{"id":3536,"date":"2019-08-09T17:18:49","date_gmt":"2019-08-09T10:18:49","guid":{"rendered":"https:\/\/master.k8s.p4.greenpeace.org\/indonesia\/?p=3536"},"modified":"2021-02-18T20:39:37","modified_gmt":"2021-02-18T13:39:37","slug":"pertamina-harus-mengungkapkan-penyebab-terjadinya-semburan-dan-tumpahan-minyak-di-karawang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/3536\/pertamina-harus-mengungkapkan-penyebab-terjadinya-semburan-dan-tumpahan-minyak-di-karawang\/","title":{"rendered":"Pertamina Harus Mengungkapkan Penyebab Terjadinya Semburan dan Tumpahan Minyak di Karawang"},"content":{"rendered":"<p>Jakarta, Rabu, 7 Agustus 2019. Koalisi organisasi masyarakat sipil (Kormas) mendesak Pertamina segera mengungkapkan penyebab utama petaka tumpahan minyak dari kegiatan operasi PT Pertamina Hulu Energi (PHE) di lepas pantai Karawang, Jawa Barat. Kormas yang terdiri dari Greenpeace Indonesia, Jaringan Advokasi Tambang (Jatam), Koalisi Rakyat untuk Keadilan Perikanan (Kiara) dan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi), juga mendesak pemerintah membuat tim independen untuk menyelidikinya.<\/p>\n<p>Petaka tumpahan minyak sudah berlangsung lebih dari tiga pekan, sejak dinyatakan terjadi pada 12 Juli 2019. Namun, Pertamina sampai saat ini belum transparan menjelaskan penyebab utama dan kronologis operasi secara detail yang memicu tumpahan minyak tersebut.<\/p>\n<p>Hingga saat ini, dampak tumpahan minyak terus mencemari wilayah laut dan pesisir Karawang, Bekasi serta meluas hingga mencapai Kepulauan Seribu, Jakarta. Kormas kuat menilai Pertamina tidak hanya lalai dalam menjalankan kegiatan operasinya dan penanganan awal kejadian, tetapi juga berupaya menyembunyikan fakta penting dari petaka tumpahan minyak itu.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-3538 size-full\" src=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2019\/08\/dc6a08a2-gp0sttois_web_size.jpg\" alt=\"\" width=\"799\" height=\"532\" srcset=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2019\/08\/dc6a08a2-gp0sttois_web_size.jpg 799w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2019\/08\/dc6a08a2-gp0sttois_web_size-300x200.jpg 300w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2019\/08\/dc6a08a2-gp0sttois_web_size-768x511.jpg 768w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2019\/08\/dc6a08a2-gp0sttois_web_size-510x340.jpg 510w\" sizes=\"auto, (max-width: 799px) 100vw, 799px\" \/><\/p>\n<p>Merah Johansyah, juru bicara Kormas sekaligus Koordinator Nasional Jatam, menyatakan publik berhak tahu faktor utama yang menjadi pemicu tumpahan minyak. \u201cApa yang berlangsung di hari saat sebelum dan sesudah kegagalan operasi perlu dijelaskan ke publik secara rinci,\u201d tegas Merah.<\/p>\n<p>\u201cPertamina harus membuka kepada publik, logbook kegiatan dari pengeboran di Anjungan YYA-1 Pertamina sampai dengan terjadinya Blow Out, termasuk rangkaian inspeksi dan pengambilan keputusan sebelum dan saat kejadian,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>\u201cPertamina juga harus menjelaskan ke publik, bagaimana peristiwa Well Kick yang kemudian menjadi Blow Out, yang sebenarnya adalah kejadian yang dapat diantisipasi dalam operasi pemboran minyak, menjadi bencana lingkungan yang meluas seperti sekarang,\u201d tandas Leonard Simanjuntak, Kepala Greenpeace Indonesia. Dia juga menambahkan bahwa publik perlu tahu apakah rencana kontijensi Pertamina dijalankan sesuai standar, atau tidak, dalam merespons kejadian ini.<\/p>\n<p>Kormas, diwakili oleh Kiara dan Walhi, telah melayangkan permohonan informasi publik kepada Pertamina terkait penyebab utama dan kronologis rinci operasi yang memicu tumpahan minyak [1]. Permohonan ini mengikuti mekanisme Pasal 22 UU 14\/2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Kormas mendesak dalam jangka waktu selambatnya sepuluh hari kerja, Pertamina dapat memberikan informasi yang dimohonkan.<\/p>\n<h3>Narahubung Media:<\/h3>\n<ul>\n<li>Merah Johansyah, Koordinator Jatam dan Juru Bicara Kormas, +62 813-4788-2228<\/li>\n<li>Susan Herawati, Sekretaris Jenderal Kiara, +6282111727050<\/li>\n<li>Nurhidayati, Direktur Eksekutif Walhi, +6281316101154<\/li>\n<\/ul>\n<h3>Catatan:<\/h3>\n<p>[1] Salinan surat permohonan informasi publik dapat dilihat <a href=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2019\/08\/9e179c4c-walhi-kiara-07082019-surat-permohonan-informasi-kepada-pertamina.pdf\">di sini<\/a>.