{"id":3759,"date":"2019-09-17T16:16:28","date_gmt":"2019-09-17T09:16:28","guid":{"rendered":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/?p=3759"},"modified":"2021-09-09T13:15:44","modified_gmt":"2021-09-09T06:15:44","slug":"lakukan-audit-merek-sendiri-mengapa-tidak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/3759\/lakukan-audit-merek-sendiri-mengapa-tidak\/","title":{"rendered":"Lakukan Audit Merek Sendiri, Mengapa Tidak?"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berbagai komunitas di seluruh dunia turun tangan untuk membuat solusi yang berfokus pada pengurangan limbah plastik. Pemimpin gerakan dari Indonesia sampai Italia kini mendukung model bisnis baru menggunakan sistem penggunaan kembali dan pengisian ulang. Bahkan meskipun sistem ramah lingkungan ini mulai berkembang, perusahaan seperti Coca-Cola, Nestle, Starbucks, dan McDonald\u2019s terus menjejali kita dengan limbah plastik sekali pakai di lingkungan yang sama. Kita diberikan kopi, soda, keripik, permen, roti lapis, shampo, sabun, bahkan buah dan sayur dalam kemasan plastik sekali pakai. Waktunya untuk produsen berjalan bersama masyarakat dengan berinvestasi pada kemasan alternatif dan meninggalkan plastik sekali pakai. Setuju kan?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di tahun 2018, ribuan orang seluruh dunia melakukan 239 kegiatan audit merek untuk melihat produsen mana yang paling banyak mencemari, yang semuanya dirangkum dalam <\/span><a href=\"https:\/\/www.breakfreefromplastic.org\/globalbrandauditreport2018\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">laporan \u201cBERMEREK\u201d<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0 Jilid 1. Dengan mengkategorikan dan mendata produk berkemasan plastik saat melakukan bersih-bersih, mereka membantu untuk mengidentifikasi perusahaan mana yang paling banyak mencemari lingkungan dengan plastik.<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-1553 size-full\" src=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2019\/02\/dc7eeee1-cz1-daz5cuhpc55rl2pktjbsm9ej9cl2srhxhbvaazxwzm8gmlxigavxmi3fedsb4uqdbvy3fc0qj38qjxem8jeymcvh1sbnwku-obyiltjwo9m2y_d_s3ymi1y3czpgmzqhsi1x.jpeg\" alt=\"\" width=\"1200\" height=\"797\" srcset=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2019\/02\/dc7eeee1-cz1-daz5cuhpc55rl2pktjbsm9ej9cl2srhxhbvaazxwzm8gmlxigavxmi3fedsb4uqdbvy3fc0qj38qjxem8jeymcvh1sbnwku-obyiltjwo9m2y_d_s3ymi1y3czpgmzqhsi1x.jpeg 1200w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2019\/02\/dc7eeee1-cz1-daz5cuhpc55rl2pktjbsm9ej9cl2srhxhbvaazxwzm8gmlxigavxmi3fedsb4uqdbvy3fc0qj38qjxem8jeymcvh1sbnwku-obyiltjwo9m2y_d_s3ymi1y3czpgmzqhsi1x-300x199.jpeg 300w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2019\/02\/dc7eeee1-cz1-daz5cuhpc55rl2pktjbsm9ej9cl2srhxhbvaazxwzm8gmlxigavxmi3fedsb4uqdbvy3fc0qj38qjxem8jeymcvh1sbnwku-obyiltjwo9m2y_d_s3ymi1y3czpgmzqhsi1x-768x510.jpeg 768w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2019\/02\/dc7eeee1-cz1-daz5cuhpc55rl2pktjbsm9ej9cl2srhxhbvaazxwzm8gmlxigavxmi3fedsb4uqdbvy3fc0qj38qjxem8jeymcvh1sbnwku-obyiltjwo9m2y_d_s3ymi1y3czpgmzqhsi1x-1024x680.jpeg 1024w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2019\/02\/dc7eeee1-cz1-daz5cuhpc55rl2pktjbsm9ej9cl2srhxhbvaazxwzm8gmlxigavxmi3fedsb4uqdbvy3fc0qj38qjxem8jeymcvh1sbnwku-obyiltjwo9m2y_d_s3ymi1y3czpgmzqhsi1x-510x340.jpeg 510w\" sizes=\"auto, (max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tahun ini, proyek audit merek lebih besar lagi, dengan lebih banyak audit, lebih banyak data yang dikumpulkan, dan kisah yang lebih berdampak untuk diceritakan. Cari tahu di bawah ini cara untuk menjadi bagian dari gerakan mendunia dan mengatakan \u201c<strong>Cukup sudah!<\/strong>\u201d pada polusi plastik.<\/span><\/p>\n<h3><b>APA YANG BISA DIDAUR ULANG?<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sangat penting bagi perusahaan untuk tahu bahwa banyak kemasan produksi mereka yang tidak bisa didaur ulang. Cari tahu apa yang bisa dan tidak bisa didaur ulang di kotamu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kamu akan diminta untuk memasukkan informasi kemungkinan daur ulang produk yang kamu temukan di formulir audit merek dan aplikasi, jadi pastikan kamu tahu ya!