatu yang saya inginkan.<\/p>\n<p>Maukah kamu berdiri dan <a href=\"https:\/\/act.greenpeace.org\/page\/33389\/petition\/1\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">beraksi denganku?<\/a><\/p>\n<div class=\"EmptyMessage\">Block content is empty. Check the block&#8217;s settings or remove it.<\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ini berisiko, dan menduduki sisi kapal itu sulit, tetapi tidak mengambil tindakan itu justru lebih berisiko bagi bumi kita, dan saya tidak bisa diam lagi.<\/p>\n","protected":false},"author":49,"featured_media":1822,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ep_exclude_from_search":false,"p4_og_title":"","p4_og_description":"","p4_og_image":"","p4_og_image_id":"","p4_seo_canonical_url":"","p4_campaign_name":"","p4_local_project":"","p4_basket_name":"","p4_department":"","footnotes":""},"categories":[2],"tags":[24,25,19],"p4-page-type":[16],"class_list":["post-1442","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-lindungi","tag-aktivisme","tag-relawan","tag-hutan","p4-page-type-cerita"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.9.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Saya Tidak Bisa untuk Tidak Menangis Ketika Berpikir Tentang Kehancuran yang Telah Saya Saksikan di Negara Saya, Indonesia - Greenpeace Indonesia<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/1442\/saya-tidak-bisa-untuk-tidak-menangis-ketika-berpikir-tentang-kehancuran-yang-telah-saya-saksikan-di-negara-saya-indonesia\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Saya Tidak Bisa untuk Tidak Menangis Ketika Berpikir Tentang Kehancuran yang Telah Saya Saksikan di Negara Saya, Indonesia - Greenpeace Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Ini berisiko, dan menduduki sisi kapal itu sulit, tetapi tidak mengambil tindakan itu justru lebih berisiko bagi bumi kita, dan saya tidak bisa diam lagi.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/1442\/saya-tidak-bisa-untuk-tidak-menangis-ketika-berpikir-tentang-kehancuran-yang-telah-saya-saksikan-di-negara-saya-indonesia\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Greenpeace Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/GreenpeaceIndonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2018-11-19T15:54:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2021-12-01T12:31:31+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2019\/02\/2655745d-gp0sto5cz.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Greenpeace Indonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@GreenpeaceID\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@GreenpeaceID\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Greenpeace Indonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/1442\/saya-tidak-bisa-untuk-tidak-menangis-ketika-berpikir-tentang-kehancuran-yang-telah-saya-saksikan-di-negara-saya-indonesia\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/1442\/saya-tidak-bisa-untuk-tidak-menangis-ketika-berpikir-tentang-kehancuran-yang-telah-saya-saksikan-di-negara-saya-indonesia\/\"},\"author\":{\"name\":\"Greenpeace Indonesia\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/1164768f1dbd90104f013ef8c87ab6fe\"},\"headline\":\"Saya Tidak Bisa untuk Tidak Menangis Ketika Berpikir Tentang Kehancuran yang Telah Saya Saksikan di Negara Saya, Indonesia\",\"datePublished\":\"2018-11-19T15:54:00+00:00\",\"dateModified\":\"2021-12-01T12:31:31+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/1442\/saya-tidak-bisa-untuk-tidak-menangis-ketika-berpikir-tentang-kehancuran-yang-telah-saya-saksikan-di-negara-saya-indonesia\/\"},\"wordCount\":420,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization\"},\"keywords\":[\"Aktivisme\",\"Relawan\",\"Hutan\"],\"articleSection\":[\"Lindungi\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/1442\/saya-tidak-bisa-untuk-tidak-menangis-ketika-berpikir-tentang-kehancuran-yang-telah-saya-saksikan-di-negara-saya-indonesia\/\",\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/1442\/saya-tidak-bisa-untuk-tidak-menangis-ketika-berpikir-tentang-kehancuran-yang-telah-saya-saksikan-di-negara-saya-indonesia\/\",\"name\":\"Saya Tidak Bisa untuk Tidak Menangis Ketika Berpikir Tentang Kehancuran yang Telah Saya Saksikan di Negara Saya, Indonesia - Greenpeace Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#website\"},\"datePublished\":\"2018-11-19T15:54:00+00:00\",\"dateModified\":\"2021-12-01T12:31:31+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/1442\/saya-tidak-bisa-untuk-tidak-menangis-ketika-berpikir-tentang-kehancuran-yang-telah-saya-saksikan-di-negara-saya-indonesia\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/1442\/saya-tidak-bisa-untuk-tidak-menangis-ketika-berpikir-tentang-kehancuran-yang-telah-saya-saksikan-di-negara-saya-indonesia\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/1442\/saya-tidak-bisa-untuk-tidak-menangis-ketika-berpikir-tentang-kehancuran-yang-telah-saya-saksikan-di-negara-saya-indonesia\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Saya Tidak Bisa untuk Tidak Menangis Ketika Berpikir Tentang Kehancuran yang Telah Saya Saksikan di Negara Saya, Indonesia\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/\",\"name\":\"Greenpeace Indonesia\",\"description\":\"Greenpeace\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization\",\"name\":\"Greenpeace Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2023\/11\/23919a5e-gp_avatar_whiteongreen.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2023\/11\/23919a5e-gp_avatar_whiteongreen.png\",\"width\":500,\"height\":500,\"caption\":\"Greenpeace Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/GreenpeaceIndonesia\",\"https:\/\/twitter.com\/GreenpeaceID\",\"https:\/\/www.instagram.com\/greenpeaceid\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/1164768f1dbd90104f013ef8c87ab6fe\",\"name\":\"Greenpeace Indonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0b621795ab905587cb02426280d3c16c53673fcde62d083b6bfb0d91fc07adce?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0b621795ab905587cb02426280d3c16c53673fcde62d083b6bfb0d91fc07adce?