{"id":3028,"date":"2019-06-18T18:52:09","date_gmt":"2019-06-18T11:52:09","guid":{"rendered":"https:\/\/master.k8s.p4.greenpeace.org\/indonesia\/?p=3028"},"modified":"2020-04-03T21:40:47","modified_gmt":"2020-04-03T14:40:47","slug":"kualitas-udara-jakarta-terus-memburuk-warga-akan-gugat-presiden-menteri-hingga-gubernur","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/3028\/kualitas-udara-jakarta-terus-memburuk-warga-akan-gugat-presiden-menteri-hingga-gubernur\/","title":{"rendered":"Kualitas Udara Jakarta Terus Memburuk, Warga Akan Gugat Presiden, Menteri hingga Gubernur"},"content":{"rendered":"<p><b>Jakarta, 18 Juni 2019. <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">&nbsp;Kualitas udara Ibukota Jakarta kian memburuk, ini terlihat ketika selama libur lebaran kualitas udara Jakarta masih terpantau berbahaya. Berkurangnya kendaraan karena aktivitas mudik dan libur perkantoran selama satu minggu, tidak memberikan dampak signifikan pada perbaikan kualitas udara Jakarta, dan tetap mengancam kesehatan warga. Pada H-1 sebelum Lebaran atau 4 Juni 2019, tingkat partikel polusi yang sangat berbahaya PM2,5 harian mencapai 70,8 ug\/m3, berada di atas baku mutu udara nasional sebesar 65 ug\/m3 .<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-3033 size-large\" src=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2019\/06\/DJI_0096-1024x768.jpg\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"768\" srcset=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2019\/06\/DJI_0096-1024x768.jpg 1024w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2019\/06\/DJI_0096-300x225.jpg 300w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2019\/06\/DJI_0096-768x576.jpg 768w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2019\/06\/DJI_0096-1821x1366.jpg 1821w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2019\/06\/DJI_0096-453x340.jpg 453w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cIni menunjukkan bahwa polusi udara Jakarta sangat parah dan sumbernya tidak hanya berasal dari kendaraan bermotor saja, tapi dari berbagai sumber pencemar yang ada di sekeliling Jakarta, termasuk 8 buah PLTU (22 unit) ditambah dengan rencana penambahan 4 buah PLTU Batubara baru (7 unit) yang berada dalam radius 100 km dari Jakarta. Gubernur DKI Jakarta pun telah menyadari hal ini, tinggal bagaimana langkah selanjutnya dari jajaran birokrasi dan pengambil kebijakan, ini yang diharapkan warga Jakarta \u201c ungkap Bondan Andriyanu, Juru Kampanye Greenpeace Indonesia<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Melihat kondisi ini, sebuah inisiatif gerakan untuk udara bersih yang bernama Gerakan Inisiatif Bersihkan Udara Koalisi Semesta (Ibu Kota) akan melayangkan gugatan warga negara atau Citizen Law Suit (CLS) kepada sejumlah institusi pemerintahan untuk menuntut hak mereka dalam mendapatkan udara bersih di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gugatan ini akan dilayangkan sejumlah individu warga sebagai bentuk kekecewaan kepada pemerintah akibat lalai menangani polusi udara di Jakarta. Terdapat tujuh tergugat yakni Presiden RI, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Menteri Kesehatan, Menteri Dalam Negeri, Gubernur DKI Jakarta, Gubernur Jawa Barat dan Gubernur Banten.<\/span><\/p>\n<div id=\"om-xsza8kw1il8oopssp6hi-holder\"><\/div>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<div id=\"attachment_3031\" style=\"width: 1034px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-3031\" class=\"wp-image-3031 size-large\" src=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2019\/06\/6374bc62-gp0stt2ba-1024x683.jpg\" alt=\"Protes Polusi Udara di Jakarta. \u00a9 Jurnasyanto Sukarno \/ Greenpeace\" width=\"1024\" height=\"683\" srcset=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2019\/06\/6374bc62-gp0stt2ba-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2019\/06\/6374bc62-gp0stt2ba-300x200.jpg 300w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2019\/06\/6374bc62-gp0stt2ba-768x512.jpg 768w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2019\/06\/6374bc62-gp0stt2ba-510x340.jpg 510w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2019\/06\/6374bc62-gp0stt2ba.jpg 1200w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><p id=\"caption-attachment-3031\" class=\"wp-caption-text\">Aktivis Greenpeace mengadakan aksi teatrikal di kantor Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup untuk merespons kondisi polusi udara terburuk di Jakarta. Di Asia Tenggara, Jakarta dan Hanoi adalah dua kota paling berpolusi di kawasan ini.