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sayangnya selama ini lebih dari 90% sampah plastik yang telah diproduksi tidak didaur ulang. Artinya, pengelolaan sebagian besar sampah plastik di seluruh dunia ini hanya dibuang ke tempat sampah, dibakar, bahkan tidak sedikit yang akhirnya berakhir di lingkungan. Hanya 9% sampah plastik yang didaur ulang, dan kalaupun didaur ulang, plastik akan mengalami penurunan kualitas (downcycle) hingga sampai pada titik plastik tidak bisa didaur ulang. Jadi, daur ulang bukanlah merupakan solusi untuk mengurangi sampah plastik, tetapi yang paling efektif adalah sama sekali tidak menggunakan plastik sekali pakai.<\/span><\/p>\n<h2><b>LANGKAH UNTUK MELAKUKAN AUDIT MEREK\u00a0<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Waktunya beraksi nyata dan tunjukkan kekuatan masyarakat!\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>LANGKAH 1: BUAT RENCANA<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pertama, <\/span><b>rencanakan<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> ke mana limbah yang kamu kumpulkan akan berakhir. Pikirkan bagaimana membuang limbah yang kamu kumpulkan di aktivitas bersih-bersihmu termasuk plastik dan material lainnya. Contoh, material yang dapat didaur ulang harus diserahkan ke fasilitas daur ulang, dan limbah yang dapat terurai dipisahkan untuk dijadikan kompos. Limbah yang tak bisa didaur ulang dan dijadikan kompos adalah yang paling penting, limbah yang dapat diaudit mereknya.\u00a0 Pssst\u2026 merek-merek ini yang ingin kita cari tahu!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat bersih-bersih telah selesai, sampah harus diarahkan ke tempat pembuangan akhir\u2026 atau dapat kamu masukkan ke dalam kotak lalu kirimkan ke kantor pusat produsen yang mereknya ada di label. Kamu juga bisa mengambil foto sampah mereka dan mengunggahnya di media sosial, tag dan mention mereknya, dan gunakan tagar #IsThisYours.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-2314 size-full\" src=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2019\/03\/89e8a864-gp0str5ed.jpg\" alt=\"Clean Up Jakarta Day. \u00a9 Dhemas Reviyanto \/ Greenpeace\" width=\"1200\" height=\"800\" srcset=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2019\/03\/89e8a864-gp0str5ed.jpg 1200w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2019\/03\/89e8a864-gp0str5ed-300x200.jpg 300w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2019\/03\/89e8a864-gp0str5ed-768x512.jpg 768w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2019\/03\/89e8a864-gp0str5ed-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2019\/03\/89e8a864-gp0str5ed-510x340.jpg 510w\" sizes=\"auto, (max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><\/p>\n<h3><b>LANGKAH 2: PILIH TEMPAT<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apakah kamu akan melakukan kegiatan bersih-bersih di luar ruangan dengan banyak relawan atau hanya dalam grup kecil? Apakah kamu akan melakukan kegiatan bersih-bersih di rumah atau kantor untuk mengaudit plastik yang biasa kamu temukan di kegiatan sehari-harimu? Apakah kamu akan membersihkan polusi plastik dari air menggunakan sampan dan jaring? Pilih tempat yang berada di jangkauanmu (semuanya berguna!), dan gunakan panduan ini dalam kegiatanmu. Pastikan kamu mengambil gambar \u201csebelum\u201d untuk mendokumentasikan apa yang akan kamu audit!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah kamu tahu dimana kamu akan melakukan bersih-bersih, pastikan catat garis lintang dan garis bujurnya. Kamu bisa gunakan aplikasi peta di ponselmu atau masukkan alamat di <\/span><a href=\"https:\/\/www.latlong.net\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">situs ini<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">. Jangan lupa catat ya!<\/span><\/p>\n<h3><b>LANGKAH 3: SIAPKAN PERALATAN<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kamu akan membutuhkan berbagai macam peralatan untuk audit, tergantung jenis tempat dan kegiatan yang kamu lakukan.<\/span><\/p>\n<p><b>JIKA KAMU MENGUMPULKAN DI LUAR RUANGAN\u2026..