<\/p>\n<p>[2] Gambar satelit tumpahan minyak di perairan sekitar Karawang.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-3539 size-full\" src=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2019\/08\/8b77844a-whatsapp-image-2019-08-06-at-09.58.57.jpeg\" alt=\"\" width=\"1280\" height=\"905\" srcset=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2019\/08\/8b77844a-whatsapp-image-2019-08-06-at-09.58.57.jpeg 1280w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2019\/08\/8b77844a-whatsapp-image-2019-08-06-at-09.58.57-300x212.jpeg 300w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2019\/08\/8b77844a-whatsapp-image-2019-08-06-at-09.58.57-768x543.jpeg 768w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2019\/08\/8b77844a-whatsapp-image-2019-08-06-at-09.58.57-1024x724.jpeg 1024w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2019\/08\/8b77844a-whatsapp-image-2019-08-06-at-09.58.57-481x340.jpeg 481w\" sizes=\"auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px\" \/><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Hingga saat ini, dampak tumpahan minyak terus mencemari wilayah laut dan pesisir Karawang, Bekasi serta meluas hingga mencapai Kepulauan Seribu, Jakarta.<\/p>\n","protected":false},"author":28,"featured_media":3538,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ep_exclude_from_search":false,"p4_og_title":"","p4_og_description":"","p4_og_image":"","p4_og_image_id":"","p4_seo_canonical_url":"","p4_campaign_name":"not set","p4_local_project":"not set","p4_basket_name":"not set","p4_department":"","footnotes":""},"categories":[2],"tags":[20],"p4-page-type":[14],"class_list":["post-3536","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-lindungi","tag-laut","p4-page-type-siaran-pers"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.9.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Pertamina Harus Mengungkapkan Penyebab Terjadinya Semburan dan Tumpahan Minyak di Karawang - Greenpeace Indonesia<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/3536\/pertamina-harus-mengungkapkan-penyebab-terjadinya-semburan-dan-tumpahan-minyak-di-karawang\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pertamina Harus Mengungkapkan Penyebab Terjadinya Semburan dan Tumpahan Minyak di Karawang - Greenpeace Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Hingga saat ini, dampak tumpahan minyak terus mencemari wilayah laut dan pesisir Karawang, Bekasi serta meluas hingga mencapai Kepulauan Seribu, Jakarta.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/3536\/pertamina-harus-mengungkapkan-penyebab-terjadinya-semburan-dan-tumpahan-minyak-di-karawang\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Greenpeace Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/GreenpeaceIndonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-08-09T10:18:49+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2021-02-18T13:39:37+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2019\/08\/dc6a08a2-gp0sttois_web_size.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"799\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"532\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Medina Basaib\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@GreenpeaceID\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@GreenpeaceID\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Medina Basaib\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/3536\/pertamina-harus-mengungkapkan-penyebab-terjadinya-semburan-dan-tumpahan-minyak-di-karawang\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/3536\/pertamina-harus-mengungkapkan-penyebab-terjadinya-semburan-dan-tumpahan-minyak-di-karawang\/\"},\"author\":{\"name\":\"Medina Basaib\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/5c84669a210b642c397ab6b83fe5b00c\"},\"headline\":\"Pertamina Harus Mengungkapkan Penyebab Terjadinya Semburan dan Tumpahan