<\/p><\/div>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada bulan April lalu, LBH Jakarta membuka <\/span><a href=\"https:\/\/www.bantuanhukum.or.id\/web\/formulir-pengaduan-calon-penggugat-pada-gugatan-warga-negara-pencemaran-udara-jakarta\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pos Pengaduan Calon Penggugat<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> secara online dalam rangka pengajuan gugatan warga negara (citizen lawsuit) terkait pencemaran udara di Jakarta yang sudah di luar ambang batas. Melalui Pos Pengaduan tersebut sebanyak 58 orang warga Jakarta yang sehari-hari beraktivitas di kota Jakarta (Komunitas pesepeda, orang tua dari anak-anak, pekerja kantoran yang berjalan kaki dan menggunakan angkutan umum, dan sebagainya) telah mendaftarkan diri sebagai penggugat. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cData rata-rata tahunan PM 2.5 di Jakarta menunjukan angka 34.57 ug\/m3 yang artinya sudah melebihi dua kali lipat baku mutu udara ambien nasional (15 ug\/m3). Pada dokumen KLHK yang sama menyebutkan bahwa pada tahun 2018 dari satu stasiun pantau yang terletak di GBK, menunjukan ada 196 hari tidak sehat. Dampak kesehatan atas pencemaran udara khususnya PM 2.5 mengakibatkan sejumlah penyakit pernapasan serius, mulai dari infeksi saluran pernafasan (ISPA), jantung, paru-paru, resiko kematian dini, hingga kanker paru. Pemerintah baik pusat maupun daerah secara pelan-pelan sedang membunuh warganya sendiri apabila tidak juga serius dalam menangani masalah pencemaran udara dan mengambil langkah yang nyata untuk menutup sumber pencemar udara\u201d. tutup Bondan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Kontak Media :<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bondan Andriyanu, Juru Kampanye Energi Greenpeace Indonesia, 08118188182<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tubagus Achmad, Walhi Jakarta, 085693277933<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ayu Eza Tiara, LBH Jakarta 08211340222<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Deby Natalia, Juru Kampanye Media Greenpeace Indonesia, 08111928315<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta, 18 Juni 2019. \u00a0Kualitas udara Ibukota Jakarta kian memburuk, ini terlihat ketika selama libur lebaran kualitas udara Jakarta masih terpantau berbahaya. Berkurangnya kendaraan karena aktivitas mudik dan libur perkantoran&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":25,"featured_media":3033,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ep_exclude_from_search":false,"p4_og_title":"","p4_og_description":"","p4_og_image":"","p4_og_image_id":"","p4_seo_canonical_url":"","p4_campaign_name":"not set","p4_local_project":"","p4_basket_name":"not set","p4_department":"","footnotes":""},"categories":[1],"tags":[6,17],"p4-page-type":[16],"class_list":["post-3028","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-iklim","tag-udara","p4-page-type-cerita"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.9.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Kualitas Udara Jakarta Terus Memburuk, Warga Akan Gugat Presiden, Menteri hingga Gubernur - Greenpeace Indonesia<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/3028\/kualitas-udara-jakarta-terus-memburuk-warga-akan-gugat-presiden-menteri-hingga-gubernur\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kualitas Udara Jakarta Terus Memburuk, Warga Akan Gugat Presiden, Menteri hingga Gubernur - Greenpeace Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Jakarta, 18 Juni 2019. \u00a0Kualitas udara Ibukota Jakarta kian memburuk, ini terlihat ketika selama libur lebaran kualitas udara Jakarta masih terpantau berbahaya. Berkurangnya kendaraan karena aktivitas mudik dan libur perkantoran&hellip;\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/3028\/kualitas-udara-jakarta-terus-memburuk-warga-akan-gugat-presiden-menteri-hingga-gubernur\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Greenpeace Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/GreenpeaceIndonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-06-18T11:52:09+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2020-04-03T14:40:47+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2019\/06\/DJI_0096.