<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pastikan untuk memilih area dengan ukuran sesuai dengan jumlah relawan. Jika kamu akan berada di air menggunakan sampan atau rakit, cara terbaik untuk mengambil limbah adalah dengan menggunakan jaring berukuran sedang. Kamu bisa mengumpulkannya di kantong atau wadah besar yang ditaruh di sampan, dan mengauditnya setelah sampai di daratan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pastikan kamu menyiapkan peralatan yang sesuai sebagai perlindungan untuk kamu dan relawanmu:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sarung tangan, penjepit, dan\/atau jaring untuk semua relawan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kantong atau wadah atau ember (pastikan semua sesuai dengan ukuran standar)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><a href=\"https:\/\/www.breakfreefromplastic.org\/brand-audit-online-form\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Formulir audit merek<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> yang telah dicetak, serta pulpen atau pensil dan papan jalan<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pastikan untuk mengambil foto \u201csetelah\u201d di area yang telah dibersihkan dan bagikan di media sosial dengan tag lokasi dan gunakan tagar #breakfreefromplastic!\u00a0<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-3761 size-full\" src=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2019\/09\/78728cef-gp0stsjz7_web_size.jpg\" alt=\"\" width=\"800\" height=\"533\" srcset=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2019\/09\/78728cef-gp0stsjz7_web_size.jpg 800w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2019\/09\/78728cef-gp0stsjz7_web_size-300x200.jpg 300w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2019\/09\/78728cef-gp0stsjz7_web_size-768x512.jpg 768w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2019\/09\/78728cef-gp0stsjz7_web_size-510x340.jpg 510w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/p>\n<p><b>JIKA KAMU MENGUMPULKAN DI RUMAH ATAU KANTOR\u2026<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hindari menggali sampah basah di tempat sampah yang sudah lama, terutama jika kamu melakukan audit di kantor bersama! Jika kamu mau melakukan audit di rumah atau kantor, <\/span><b>siapkan kantong atau wadah terpisah<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> untuk semua kemasan sekali pakai dan produk yang kamu gunakan, dan kumpulkan di wadah itu selama <\/span><b>7 hari<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. Setelah 7 hari, audit semua produk yang dikumpulkan di tempat sampah dan catat semua limbah dan merek di formulir.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pastikan kamu beritahu orang di rumah atau kantor tentang apa yang akan kamu lakukan untuk menghindari dibuangnya sampah sebelum diaudit dan juga menjadi kesempatan untukmu membuat percakapan tentang polusi plastik dan solusinya.<\/span><\/p>\n<p><b>Mau buat yang lebih seru? <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Ajak lingkungan rumahmu untuk berpartisipasi dalam audit merek ini! Bisa juga untuk membuat ini sebagai acara besar yang melibatkan tempat umum seperti taman di sekitar rumahmu. Pastikan kamu merencanakan pembuangan limbah, dan cek <\/span><a href=\"https:\/\/www.no-burn.org\/wp-content\/uploads\/WABA-Manual-English.pdf\"><span style=\"font-weight: 400;\">tips lainnya dari Mother Earth Foundation<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> di sini.<\/span><\/p>\n<h3><b>LANGKAH 4: PELAJARI FORMULIR<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kamu dan relawan yang mengikuti kegiatan ini harus tahu bagaimana cara mengisi formulir atau menghitung polusi plastik melalui aplikasi, jadi pastikan kamu mempelajari formulir setidaknya sehari sebelum hari audit merek.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Masukkan informasi berikut mengenai setiap produk plastik yang ditemukan. Unduh <\/span><a href=\"https:\/\/www.breakfreefromplastic.org\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/BFFP_Brand_Audit_Form-July-2019.pdf\"><span style=\"font-weight: 400;\">Formulir Brand Audit<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0 dan gunakan formulir ini untuk mengikuti tahap-tahap di bawah ini:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Masukkan nama mereknya. (Cari tulisan yang paling terlihat pada produknya!)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Masukkan deskripsi mengenai produk. (Apakah berupa botol minum? Sikat gigi? Gagang telepon lama?)