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Greenpeace Indonesia\"},\"sameAs\":[\"http:\/\/www.greenpeace.or.id\"],\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/author\/greenpeace-indonesia\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Saya Tidak Bisa untuk Tidak Menangis Ketika Berpikir Tentang Kehancuran yang Telah Saya Saksikan di Negara Saya, Indonesia - Greenpeace Indonesia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/1442\/saya-tidak-bisa-untuk-tidak-menangis-ketika-berpikir-tentang-kehancuran-yang-telah-saya-saksikan-di-negara-saya-indonesia\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Saya Tidak Bisa untuk Tidak Menangis Ketika Berpikir Tentang Kehancuran yang Telah Saya Saksikan di Negara Saya, Indonesia - Greenpeace Indonesia","og_description":"Ini berisiko, dan menduduki sisi kapal itu sulit, tetapi tidak mengambil tindakan itu justru lebih berisiko bagi bumi kita, dan saya tidak bisa diam lagi.","og_url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/1442\/saya-tidak-bisa-untuk-tidak-menangis-ketika-berpikir-tentang-kehancuran-yang-telah-saya-saksikan-di-negara-saya-indonesia\/","og_site_name":"Greenpeace Indonesia","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/GreenpeaceIndonesia","article_published_time":"2018-11-19T15:54:00+00:00","article_modified_time":"2021-12-01T12:31:31+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":800,"url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2019\/02\/2655745d-gp0sto5cz.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Greenpeace Indonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@GreenpeaceID","twitter_site":"@GreenpeaceID","twitter_misc":{"Written by":"Greenpeace Indonesia","Est. reading time":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/1442\/saya-tidak-bisa-untuk-tidak-menangis-ketika-berpikir-tentang-kehancuran-yang-telah-saya-saksikan-di-negara-saya-indonesia\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/1442\/saya-tidak-bisa-untuk-tidak-menangis-ketika-berpikir-tentang-kehancuran-yang-telah-saya-saksikan-di-negara-saya-indonesia\/"},"author":{"name":"Greenpeace Indonesia","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/1164768f1dbd90104f013ef8c87ab6fe"},"headline":"Saya Tidak Bisa untuk Tidak Menangis Ketika Berpikir Tentang Kehancuran yang Telah Saya Saksikan di Negara Saya, Indonesia","datePublished":"2018-11-19T15:54:00+00:00","dateModified":"2021-12-01T12:31:31+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/1442\/saya-tidak-bisa-untuk-tidak-menangis-ketika-berpikir-tentang-kehancuran-yang-telah-saya-saksikan-di-negara-saya-indonesia\/"},"wordCount":420,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization"},"keywords":["Aktivisme","Relawan","Hutan"],"articleSection":["Lindungi"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/1442\/saya-tidak-bisa-untuk-tidak-menangis-ketika-berpikir-tentang-kehancuran-yang-telah-saya-saksikan-di-negara-saya-indonesia\/","url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/1442\/saya-tidak-bisa-untuk-tidak-menangis-ketika-berpikir-tentang-kehancuran-yang-telah-saya-saksikan-di-negara-saya-indonesia\/","name":"Saya Tidak Bisa untuk Tidak Menangis Ketika Berpikir Tentang Kehancuran yang Telah Saya Saksikan di Negara Saya, Indonesia - Greenpeace Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#website"},"datePublished":"2018-11-19T15:54:00+00:00","dateModified":"2021-12-01T12:31:31+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/1442\/saya-tidak-bisa-untuk-tidak-menangis-ketika-berpikir-tentang-kehancuran-yang-telah-saya-saksikan-di-negara-saya-indonesia\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/1442\/saya-tidak-bisa-untuk-tidak-menangis-ketika-berpikir-tentang-kehancuran-yang-telah-saya-saksikan-di-negara-saya-indonesia\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/1442\/saya-tidak-bisa-untuk-tidak-menangis-ketika-berpikir-tentang-kehancuran-yang-telah-saya-saksikan-di-negara-saya-indonesia\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Saya Tidak Bisa untuk Tidak Menangis Ketika Berpikir Tentang Kehancuran yang Telah Saya Saksikan di Negara Saya, Indonesia"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/","name":"Greenpeace Indonesia","description":"Greenpeace","publisher":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization","name":"Greenpeace Indonesia","url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2023\/11\/23919a5e-gp_avatar_whiteongreen.png","contentUrl":"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2023\/11\/23919a5e-gp_avatar_whiteongreen.png","width":500,"height":500,"caption":"Greenpeace Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/GreenpeaceIndonesia","https:\/\/twitter.com\/GreenpeaceID","https:\/\/www.instagram.com\/greenpeaceid\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/1164768f1dbd90104f013ef8c87ab6fe","name":"Greenpeace Indonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0b621795ab905587cb02426280d3c16c53673fcde62d083b6bfb0d91fc07adce?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0b621795ab905587cb02426280d3c16c53673fcde62d083b6bfb0d91fc07adce?s=96&d=mm&r=g","caption":"Greenpeace Indonesia"},"sameAs":["http:\/\/www.greenpeace.or.id"],"url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/author\/greenpeace-indonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1442","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/49"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1442"}],"version-history":[{"count":8,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1442\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":45747,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1442\/revisions\/45747"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1822"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1442"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1442"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1442"},{"taxonomy":"p4-page-type","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/p4-page-type?post=1442"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}