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"4000\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"3000\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Afif\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@GreenpeaceID\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@GreenpeaceID\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Afif\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/3028\/kualitas-udara-jakarta-terus-memburuk-warga-akan-gugat-presiden-menteri-hingga-gubernur\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/3028\/kualitas-udara-jakarta-terus-memburuk-warga-akan-gugat-presiden-menteri-hingga-gubernur\/\"},\"author\":{\"name\":\"Afif\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/3e2ebddeabf4d00a38dc3b78e763f280\"},\"headline\":\"Kualitas Udara Jakarta Terus Memburuk, Warga Akan Gugat Presiden, Menteri hingga Gubernur\",\"datePublished\":\"2019-06-18T11:52:09+00:00\",\"dateModified\":\"2020-04-03T14:40:47+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/3028\/kualitas-udara-jakarta-terus-memburuk-warga-akan-gugat-presiden-menteri-hingga-gubernur\/\"},\"wordCount\":495,\"commentCount\":2,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization\"},\"keywords\":[\"Iklim\",\"Udara\"],\"articleSection\":[\"Uncategorized\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/3028\/kualitas-udara-jakarta-terus-memburuk-warga-akan-gugat-presiden-menteri-hingga-gubernur\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/3028\/kualitas-udara-jakarta-terus-memburuk-warga-akan-gugat-presiden-menteri-hingga-gubernur\/\",\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/3028\/kualitas-udara-jakarta-terus-memburuk-warga-akan-gugat-presiden-menteri-hingga-gubernur\/\",\"name\":\"Kualitas Udara Jakarta Terus Memburuk, Warga Akan Gugat Presiden, Menteri hingga Gubernur - Greenpeace Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#website\"},\"datePublished\":\"2019-06-18T11:52:09+00:00\",\"dateModified\":\"2020-04-03T14:40:47+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/3028\/kualitas-udara-jakarta-terus-memburuk-warga-akan-gugat-presiden-menteri-hingga-gubernur\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/3028\/kualitas-udara-jakarta-terus-memburuk-warga-akan-gugat-presiden-menteri-hingga-gubernur\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/3028\/kualitas-udara-jakarta-terus-memburuk-warga-akan-gugat-presiden-menteri-hingga-gubernur\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kualitas Udara Jakarta Terus Memburuk, Warga Akan Gugat Presiden, Menteri hingga Gubernur\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/\",\"name\":\"Greenpeace Indonesia\",\"description\":\"Greenpeace\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization\",\"name\":\"Greenpeace Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2023\/11\/23919a5e-gp_avatar_whiteongreen.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2023\/11\/23919a5e-gp_avatar_whiteongreen.png\",\"width\":500,\"height\":500,\"caption\":\"Greenpeace Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/GreenpeaceIndonesia\",\"https:\/\/twitter.com\/GreenpeaceID\",\"https:\/\/www.instagram.com\/greenpeaceid\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/3e2ebddeabf4d00a38dc3b78e763f280\",\"name\":\"Afif\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/lh3.googleusercontent.com\/a\/ACg8ocLsIvppx-YXQ--3d0zDXkI7iN7hDZr5MuE3Nky8RZxlicYBEMLK=s96-c\",\"contentUrl\":\"https:\/\/lh3.googleusercontent.com\/a\/ACg8ocLsIvppx-YXQ--3d0zDXkI7iN7hDZr5MuE3Nky8RZxlicYBEMLK=s96-c\",\"caption\":\"Afif\"},\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/author\/asaputra\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kualitas Udara Jakarta Terus Memburuk, Warga Akan Gugat Presiden, Menteri hingga Gubernur - Greenpeace Indonesia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/3028\/kualitas-udara-jakarta-terus-memburuk-warga-akan-gugat-presiden-menteri-hingga-gubernur\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Kualitas Udara Jakarta Terus Memburuk, Warga Akan Gugat Presiden, Menteri hingga Gubernur - Greenpeace Indonesia","og_description":"Jakarta, 18 Juni 2019. \u00a0Kualitas udara Ibukota Jakarta kian memburuk, ini terlihat ketika selama libur lebaran kualitas udara Jakarta masih terpantau berbahaya. Berkurangnya kendaraan karena aktivitas mudik dan libur perkantoran&hellip;","og_url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/3028\/kualitas-udara-jakarta-terus-memburuk-warga-akan-gugat-presiden-menteri-hingga-gubernur\/","og_site_name":"Greenpeace Indonesia","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/GreenpeaceIndonesia","article_published_time":"2019-06-18T11:52:09+00:00","article_modified_time":"2020-04-03T14:40:47+00:00","og_image":[{"width":4000,"height":3000,"url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2019\/06\/DJI_0096.