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lingkari tipe produk. (Botol? Mungkin PET. Sikat gigi? Tergantung, mungkin unknown (tidak diketahui). Lainnya? Kadang bisa kamu lihat nomor yang tertera pada produknya)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lingkari berapa jumlah lapisan yang ada di produknya. (Apakah itu adalah pembungkus makanan, atau kemasan saset yang biasa digunakan shampo dan deterjen? Biasanya produk seperti itu adalah multi-layer. Jika kamu tidak yakin, lingkari \u2018tidak yakin\u2019!<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Terakhir, beri centang pada kotak jika produk dapat diterima untuk daur ulang oleh pengelola sampah lokal.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Unduh <\/span><a href=\"https:\/\/www.breakfreefromplastic.org\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/BFFP-Brand-Audit-Type-Categories-Visual-2019.pdf\"><span style=\"font-weight: 400;\">pedoman bergambar ini<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> untuk memudahkan kamu mengidentifikasi tipe produk dan material setiap sampah yang kamu temukan. Limbah yang mereknya tidak diketahui tetap harus didata dan dikelompokkan berdasarkan produk dan material, jika diketahui.<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-3762 size-full\" src=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2019\/09\/21ae1b23-gp0stsfp8_medium_res_with_credit_line.jpg\" alt=\"\" width=\"1200\" height=\"800\" srcset=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2019\/09\/21ae1b23-gp0stsfp8_medium_res_with_credit_line.jpg 1200w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2019\/09\/21ae1b23-gp0stsfp8_medium_res_with_credit_line-300x200.jpg 300w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2019\/09\/21ae1b23-gp0stsfp8_medium_res_with_credit_line-768x512.jpg 768w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2019\/09\/21ae1b23-gp0stsfp8_medium_res_with_credit_line-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2019\/09\/21ae1b23-gp0stsfp8_medium_res_with_credit_line-510x340.jpg 510w\" sizes=\"auto, (max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><\/p>\n<h3><b>LANGKAH 5: BUAT RENCANA UNTUK MENGOLAH DATA<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terdapat dua macam cara untuk memasukkan data, melalui tulisan tangan di <\/span><a href=\"https:\/\/www.breakfreefromplastic.org\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/BFFP_Brand_Audit_Form-July-2019.pdf\"><span style=\"font-weight: 400;\">formulir yang dapat dicetak<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> atau melalui <\/span><a href=\"https:\/\/www.trashblitzapp.com\/signup\"><span style=\"font-weight: 400;\">aplikasi Trashblitz<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> untuk memasukkan data secara digital. (Bisa dilakukan setelah kamu mencuci tangan dan mendapatkan data internet tentunya!)<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagaimana pun cara yang kamu pilih, kamu bisa mengolah data dengan:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><b>Kumpulkan semua limbah sampah sekaligus, lalu menghitung di akhir<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. Bagi semua sampah yang dikumpulkan berdasarkan tipe, lalu bagi lagi berdasarkan merek. Hitung semuanya lalu tulis deskripsinya, material, dan kemampuan untuk didaur ulang di formulir audit merek atau di aplikasi.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><b>Kategorikan berdasarkan merek saat kamu memungutnya.<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Minta\u00a0 relawan atau peserta untuk mencatat deskripsi produk dan menghitungnya saat mereka mengumpulkan sampah. Dua atau tiga orang dapat mengumpulkan sampah dan membacakan merek, lalu orang ketiga menuliskannya di formulir dengan turus (tally marks) untuk setiap produsen plastik saat produknya dimasukkan ke kantong atau karung.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Metode pertama adalah metode yang paling mudah jika kamu melakukan kegiatan bersih-bersih di area yang besar dengan jumlah limbah yang juga banyak (misal, limbah plastik menumpuk), sedangkan metode kedua lebih mudah untuk pesisir atau area kota dengan jumlah limbah yang lebih sedikit atau lebih terpencil.