Minyak di Karawang\",\"datePublished\":\"2019-08-09T10:18:49+00:00\",\"dateModified\":\"2021-02-18T13:39:37+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/3536\/pertamina-harus-mengungkapkan-penyebab-terjadinya-semburan-dan-tumpahan-minyak-di-karawang\/\"},\"wordCount\":368,\"commentCount\":1,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization\"},\"keywords\":[\"Laut\"],\"articleSection\":[\"Lindungi\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/3536\/pertamina-harus-mengungkapkan-penyebab-terjadinya-semburan-dan-tumpahan-minyak-di-karawang\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/3536\/pertamina-harus-mengungkapkan-penyebab-terjadinya-semburan-dan-tumpahan-minyak-di-karawang\/\",\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/3536\/pertamina-harus-mengungkapkan-penyebab-terjadinya-semburan-dan-tumpahan-minyak-di-karawang\/\",\"name\":\"Pertamina Harus Mengungkapkan Penyebab Terjadinya Semburan dan Tumpahan Minyak di Karawang - Greenpeace Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#website\"},\"datePublished\":\"2019-08-09T10:18:49+00:00\",\"dateModified\":\"2021-02-18T13:39:37+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/3536\/pertamina-harus-mengungkapkan-penyebab-terjadinya-semburan-dan-tumpahan-minyak-di-karawang\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/3536\/pertamina-harus-mengungkapkan-penyebab-terjadinya-semburan-dan-tumpahan-minyak-di-karawang\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/3536\/pertamina-harus-mengungkapkan-penyebab-terjadinya-semburan-dan-tumpahan-minyak-di-karawang\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pertamina Harus Mengungkapkan Penyebab Terjadinya Semburan dan Tumpahan Minyak di Karawang\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/\",\"name\":\"Greenpeace Indonesia\",\"description\":\"Greenpeace\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization\",\"name\":\"Greenpeace Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2023\/11\/23919a5e-gp_avatar_whiteongreen.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2023\/11\/23919a5e-gp_avatar_whiteongreen.png\",\"width\":500,\"height\":500,\"caption\":\"Greenpeace Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/GreenpeaceIndonesia\",\"https:\/\/twitter.com\/GreenpeaceID\",\"https:\/\/www.instagram.com\/greenpeaceid\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/5c84669a210b642c397ab6b83fe5b00c\",\"name\":\"Medina Basaib\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b6490c7fa05af90341007e4a5328ec69b7061b61d6abbe8c752a2b5da6fde30b?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b6490c7fa05af90341007e4a5328ec69b7061b61d6abbe8c752a2b5da6fde30b?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Medina Basaib\"},\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/author\/mbasaib\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pertamina Harus Mengungkapkan Penyebab Terjadinya Semburan dan Tumpahan Minyak di Karawang - Greenpeace Indonesia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/3536\/pertamina-harus-mengungkapkan-penyebab-terjadinya-semburan-dan-tumpahan-minyak-di-karawang\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Pertamina Harus Mengungkapkan Penyebab Terjadinya Semburan dan Tumpahan Minyak di Karawang - Greenpeace Indonesia","og_description":"Hingga saat ini, dampak tumpahan minyak terus mencemari wilayah laut dan pesisir Karawang, Bekasi serta meluas hingga mencapai Kepulauan Seribu, Jakarta.","og_url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/3536\/pertamina-harus-mengungkapkan-penyebab-terjadinya-semburan-dan-tumpahan-minyak-di-karawang\/","og_site_name":"Greenpeace Indonesia","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/GreenpeaceIndonesia","article_published_time":"2019-08-09T10:18:49+00:00","article_modified_time":"2021-02-18T13:39:37+00:00","og_image":[{"width":799,"height":532,"url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2019\/08\/dc6a08a2-gp0sttois_web_size.