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Afif","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@GreenpeaceID","twitter_site":"@GreenpeaceID","twitter_misc":{"Written by":"Afif","Est. reading time":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/3028\/kualitas-udara-jakarta-terus-memburuk-warga-akan-gugat-presiden-menteri-hingga-gubernur\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/3028\/kualitas-udara-jakarta-terus-memburuk-warga-akan-gugat-presiden-menteri-hingga-gubernur\/"},"author":{"name":"Afif","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/3e2ebddeabf4d00a38dc3b78e763f280"},"headline":"Kualitas Udara Jakarta Terus Memburuk, Warga Akan Gugat Presiden, Menteri hingga Gubernur","datePublished":"2019-06-18T11:52:09+00:00","dateModified":"2020-04-03T14:40:47+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/3028\/kualitas-udara-jakarta-terus-memburuk-warga-akan-gugat-presiden-menteri-hingga-gubernur\/"},"wordCount":495,"commentCount":2,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization"},"keywords":["Iklim","Udara"],"articleSection":["Uncategorized"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/3028\/kualitas-udara-jakarta-terus-memburuk-warga-akan-gugat-presiden-menteri-hingga-gubernur\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/3028\/kualitas-udara-jakarta-terus-memburuk-warga-akan-gugat-presiden-menteri-hingga-gubernur\/","url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/3028\/kualitas-udara-jakarta-terus-memburuk-warga-akan-gugat-presiden-menteri-hingga-gubernur\/","name":"Kualitas Udara Jakarta Terus Memburuk, Warga Akan Gugat Presiden, Menteri hingga Gubernur - Greenpeace Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#website"},"datePublished":"2019-06-18T11:52:09+00:00","dateModified":"2020-04-03T14:40:47+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/3028\/kualitas-udara-jakarta-terus-memburuk-warga-akan-gugat-presiden-menteri-hingga-gubernur\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/3028\/kualitas-udara-jakarta-terus-memburuk-warga-akan-gugat-presiden-menteri-hingga-gubernur\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/3028\/kualitas-udara-jakarta-terus-memburuk-warga-akan-gugat-presiden-menteri-hingga-gubernur\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kualitas Udara Jakarta Terus Memburuk, Warga Akan Gugat Presiden, Menteri hingga Gubernur"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/","name":"Greenpeace Indonesia","description":"Greenpeace","publisher":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization","name":"Greenpeace Indonesia","url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2023\/11\/23919a5e-gp_avatar_whiteongreen.png","contentUrl":"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2023\/11\/23919a5e-gp_avatar_whiteongreen.png","width":500,"height":500,"caption":"Greenpeace Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/GreenpeaceIndonesia","https:\/\/twitter.com\/GreenpeaceID","https:\/\/www.instagram.com\/greenpeaceid\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/3e2ebddeabf4d00a38dc3b78e763f280","name":"Afif","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/lh3.googleusercontent.com\/a\/ACg8ocLsIvppx-YXQ--3d0zDXkI7iN7hDZr5MuE3Nky8RZxlicYBEMLK=s96-c","contentUrl":"https:\/\/lh3.googleusercontent.com\/a\/ACg8ocLsIvppx-YXQ--3d0zDXkI7iN7hDZr5MuE3Nky8RZxlicYBEMLK=s96-c","caption":"Afif"},"url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/author\/asaputra\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3028","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/25"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3028"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3028\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4951,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3028\/revisions\/4951"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3033"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3028"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3028"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3028"},{"taxonomy":"p4-page-type","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/p4-page-type?post=3028"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}