<\/span><\/p>\n<h3><b>LANGKAH 6: KAMU SUDAH SIAP!<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kumpulkan setiap limbah di area yang sudah kamu tentukan.<\/span><\/p>\n<h3><b>LANGKAH 7: BERITAHUKAN PADA SEMUA ORANG<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ambil foto tumpukan plastik dari setiap merek dan bagikan di media sosial. Tag produsennya dan jangan lupa gunakan tagar #pantangplastik dan #breakfreefromplastic!<\/span><\/p>\n<h3><b>LANGKAH 8: SEKARANG, BERSIHKAN!<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bersihkan area yang telah kamu tentukan dengan baik, pastikan area itu lebih bersih dari sebelumnya saat kamu selesai.<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-3763 size-full\" src=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2019\/09\/b06b452d-gp0stsmgw_web_size.jpg\" alt=\"\" width=\"800\" height=\"533\" srcset=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2019\/09\/b06b452d-gp0stsmgw_web_size.jpg 800w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2019\/09\/b06b452d-gp0stsmgw_web_size-300x200.jpg 300w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2019\/09\/b06b452d-gp0stsmgw_web_size-768x512.jpg 768w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2019\/09\/b06b452d-gp0stsmgw_web_size-510x340.jpg 510w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/p>\n<h3><b>LANGKAH 9: KIRIM DATA<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Agar hal yang kamu telah lakukan dapat terekspos dan dimasukkan di laporan kami, masukkan data, unggah foto-fotomu bersamaan dengan hasil scan\/screenshot\/dokumen excel dari formulir asli, lalu kirimkan via <\/span><a href=\"https:\/\/www.trashblitzapp.com\/signup\"><span style=\"font-weight: 400;\">aplikasi<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> atau <\/span><a href=\"https:\/\/www.breakfreefromplastic.org\/brand-audit-online-form\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">formulir online<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<h3><b>LANGKAH 10: KEMBALIKAN KE PRODUSEN<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika kamu punya sumber daya, kumpulkan sampah yang bermerek dan kirim kembali ke produsen. Sertakan surat untuk perusahaan itu untuk jelaskan apa tujuan kamu melakukan audit merek dan desak mereka untuk <\/span><b>#breakfreefromplastic<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">!<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-2769 size-full\" src=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2019\/04\/e3d72dbd-gp0stt7z0_web_size.jpg\" alt=\"\" width=\"800\" height=\"600\" srcset=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2019\/04\/e3d72dbd-gp0stt7z0_web_size.jpg 800w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2019\/04\/e3d72dbd-gp0stt7z0_web_size-300x225.jpg 300w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2019\/04\/e3d72dbd-gp0stt7z0_web_size-768x576.jpg 768w, https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2019\/04\/e3d72dbd-gp0stt7z0_web_size-453x340.jpg 453w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/p>\n<p>Nah, selamat mencoba ya!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Baca untuk cari tahu cara untuk menjadi bagian dari gerakan mendunia dan katakan \u201cCukup sudah!\u201d pada polusi plastik.<\/p>\n","protected":false},"author":28,"featured_media":3747,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ep_exclude_from_search":false,"p4_og_title":"","p4_og_description":"","p4_og_image":"","p4_og_image_id":"","p4_seo_canonical_url":"","p4_campaign_name":"not set","p4_local_project":"not set","p4_basket_name":"not set","p4_department":"","footnotes":""},"categories":[3],"tags":[23],"p4-page-type":[16],"class_list":["post-3759","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ciptakan-perubahan","tag-pantang-plastik","p4-page-type-cerita"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.9.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Lakukan Audit Merek Sendiri, Mengapa Tidak? - Greenpeace Indonesia<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/3759\/lakukan-audit-merek-sendiri-mengapa-tidak\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Lakukan Audit Merek Sendiri, Mengapa Tidak? - Greenpeace Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Baca untuk cari tahu cara untuk menjadi bagian dari gerakan mendunia dan katakan \u201cCukup sudah!