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Medina Basaib","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@GreenpeaceID","twitter_site":"@GreenpeaceID","twitter_misc":{"Written by":"Medina Basaib","Est. reading time":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/3536\/pertamina-harus-mengungkapkan-penyebab-terjadinya-semburan-dan-tumpahan-minyak-di-karawang\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/3536\/pertamina-harus-mengungkapkan-penyebab-terjadinya-semburan-dan-tumpahan-minyak-di-karawang\/"},"author":{"name":"Medina Basaib","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/5c84669a210b642c397ab6b83fe5b00c"},"headline":"Pertamina Harus Mengungkapkan Penyebab Terjadinya Semburan dan Tumpahan Minyak di Karawang","datePublished":"2019-08-09T10:18:49+00:00","dateModified":"2021-02-18T13:39:37+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/3536\/pertamina-harus-mengungkapkan-penyebab-terjadinya-semburan-dan-tumpahan-minyak-di-karawang\/"},"wordCount":368,"commentCount":1,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization"},"keywords":["Laut"],"articleSection":["Lindungi"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/3536\/pertamina-harus-mengungkapkan-penyebab-terjadinya-semburan-dan-tumpahan-minyak-di-karawang\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/3536\/pertamina-harus-mengungkapkan-penyebab-terjadinya-semburan-dan-tumpahan-minyak-di-karawang\/","url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/3536\/pertamina-harus-mengungkapkan-penyebab-terjadinya-semburan-dan-tumpahan-minyak-di-karawang\/","name":"Pertamina Harus Mengungkapkan Penyebab Terjadinya Semburan dan Tumpahan Minyak di Karawang - Greenpeace Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#website"},"datePublished":"2019-08-09T10:18:49+00:00","dateModified":"2021-02-18T13:39:37+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/3536\/pertamina-harus-mengungkapkan-penyebab-terjadinya-semburan-dan-tumpahan-minyak-di-karawang\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/3536\/pertamina-harus-mengungkapkan-penyebab-terjadinya-semburan-dan-tumpahan-minyak-di-karawang\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/siaran-pers\/3536\/pertamina-harus-mengungkapkan-penyebab-terjadinya-semburan-dan-tumpahan-minyak-di-karawang\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pertamina Harus Mengungkapkan Penyebab Terjadinya Semburan dan Tumpahan Minyak di Karawang"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/","name":"Greenpeace Indonesia","description":"Greenpeace","publisher":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization","name":"Greenpeace Indonesia","url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2023\/11\/23919a5e-gp_avatar_whiteongreen.png","contentUrl":"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2023\/11\/23919a5e-gp_avatar_whiteongreen.png","width":500,"height":500,"caption":"Greenpeace Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/GreenpeaceIndonesia","https:\/\/twitter.com\/GreenpeaceID","https:\/\/www.instagram.com\/greenpeaceid\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/5c84669a210b642c397ab6b83fe5b00c","name":"Medina Basaib","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b6490c7fa05af90341007e4a5328ec69b7061b61d6abbe8c752a2b5da6fde30b?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b6490c7fa05af90341007e4a5328ec69b7061b61d6abbe8c752a2b5da6fde30b?s=96&d=mm&r=g","caption":"Medina Basaib"},"url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/author\/mbasaib\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3536","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/28"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3536"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3536\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":44627,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3536\/revisions\/44627"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3538"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3536"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3536"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3536"},{"taxonomy":"p4-page-type","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/p4-page-type?post=3536"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}