\u201d pada polusi plastik.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/3759\/lakukan-audit-merek-sendiri-mengapa-tidak\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Greenpeace Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/GreenpeaceIndonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-09-17T09:16:28+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2021-09-09T06:15:44+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2019\/09\/ba36c762-gp0stt3c2_web_size_with_credit_line.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"533\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Medina Basaib\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@GreenpeaceID\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@GreenpeaceID\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Medina Basaib\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/3759\/lakukan-audit-merek-sendiri-mengapa-tidak\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/3759\/lakukan-audit-merek-sendiri-mengapa-tidak\/\"},\"author\":{\"name\":\"Medina Basaib\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/5c84669a210b642c397ab6b83fe5b00c\"},\"headline\":\"Lakukan Audit Merek Sendiri, Mengapa Tidak?\",\"datePublished\":\"2019-09-17T09:16:28+00:00\",\"dateModified\":\"2021-09-09T06:15:44+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/3759\/lakukan-audit-merek-sendiri-mengapa-tidak\/\"},\"wordCount\":1387,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization\"},\"keywords\":[\"PantangPlastik\"],\"articleSection\":[\"Ciptakan Perubahan\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/3759\/lakukan-audit-merek-sendiri-mengapa-tidak\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/3759\/lakukan-audit-merek-sendiri-mengapa-tidak\/\",\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/3759\/lakukan-audit-merek-sendiri-mengapa-tidak\/\",\"name\":\"Lakukan Audit Merek Sendiri, Mengapa Tidak? - Greenpeace Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#website\"},\"datePublished\":\"2019-09-17T09:16:28+00:00\",\"dateModified\":\"2021-09-09T06:15:44+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/3759\/lakukan-audit-merek-sendiri-mengapa-tidak\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/3759\/lakukan-audit-merek-sendiri-mengapa-tidak\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/3759\/lakukan-audit-merek-sendiri-mengapa-tidak\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Lakukan Audit Merek Sendiri, Mengapa Tidak?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/\",\"name\":\"Greenpeace Indonesia\",\"description\":\"Greenpeace\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization\",\"name\":\"Greenpeace Indonesia\",\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2023\/11\/23919a5e-gp_avatar_whiteongreen.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2023\/11\/23919a5e-gp_avatar_whiteongreen.png\",\"width\":500,\"height\":500,\"caption\":\"Greenpeace Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/GreenpeaceIndonesia\",\"https:\/\/twitter.com\/GreenpeaceID\",\"https:\/\/www.instagram.com\/greenpeaceid\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/5c84669a210b642c397ab6b83fe5b00c\",\"name\":\"Medina Basaib\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b6490c7fa05af90341007e4a5328ec69b7061b61d6abbe8c752a2b5da6fde30b?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b6490c7fa05af90341007e4a5328ec69b7061b61d6abbe8c752a2b5da6fde30b?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Medina Basaib\"},\"url\":\"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/author\/mbasaib\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Lakukan Audit Merek Sendiri, Mengapa Tidak? - Greenpeace Indonesia","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/3759\/lakukan-audit-merek-sendiri-mengapa-tidak\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Lakukan Audit Merek Sendiri, Mengapa Tidak? - Greenpeace Indonesia","og_description":"Baca untuk cari tahu cara untuk menjadi bagian dari gerakan mendunia dan katakan \u201cCukup sudah!\u201d pada polusi plastik.","og_url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/3759\/lakukan-audit-merek-sendiri-mengapa-tidak\/","og_site_name":"Greenpeace Indonesia","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/GreenpeaceIndonesia","article_published_time":"2019-09-17T09:16:28+00:00","article_modified_time":"2021-09-09T06:15:44+00:00","og_image":[{"width":800,"height":533,"url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2019\/09\/ba36c762-gp0stt3c2_web_size_with_credit_line.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Medina Basaib","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@GreenpeaceID","twitter_site":"@GreenpeaceID","twitter_misc":{"Written by":"Medina Basaib","Est. reading time":"7 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/3759\/lakukan-audit-merek-sendiri-mengapa-tidak\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/3759\/lakukan-audit-merek-sendiri-mengapa-tidak\/"},"author":{"name":"Medina Basaib","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/5c84669a210b642c397ab6b83fe5b00c"},"headline":"Lakukan Audit Merek Sendiri, Mengapa Tidak?","datePublished":"2019-09-17T09:16:28+00:00","dateModified":"2021-09-09T06:15:44+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/3759\/lakukan-audit-merek-sendiri-mengapa-tidak\/"},"wordCount":1387,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization"},"keywords":["PantangPlastik"],"articleSection":["Ciptakan Perubahan"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/3759\/lakukan-audit-merek-sendiri-mengapa-tidak\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/3759\/lakukan-audit-merek-sendiri-mengapa-tidak\/","url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/3759\/lakukan-audit-merek-sendiri-mengapa-tidak\/","name":"Lakukan Audit Merek Sendiri, Mengapa Tidak? - Greenpeace Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#website"},"datePublished":"2019-09-17T09:16:28+00:00","dateModified":"2021-09-09T06:15:44+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/3759\/lakukan-audit-merek-sendiri-mengapa-tidak\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/3759\/lakukan-audit-merek-sendiri-mengapa-tidak\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/cerita\/3759\/lakukan-audit-merek-sendiri-mengapa-tidak\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Lakukan Audit Merek Sendiri, Mengapa Tidak?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/","name":"Greenpeace Indonesia","description":"Greenpeace","publisher":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#organization","name":"Greenpeace Indonesia","url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2023\/11\/23919a5e-gp_avatar_whiteongreen.png","contentUrl":"https:\/\/www.greenpeace.org\/static\/planet4-indonesia-stateless\/2023\/11\/23919a5e-gp_avatar_whiteongreen.png","width":500,"height":500,"caption":"Greenpeace Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/GreenpeaceIndonesia","https:\/\/twitter.com\/GreenpeaceID","https:\/\/www.instagram.com\/greenpeaceid\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/5c84669a210b642c397ab6b83fe5b00c","name":"Medina Basaib","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b6490c7fa05af90341007e4a5328ec69b7061b61d6abbe8c752a2b5da6fde30b?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b6490c7fa05af90341007e4a5328ec69b7061b61d6abbe8c752a2b5da6fde30b?s=96&d=mm&r=g","caption":"Medina Basaib"},"url":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/author\/mbasaib\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3759","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/28"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3759"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3759\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":45204,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3759\/revisions\/45204"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3747"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3759"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3759"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3759"},{"taxonomy":"p4-page-type","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.greenpeace.org\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/p4-page-type?post=3759"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}